Kebakaran Gudang Diduga BBM Ilegal di Tanjabbar, Polisi Selidiki Penyebabnya

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 10 Desember 2025 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran Gudang Diduga BBM Ilegal di Tanjabbar.

Kebakaran Gudang Diduga BBM Ilegal di Tanjabbar.

KLIKINAJA – Sebuah gudang yang diduga menjadi tempat penampungan BBM bersubsidi ilegal di Parit 6, Desa Tungkal 1, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, terbakar hebat pada Selasa (9/12/2025). Aparat kepolisian hingga kini masih menyelidiki pemicu kebakaran serta aktivitas di dalam bangunan tersebut.

Gudang Diduga Simpan BBM Subsidi Terbakar di Tungkal Ilir

Kepulan asap tebal terlihat membubung dari sebuah bangunan di Parit 6 pada Selasa sore. Api cepat menyambar seluruh bagian gudang, sehingga membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah. Situasi yang sempat mencekam itu langsung ditangani tim pemadam kebakaran Kabupaten Tanjabbar.

Petugas Damkartan yang dibantu anggota TNI dan Polri bekerja keras memutus jalur api agar tidak merembet ke rumah-rumah penduduk yang jaraknya cukup dekat. Upaya pemadaman berlangsung cukup lama karena api terus membesar.

Baca Juga :  PETI Tewaskan Delapan Orang, DPRD Jambi Desak Penertiban Total

Gudang tersebut diketahui milik seorang warga bernama Liyas. Menurut keterangan warga, lokasi itu kerap dipadati kendaraan pengangkut bahan bakar setiap hari. Namun, jenis BBM yang diangkut—apakah solar atau bensin tidak pernah benar-benar diketahui.

Beti, salah satu warga, menyebut aktivitas di gudang itu sudah lama menjadi perhatian masyarakat. Ia mengatakan kendaraan pengangkut bahan bakar hampir selalu terlihat masuk dan keluar dari area tersebut. Ia menilai aktivitas itu berlangsung rutin, meski warga tak pernah mendapat informasi apa yang sebenarnya disimpan di dalamnya.

Sementara itu, kepolisian bergerak cepat menindaklanjuti laporan kebakaran ini. Kapolres Tanjabbar AKBP Agung Basuki melalui Kasat Reskrim AKP Frans Septiawan Sipayung menjelaskan bahwa tim penyidik sudah diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan awal.

Baca Juga :  Bupati Tanjabbar Lantik Pejabat Struktural dan Fungsional Lingkup Pemkab Tanjabbar

Dalam keterangannya, Frans menyebut penyidik masih mengumpulkan keterangan dari saksi, termasuk memastikan apakah gudang itu benar-benar digunakan sebagai tempat penyimpanan BBM bersubsidi ilegal. Ia menegaskan bahwa kepolisian tidak akan ragu menindak pihak-pihak terkait apabila ditemukan unsur pelanggaran hukum.

Frans menambahkan bahwa penyebab kebakaran belum dapat disimpulkan. Petugas masih melakukan pendalaman untuk mengetahui sumber api serta legalitas operasional gudang yang selama ini menimbulkan kecurigaan warga.

Hingga berita ini diturunkan, kawasan sekitar gudang yang terbakar telah dinyatakan aman. Namun, aparat tetap memasang garis polisi untuk memastikan lokasi tidak tersentuh warga serta memudahkan proses olah TKP.(Tim)

Berita Terkait

OPBM Resmi Diterapkan di Kota Jambi, Kecamatan Pelayangan Tutup Total TPS Liar
Kasus DBD di Kerinci Naik, Lingkungan dan Mobilitas Disorot
Polisi Perketat Pengawasan BBM, PETI di TNKS Disorot
PRC Satpol PP Batang Hari Intensif Awasi Geng Motor Jelang Ramadan
Gotong Royong Akbar Sungai Penuh, Wali Kota Ajak Warga Jaga Tradisi
Cuaca Ekstrem Dorong Risiko DBD, Kota Jambi Tingkatkan Kewaspadaan
Rutan Sungai Penuh Overkapasitas, Dihuni 218 Warga Binaan
Luas Sawah Merangin Naik 11 Persen, Ketahanan Pangan Diperkuat
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 09:00 WIB

OPBM Resmi Diterapkan di Kota Jambi, Kecamatan Pelayangan Tutup Total TPS Liar

Minggu, 8 Februari 2026 - 20:00 WIB

Kasus DBD di Kerinci Naik, Lingkungan dan Mobilitas Disorot

Minggu, 8 Februari 2026 - 17:08 WIB

Polisi Perketat Pengawasan BBM, PETI di TNKS Disorot

Minggu, 8 Februari 2026 - 16:00 WIB

PRC Satpol PP Batang Hari Intensif Awasi Geng Motor Jelang Ramadan

Minggu, 8 Februari 2026 - 15:00 WIB

Gotong Royong Akbar Sungai Penuh, Wali Kota Ajak Warga Jaga Tradisi

Berita Terbaru