Sy Fasha Dorong PLTS Atap Jadi Solusi Listrik Desa 4T

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA – Anggota DPR RI Komisi XII dari Fraksi Partai NasDem, Sy Fasha, menyoroti masih timpangnya akses listrik di sejumlah wilayah terpencil Indonesia. Ia mendorong pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap berbasis rumah tangga sebagai jalan keluar paling realistis bagi kawasan 4T – wilayah tertinggal, terpencil, terjauh, dan minim kepastian layanan dasar.

Sy Fasha mengungkapkan, hingga kini masih banyak masyarakat di pedalaman Jambi, Kalimantan, dan daerah terpencil lainnya yang belum menikmati listrik. “Kondisi itu memaksa sebagian warga bertahan dengan penerangan seadanya, termasuk menggunakan lampu minyak untuk aktivitas sehari-hari,” katanya.

Menurut mantan Wali Kota Jambi dua periode tersebut, persoalan listrik di wilayah 4T bukan hal baru, tetapi belum di tangani dengan pendekatan yang tepat. “Karakter geografis dan sebaran penduduk yang sangat jarang membuat solusi konvensional menjadi sulit di terapkan,” sebutnya.

Baca Juga :  Porprov Jambi Ditunda ke 2027, Tanjab Barat Tetap Tuan Rumah

Ia menggambarkan kondisi di lapangan sebagai situasi yang mendesak. Bagi masyarakat pedalaman, listrik bukan sekadar fasilitas, melainkan kebutuhan dasar yang berdampak langsung pada pendidikan, kesehatan, hingga aktivitas ekonomi keluarga.

PLTS Rumah Tangga Dinilai Paling Masuk Akal

Sy Fasha menilai, memaksakan pembangunan jaringan listrik PLN ke wilayah dengan jumlah penduduk sangat terbatas justru berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran. “Jarak antar rumah yang berjauhan serta medan yang sulit membuat biaya infrastruktur melonjak tinggi,”ungkapnya.

Dalam pandangannya, beban tersebut tidak sebanding dengan jumlah pelanggan yang di layani. Ia menyebut, ada desa yang hanya di huni belasan kepala keluarga, namun membutuhkan penarikan jaringan listrik sepanjang puluhan kilometer.

Karena itu, ia mendorong pendekatan berbeda melalui PLTS atap per rumah tangga. Skema ini di nilai lebih efisien, cepat di pasang, dan manfaatnya langsung di rasakan masyarakat tanpa menunggu pembangunan jaringan besar.

Baca Juga :  Kantor Camat Pesisir Bukit Diresmikan, Alfin Tegaskan Layanan Warga Harus Prima

Ia menegaskan bahwa yang di butuhkan wilayah 4T bukanlah pembangkit skala kawasan, melainkan solusi praktis yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Dengan PLTS rumah tangga, masyarakat bisa segera menikmati listrik untuk penerangan, pengisian daya, hingga kebutuhan produktif sederhana.

Kebutuhan PLTS berbasis rumah tangga, menurut Sy Fasha, sangat besar dan tersebar luas. Jambi hanyalah salah satu contoh, sementara wilayah pedalaman Kalimantan, Sumatra, hingga kawasan timur Indonesia menghadapi tantangan serupa.

Di tingkat kebijakan, ia berharap pemerintah pusat memberi perhatian lebih serius terhadap pengembangan energi terbarukan berbasis masyarakat. “Dukungan anggaran dan regulasi yang tepat di nilai menjadi kunci agar pemerataan energi tidak berhenti sebagai wacana, tetapi benar-benar hadir di pelosok negeri,” pungkasnya.(Tim)

Berita Terkait

Pemkot Jambi Kaji Jam Kerja ASN Demi Keluarga Lebih Harmonis
Musrenbang Mendahara Memanas, Lima Kades Walk Out Tuntut Keadilan Pembangunan
Pasar Bawah Bangko Jadi Sentra Pasar Bedug Ramadhan 1447 H
134 Jabatan Kepala Sekolah Merangin Kosong, Disdik Ungkap Akar Masalah
Jalan Singkut 7 Diresmikan, Akses Lima Desa di Sarolangun Menguat
Kejati Kaltara Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Aplikasi ASITA
Jalan Nasional Kerinci–Sungai Penuh Dikeruk, Kecelakaan Mulai Terjadi
Bupati Merangin Sumbang Gaji, Lomba Kebersihan OPD Digelar Serius
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:00 WIB

Pemkot Jambi Kaji Jam Kerja ASN Demi Keluarga Lebih Harmonis

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:00 WIB

Musrenbang Mendahara Memanas, Lima Kades Walk Out Tuntut Keadilan Pembangunan

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:00 WIB

Pasar Bawah Bangko Jadi Sentra Pasar Bedug Ramadhan 1447 H

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:00 WIB

134 Jabatan Kepala Sekolah Merangin Kosong, Disdik Ungkap Akar Masalah

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:00 WIB

Jalan Singkut 7 Diresmikan, Akses Lima Desa di Sarolangun Menguat

Berita Terbaru