KLIKINAJA – Menjelang pergantian tahun 2025, pergerakan harga emas batangan produksi Antam kembali menyita perhatian pasar. Pembaruan resmi dari laman Logam Mulia menunjukkan harga emas cenderung bertahan di level tinggi, dengan nominal yang di sesuaikan menurut berat dan telah memasukkan kewajiban Pajak Penghasilan (PPh) sebesar 0,25 persen bagi pembeli di Indonesia.
Untuk ukuran terkecil, emas 0,5 gram di pasarkan di kisaran Rp1,3 jutaan. Sementara itu, emas 1 gram yang kerap menjadi pilihan utama masyarakat berada di level sekitar Rp2,5 juta setelah pajak. Adapun pecahan 2 gram di jual mendekati Rp5 juta, sedangkan ukuran 5 gram telah menembus angka Rp12 jutaan.
Lonjakan harga semakin terasa pada emas dengan bobot lebih besar. Emas 10 gram di lepas di kisaran Rp24,5 juta, disusul 25 gram yang menembus Rp61 juta. Bagi investor bermodal besar, emas 100 gram kini di banderol hampir Rp245 juta, sementara ukuran 1 kilogram sudah berada di atas Rp2,4 miliar.
Emas Seri Khusus dan Tren Harga Menjelang Tahun Baru
Selain seri reguler, Logam Mulia juga menyediakan emas batangan edisi khusus Gift Series. Untuk ukuran 0,5 gram, harga berada di kisaran Rp1,37 jutaan, sedangkan varian 1 gramnya di jual sekitar Rp2,65 jutaan. Seri ini kerap di minati sebagai hadiah atau koleksi karena tampil dengan kemasan yang lebih eksklusif dibanding emas standar.
Dari sisi tren, harga emas Antam sempat mencatat penguatan dalam beberapa pekan terakhir. Bahkan, harga emas 1 gram sebelumnya pernah mendekati Rp2,56 juta per gram. Kenaikan tersebut sejalan dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap emas sebagai aset lindung nilai di tengah kondisi pasar yang belum sepenuhnya stabil.
Hingga akhir Desember 2025, emas batangan Antam masih di pandang sebagai pilihan investasi yang relatif aman. Dengan rentang ukuran mulai dari setengah gram hingga satu kilogram, masyarakat memiliki keleluasaan menentukan strategi, baik untuk investasi jangka panjang maupun sekadar menjaga nilai kekayaan.(Tim)









