Mulut Terasa Pahit Saat Bangun Tidur? Ini Penyebab dan Solusinya

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Bangun Tidur

Ilustrasi Bangun Tidur

KLIKINAJA – Banyak orang mengeluhkan mulut terasa pahit ketika bangun tidur. Kondisi yang umum terjadi ini memang tidak selalu berbahaya, namun dapat mengganggu kenyamanan dan kadang menimbulkan kecemasan. Penting untuk memahami apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya.

Keluhan mulut pahit di pagi hari bisa dipicu berbagai faktor, mulai dari kebiasaan sebelum tidur hingga gangguan kesehatan tertentu. Sensasi ini juga dapat muncul berulang, terutama bila ada masalah pada saluran pencernaan, kebersihan mulut, atau efek samping obat.

Dengan mengenali penyebabnya, masyarakat dapat mengambil langkah tepat untuk menjaga kesehatan mulut sekaligus mencegah keluhan serupa di kemudian hari.

Beragam Penyebab Mulut Terasa Pahit Setelah Bangun Tidur

1. Produksi air liur menurun saat tidur

Pada malam hari, tubuh secara alami memproduksi air liur lebih sedikit. Kondisi ini membuat mulut cenderung menjadi kering dan bakteri lebih mudah berkembang. Jika seseorang kurang minum atau tidur dengan mulut terbuka, rasa pahit biasanya akan lebih terasa.

2. Refluks asam lambung (GERD)

Asam lambung yang naik ke kerongkongan saat tidur dapat meninggalkan sensasi pahit pada pangkal lidah. Refluks umumnya muncul setelah makan larut malam atau konsumsi makanan pemicu. Pada beberapa kasus, iritasi tenggorokan akibat GERD membuat keluhan semakin kuat di pagi hari.

Baca Juga :  Fakta Biduran Menular atau Tidak? Begini Penjelasan Medisnya

3. Kebiasaan merokok

Zat kimia dalam rokok dapat mengganggu indra pengecap sehingga rasa pahit lebih mudah muncul. Nikotin juga menyebabkan mulut kering selama tidur. Paparan asap yang berulang menambah risiko iritasi dan penumpukan plak yang memicu pertumbuhan bakteri.

4. Konsumsi alkohol atau makanan tertentu sebelum tidur

Alkohol bersifat dehidrasi sehingga menurunkan produksi air liur. Akibatnya, mulut menjadi lebih kering sepanjang malam. Sementara itu, makanan pedas, berlemak, atau asam dapat memicu refluks dan meninggalkan rasa pahit ketika bangun pagi.

5. Efek samping sejumlah obat

Beberapa obat—seperti antihistamin, antidepresan, hingga obat tekanan darah—berpotensi menyebabkan mulut kering. Kondisi ini memberi ruang bagi bakteri berkembang lebih cepat. Penggunaan jangka panjang juga kadang memengaruhi persepsi rasa sehingga muncul sensasi pahit atau seperti logam.

6. Masalah kesehatan mulut

Radang gusi, gigi berlubang, dan sisa makanan yang menumpuk dapat memicu rasa pahit saat bangun tidur. Pada malam hari, pertumbuhan bakteri meningkat sehingga keluhan makin terasa. Infeksi jamur mulut (oral thrush) juga sering menimbulkan rasa perih dan pahit, terutama jika tidak segera ditangani.

Baca Juga :  7 Buah Penurun Tekanan Darah Tinggi yang Direkomendasikan Ahli

7. Gangguan pada hati atau saluran empedu

Meskipun tidak umum, penyakit pada organ hati atau saluran empedu dapat mengubah persepsi rasa. Penumpukan zat tertentu dalam tubuh memicu sensasi pahit yang muncul terutama saat pagi hari. Gejala biasanya disertai mual, urin berwarna gelap, atau kulit menguning sehingga membutuhkan pemeriksaan medis.

Cara Sederhana untuk Mengatasi Mulut Pahit Saat Bangun Tidur

Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi keluhan, antara lain:

Memperbanyak minum sebelum tidur dan setelah bangun.

Berkumur menggunakan campuran air garam dan baking soda.

Menghindari makanan pemicu refluks seperti makanan berlemak atau pedas.

Menghentikan kebiasaan merokok.

Menjaga kebersihan mulut dengan menyikat gigi rutin dan menggunakan mouthwash.

Jika keluhan berlangsung terus-menerus atau disertai gejala lain yang mengkhawatirkan, pemeriksaan dokter sangat dianjurkan untuk memastikan penyebab yang mendasarinya.

Mulut terasa pahit saat bangun tidur dapat berasal dari berbagai faktor, mulai dari gaya hidup hingga kondisi medis tertentu. Dengan perawatan sederhana serta perubahan kebiasaan, keluhan ini umumnya dapat diatasi. Namun bila muncul berulang atau semakin parah, penting untuk mendapatkan evaluasi lebih lanjut dari tenaga kesehatan.(Tim)

Berita Terkait

Tidur Setelah Sahur, Aman atau Berisiko bagi Kesehatan Puasa?
Asam Urat atau Rematik? Begini Cara Mengenalinya
Gatal Tak Kunjung Hilang Bisa Tanda Ginjal Bermasalah, Ini Bedanya
Rutin Minum Air Rebusan Kayu Manis, Ini Khasiatnya bagi Tubuh
Telur Ayam vs Telur Bebek, Mana Lebih Sehat Dimakan Setiap Hari?
Dahak Berdarah Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius
8 Pantangan Diabetes yang Wajib Diperhatikan
Daun Karuk: Kandungan, Khasiat, dan Cara Pakai Aman
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 06:00 WIB

Tidur Setelah Sahur, Aman atau Berisiko bagi Kesehatan Puasa?

Minggu, 8 Februari 2026 - 02:00 WIB

Asam Urat atau Rematik? Begini Cara Mengenalinya

Sabtu, 7 Februari 2026 - 06:00 WIB

Gatal Tak Kunjung Hilang Bisa Tanda Ginjal Bermasalah, Ini Bedanya

Sabtu, 3 Januari 2026 - 16:00 WIB

Rutin Minum Air Rebusan Kayu Manis, Ini Khasiatnya bagi Tubuh

Minggu, 28 Desember 2025 - 09:00 WIB

Telur Ayam vs Telur Bebek, Mana Lebih Sehat Dimakan Setiap Hari?

Berita Terbaru

Daerah

67 Kopdes Merah Putih Tebo Masuk Tahap Pembangunan

Senin, 9 Feb 2026 - 11:00 WIB