KLIKINAJA – Suasana hangat penuh kebersamaan mengiringi kegiatan Farewell Ride yang di gelar Polda Jambi bersama insan pers dan komunitas sepeda se-Provinsi Jambi, Jumat (30/1/2026). Agenda ini menjadi ruang perpisahan yang di kemas santai untuk melepas Wakapolda Jambi yang menuntaskan masa tugasnya di wilayah tersebut.
Sejak pagi, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar sudah tampak berada di barisan depan rombongan. Ia di dampingi Wakapolda Brigjen Pol. M. Mustaqim, Irwasda Kombes Pol. Jannus P. Siregar, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah V Jambi Dr. Agus Widiatmoko, jajaran pejabat utama Polda Jambi, Kapolresta Jambi, Kapolres Muaro Jambi, hingga puluhan jurnalis dan komunitas gowes.
Perjalanan di mulai dari Rumah Dinas Wakapolda Jambi. Sekitar 20 kilometer rute di tempuh melewati titik-titik ikonik Kota Jambi, termasuk Jembatan Gentala Arasy, kawasan Pelayangan, Johor Baru, Niaso, Simpang Candi, hingga kawasan bersejarah Museum Kawasan Cagar Budaya Nasional Muaro Jambi.
Setibanya di lokasi cagar budaya, kegiatan tak berhenti pada istirahat semata. Seluruh peserta ikut ambil bagian dalam penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus upaya menjaga kawasan bersejarah tetap hijau dan asri.
Keterangan Kapolda Jambi
Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar menyampaikan bahwa gowes bersama ini sengaja di kemas sebagai simbol kedekatan dan rasa hormat institusi terhadap Wakapolda yang akan melanjutkan pengabdian di tempat baru.
“Farewell Ride ini menjadi bentuk kebersamaan sekaligus penghormatan kepada Bapak Wakapolda yang telah mengabdi di Provinsi Jambi. Kami ingin meninggalkan kenangan positif yang penuh keakraban,” ujarnya.
Menurut Kapolda, keterlibatan insan pers dan komunitas sepeda menunjukkan bahwa sinergi antara kepolisian dan masyarakat bukan hanya terbangun dalam tugas keamanan, tetapi juga melalui aktivitas sosial yang mempererat hubungan emosional.
Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menambahkan bahwa agenda penanaman pohon bukan sekadar simbolis, melainkan bagian dari kontribusi nyata Polri dalam menjaga keseimbangan lingkungan.
“Kegiatan ini tidak hanya menyehatkan, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi lingkungan, khususnya di kawasan cagar budaya Muaro Jambi,” katanya.
Program semacam ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dan instansi vertikal dalam mengampanyekan penghijauan serta perlindungan situs bersejarah yang menjadi identitas Provinsi Jambi.
Kawasan Muaro Jambi sendiri di kenal sebagai salah satu kompleks percandian terluas di Asia Tenggara, sehingga keterlibatan berbagai pihak sangat di butuhkan untuk menjaga kelestariannya.
Setelah rangkaian gowes dan aksi lingkungan selesai, seluruh peserta berkumpul di Pojok Kopi Dusun. Suasana cair di warnai obrolan ringan, tawa, serta pembagian doorprize yang menutup acara dengan penuh kehangatan.
Farewell Ride ini bukan hanya menjadi perpisahan seremonial, tetapi juga meninggalkan pesan tentang kebersamaan, kepedulian, dan hubungan harmonis antara Polri, pers, serta masyarakat.(Tim)









