Insentif Dinilai Tak Seimbang, PPPK Paruh Waktu Mengadu ke DPRD Sungai Penuh

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA, SUNGAI PENUH – Keluhan terkait besaran insentif Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu mengemuka dalam audiensi yang di gelar di Aula DPRD Kota Sungai Penuh, Kamis (15/01). Sejumlah perwakilan PPPK Paruh Waktu datang langsung ke gedung wakil rakyat untuk menyampaikan kegelisahan yang selama ini mereka rasakan.

Audiensi tersebut di terima Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hutri Randa, S.Sos., MM, di dampingi Wakil Ketua I DPRD Hardizal, S.Sos., MH, serta Anggota DPRD Hadir, SE. Pertemuan berlangsung terbuka dan menjadi ruang dialog antara aparatur pemerintah dan legislatif.

Beban Kerja Dinilai Tak Sejalan dengan Insentif

Dalam pertemuan itu, perwakilan PPPK Paruh Waktu menyampaikan bahwa insentif yang mereka terima saat ini belum mencerminkan tanggung jawab dan beban kerja yang di emban.

Baca Juga :  Lonjakan Sampah Ramadan di Sungai Penuh Tembus 60 Ton per Hari

“Jika insentif sebesar itu akan berdampak langsung terhadap kesejahteraan pegawai, terlebih bagi mereka yang menggantungkan penghasilan utama dari status paruh waktu,” ujarnya.

Para perwakilan menjelaskan bahwa tugas yang di jalankan PPPK Paruh Waktu tidak jauh berbeda dengan pegawai lainnya di unit kerja masing-masing. “Perbedaan nominal insentif di rasakan cukup signifikan dan memunculkan rasa ketidakadilan di lingkungan kerja,” sebutnya.

Situasi ini membuat sebagian PPPK Paruh Waktu berharap adanya evaluasi kebijakan, agar insentif yang di terima dapat lebih proporsional dan memberikan kepastian bagi keberlangsungan ekonomi pegawai.

DPRD Janjikan Tindak Lanjut dan Koordinasi

Menanggapi aspirasi tersebut, pimpinan DPRD Kota Sungai Penuh menyatakan akan menampung seluruh masukan yang di sampaikan. “Kita berkomitmen melakukan koordinasi dengan pihak eksekutif dan perangkat daerah terkait untuk membahas kemungkinan penyesuaian insentif, dengan tetap memperhatikan regulasi yang berlaku dan kemampuan keuangan daerah,” katanya.

Baca Juga :  Sungai Penuh Dorong Status PKW, Wali Kota Temui ATR/BPN di Jakarta

DPRD menilai persoalan insentif bukan sekadar persoalan angka, tetapi juga menyangkut motivasi kerja serta kualitas pelayanan publik. Aparatur yang merasa di perhatikan kesejahteraannya di yakini dapat bekerja lebih optimal dan profesional.

Dalam konteks yang lebih luas, isu PPPK Paruh Waktu juga menjadi perhatian banyak daerah di Indonesia. Skema paruh waktu yang di terapkan pemerintah pusat masih terus mengalami penyesuaian, terutama dalam hal kesejahteraan dan kepastian kerja.

Pertemuan antara DPRD dan perwakilan PPPK Paruh Waktu di harapkan menjadi langkah awal menuju solusi yang lebih adil dan berkelanjutan. Dialog yang terbangun mencerminkan komitmen bersama untuk menjaga keseimbangan antara kemampuan daerah dan kesejahteraan aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh.(Tim)

Berita Terkait

Open House Idul Fitri, Wali Kota Alfin Pererat Silaturahmi Warga
Wako Alfin Serukan Kolaborasi Warga di Idulfitri Sungai Penuh
Rekayasa Lalu Lintas Malam Takbiran Kerinci 2026, Ini Rute Pengalihan Arus
Salat Idulfitri Muhammadiyah di Sungai Penuh Dipadati Ribuan Jamaah
Persiapan Sholat Idul Fitri 1447 H di Sungai Penuh Dimatangkan
Kecelakaan Libatkan Tiga Kendaraan di Sungai Penuh, Lima Orang Alami Luka Ringan
Dishub Sungai Penuh Buka Call Center Mudik Lebaran 2026
Persiapan Sholat Idulfitri 1447 H di Sungai Penuh Dimatangkan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 18:00 WIB

Open House Idul Fitri, Wali Kota Alfin Pererat Silaturahmi Warga

Jumat, 20 Maret 2026 - 14:00 WIB

Rekayasa Lalu Lintas Malam Takbiran Kerinci 2026, Ini Rute Pengalihan Arus

Jumat, 20 Maret 2026 - 09:08 WIB

Salat Idulfitri Muhammadiyah di Sungai Penuh Dipadati Ribuan Jamaah

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:00 WIB

Persiapan Sholat Idul Fitri 1447 H di Sungai Penuh Dimatangkan

Kamis, 19 Maret 2026 - 09:00 WIB

Kecelakaan Libatkan Tiga Kendaraan di Sungai Penuh, Lima Orang Alami Luka Ringan

Berita Terbaru

Ilustrasi.

Teknologi

AI Ambil Alih Coding, Peran Programmer Kini Berubah

Sabtu, 21 Mar 2026 - 17:10 WIB

Ilustrasi

Teknologi

Registrasi SIM Wajib Biometrik 2026, Aturan Baru dan Dampaknya

Sabtu, 21 Mar 2026 - 16:00 WIB