KLIKINAJA – Kontingen Indonesia terus menjaga konsistensi prestasi di ajang SEA Games 2025. Hingga Senin (15/12/2025) pagi, atau lima hari menjelang penutupan kompetisi, Indonesia telah mengoleksi 43 medali emas dan sementara bertahan di peringkat kedua klasemen perolehan medali.
Berdasarkan data resmi klasemen sementara per pukul 06.30 WIB, Indonesia mencatat total 152 medali yang terdiri dari 43 emas, 56 perak, dan 53 perunggu. Capaian tersebut menempatkan Merah Putih tepat di bawah Thailand yang tampil dominan sebagai tuan rumah dengan raihan 132 emas, 78 perak, dan 47 perunggu.
Perolehan ini menunjukkan tren positif bagi Indonesia yang sejak awal kompetisi menargetkan posisi tiga besar klasemen akhir. Sejumlah cabang olahraga unggulan berhasil menjadi tulang punggung dalam mendulang medali emas dan menjaga persaingan tetap terbuka hingga hari-hari terakhir.
Cabang atletik tampil sebagai penyumbang emas terbanyak bagi Indonesia dengan total tujuh medali emas. Dominasi atlet-atlet lintasan dan lapangan ini menjadi modal penting karena atletik merupakan salah satu cabang dengan nomor pertandingan terbanyak di SEA Games.
Di bawah atletik, panjat tebing dan judo sama-sama menyumbangkan empat medali emas. Kedua cabang ini kembali membuktikan konsistensi Indonesia di level Asia Tenggara, seiring pembinaan jangka panjang yang terus berjalan dalam beberapa tahun terakhir.
Kontribusi signifikan juga datang dari bulutangkis, menembak, dan renang yang masing-masing mengoleksi tiga emas. Bulutangkis, yang selama ini menjadi andalan Indonesia, tampil stabil meski persaingan antar negeri semakin ketat di kawasan regional.
Sementara itu, cabang kano, karate, taekwondo, dan tenis turut memperkaya perolehan emas dengan masing-masing dua medali. Kehadiran emas dari cabang-cabang ini menunjukkan pemerataan prestasi, tidak hanya bergantung pada cabang tradisional.
Indonesia juga mencatatkan satu emas dari berbagai cabang lain, seperti wushu, angkat besi, petanque, pencak silat, gimnastik, ski air, skateboard, jetski, sepeda gunung, sepeda jalan raya, hingga basket 3×3. Capaian tersebut mencerminkan luasnya potensi atlet nasional di berbagai disiplin olahraga.
Di persaingan papan atas, Vietnam menempati posisi ketiga dengan 34 emas, 35 perak, dan 66 perunggu. Singapura berada di peringkat keempat dengan raihan 27 emas, sementara Malaysia menyusul di posisi kelima dengan 20 emas.
Persaingan klasemen diperkirakan masih akan berlangsung dinamis hingga penutupan SEA Games 2025 pada 20 Desember mendatang. Sejumlah cabang andalan Indonesia masih menyisakan pertandingan, sehingga peluang menambah pundi-pundi medali emas tetap terbuka lebar.
Dengan sisa waktu kompetisi yang masih tersedia, Indonesia membidik tambahan emas untuk mendekati target minimal 80 medali emas sekaligus mengamankan posisi di tiga besar klasemen akhir. Konsistensi performa atlet dan strategi penentuan nomor unggulan menjadi kunci penting dalam fase penentuan SEA Games 2025.
Klasemen Sementara Medali SEA Games 2025
(per Senin, 15 Desember 2025 pukul 06.30 WIB)
Posisi Negara Emas Perak Perunggu Total
1 Thailand 132 Emas, 78 Perak, 47 Perunggu, Total 257
2 Indonesia 43 Emas, 56 Perak, 53 Perunggu, Total 152
3 Vietnam 34 Emas, 35 Perak, 66 Perunggu, Total 135
4 Singapura 27 Emas, 28 Perak, 33 Perunggu, Total 88
5 Malaysia 20 Emas, 23 Perak, 70 Perunggu, Total 113.(Tim)









