Oknum Camat dan Guru PPPK Digerebek di Kos Kosong, Begini Kronologinya

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 9 Desember 2025 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oknum Camat yang digrebek bersama Guru PPPK.

Oknum Camat yang digrebek bersama Guru PPPK.

KLIKINAJA – Warga Desa Riak Siabun, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma, Bengkulu digemparkan oleh penggerebekan terhadap oknum camat berinisial HA (50) dan guru PPPK YR (35) pada Senin (8/12/2025) kemarin sore. Keduanya ditemukan di sebuah rumah kos yang jarang ditempati setelah warga mencurigai aktivitas yang dianggap tidak wajar.

Kejadian bermula sekitar pukul 15.30 WIB ketika sejumlah warga melihat dua orang masuk ke sebuah rumah kos secara terpisah dengan gerak-gerik mencolok. Kecurigaan itu membuat warga melakukan pemantauan singkat sebelum akhirnya memutuskan untuk mengecek langsung kondisi di dalam bangunan tersebut.

Saat tiba di kos, warga menemukan pintu kamar terkunci dari dalam. Beberapa kali ketukan tidak mendapatkan jawaban, sehingga warga sepakat mendobrak pintu. Ketika pintu terbuka, mereka mendapati HA dan YR berada di dalam kamar dalam situasi yang dinilai tidak layak bagi seorang pejabat publik maupun tenaga pendidik.

Sebuah rekaman video yang beredar memperlihatkan HA mengalami luka akibat menjadi sasaran kemarahan warga sebelum akhirnya berhasil dilerai. Dalam video tersebut, sejumlah warga tampak menenangkan massa agar tidak terjadi tindakan yang lebih jauh, sementara YR hanya menunduk tanpa memberikan respons.

Baca Juga :  Safari Jumat Wali Kota Alfin: Lingkungan Bersih dan Pendidikan Jadi Fokus

Kepala Desa Riak Siabun, Rizki Agung Putra, membenarkan adanya penggerebekan tersebut. Ia menyebut perangkat desa langsung bergerak menenangkan situasi demi menghindari keributan yang lebih besar.

Ia mengatakan bahwa penyelesaian dilakukan di tingkat desa, meski tidak menjelaskan secara rinci mekanisme penanganannya, termasuk kemungkinan adanya mediasi atau pencatatan berita acara. Hingga kini, pihak desa belum memastikan apakah kasus itu akan diteruskan ke kecamatan atau diserahkan kepada aparat penegak hukum.

Konfirmasi serupa disampaikan Kapolsek Sukaraja Iptu Catur Teguh Susanto, SH, yang mewakili Kapolres Seluma. Ia menegaskan bahwa kasus tersebut telah dinyatakan selesai secara kekeluargaan karena tidak terdapat delik aduan dari para pihak.

Menurutnya, tanpa laporan resmi, aparat kepolisian tidak dapat memproses lebih jauh meski peristiwa tersebut sempat memicu reaksi keras dari warga.

Baca Juga :  Dishub Sungai Penuh Gelar Sidak Parkir, Jaga Arus Lalu Lintas Tetap Kondusif

Sementara itu, oknum camat HA yang menjadi sorotan dalam video penggerebekan belum memberikan klarifikasi publik. Upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan hingga saat ini belum mendapatkan tanggapan.

Insiden tersebut menuai komentar beragam dari masyarakat setempat. Banyak warga menyayangkan tindakan dua aparat negara itu, yang seharusnya memberi keteladanan dan menjaga integritas jabatan.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dan instansi terkait memberikan penjelasan terbuka serta memastikan langkah pembinaan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi. Selain mempengaruhi citra lembaga, kasus seperti ini dikhawatirkan dapat menurunkan kepercayaan publik terhadap perangkat pemerintahan dan dunia pendidikan.

Meski telah dinyatakan selesai di tingkat desa, peristiwa penggerebekan ini masih meninggalkan tanda tanya di tengah warga. Publik menantikan kejelasan lanjutan dari pemerintah daerah maupun pihak berwenang mengenai sikap resmi terhadap dua aparatur yang terseret kasus tersebut.(Tim)

Berita Terkait

Wali Kota Alfin Safari Jumat di Masjid Taqwa, Perkuat Silaturahmi dan Dorong Program Prioritas
Wawako Sungai Penuh Minta ASN Jaga Kinerja Saat Ramadhan
Bupati Kerinci Lantik Pejabat Baru RSU Bukit Kerman dan RSUD Kerinci, Ini Daftar Namanya
Bungo Resmi Luncurkan Program Keluarga Unggul, 30 UMKM dan Guru Ngaji Dapat Dukungan
Sore Ini, Pemkab Kerinci Lantik Pejabat Baru, Struktur RSUD Tipe C Diperkuat
Stok Minyak Kita di Batang Hari Terbatas, Pedagang Keluhkan Syarat Bulog
Geledah Dugaan Korupsi Anggaran, Kejaksaan Tinggi Jambi Sasar Kantor DPRD Kabupaten Merangin
Wako Sungai Penuh Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Jelang Ramadhan 2026
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:15 WIB

Wali Kota Alfin Safari Jumat di Masjid Taqwa, Perkuat Silaturahmi dan Dorong Program Prioritas

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:00 WIB

Wawako Sungai Penuh Minta ASN Jaga Kinerja Saat Ramadhan

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:16 WIB

Bupati Kerinci Lantik Pejabat Baru RSU Bukit Kerman dan RSUD Kerinci, Ini Daftar Namanya

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:00 WIB

Bungo Resmi Luncurkan Program Keluarga Unggul, 30 UMKM dan Guru Ngaji Dapat Dukungan

Jumat, 13 Februari 2026 - 15:23 WIB

Sore Ini, Pemkab Kerinci Lantik Pejabat Baru, Struktur RSUD Tipe C Diperkuat

Berita Terbaru

Ilustrasi Buka Puasa

Islami

Sunnah Berbuka Puasa, Kurma dan Air Jadi Pilihan Utama

Sabtu, 14 Feb 2026 - 07:00 WIB