Seskab Bantah Isu Presiden Prabowo Pakai Dua Pesawat saat Kunjungan Luar Negeri

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya angkat bicara merespons kabar yang beredar luas mengenai penggunaan dua pesawat kepresidenan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam setiap lawatan luar negeri.

Teddy menegaskan isu tersebut tidak sesuai kenyataan di lapangan. Menurutnya, sejak awal pemerintahan hingga sekarang, Presiden hanya menggunakan satu pesawat kepresidenan yang di operasikan maskapai nasional Garuda Indonesia.

“Tidak ada itu cerita Presiden menggunakan dua pesawat kenegaraan. Yang di pakai hanya satu pesawat kepresidenan,” kata Teddy saat di temui di kawasan Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Ia menjelaskan, publik kemungkinan salah menafsirkan keberadaan pesawat pendamping yang sempat terlihat pada periode awal masa jabatan Prabowo. Armada tersebut bukan bagian dari pesawat kepresidenan, melainkan pesawat operasional milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara.

Baca Juga :  Viral Video Anggota DPRD Gorontalo, Harta Minus dan Dipecat PDIP

Teddy menyebut pesawat pendukung itu di fungsikan untuk mengangkut unsur penting yang wajib hadir dalam kunjungan kenegaraan, mulai dari pengamanan Presiden, protokol istana, tim medis, perwakilan diplomatik, hingga jurnalis peliput.

“Semua itu wajib hadir sesuai aturan. Jadi pesawat tambahan hanya untuk perangkat pendukung, bukan untuk Presiden,” jelasnya.

Seiring berjalannya waktu, pola perjalanan Presiden pun semakin di sederhanakan. Teddy memastikan, dalam setahun terakhir khususnya untuk rute jarak jauh ke luar negeri, Presiden Prabowo selalu terbang menggunakan satu pesawat kepresidenan tanpa armada pendamping tambahan.

“Presiden terbang dengan maskapai nasional kebanggaan kita. Satu pesawat saja, tidak lebih,” ujarnya menegaskan.

Baca Juga :  Gempa Magnitudo 4,4 Guncang Bolaang Mongondow Timur, Tidak Berpotensi Tsunami

Dalam konteks protokol internasional, penggunaan pesawat khusus negara memang lazim di lakukan banyak kepala negara demi efisiensi, keamanan, serta kesiapan teknis penerbangan jarak jauh. Boeing berbadan lebar yang digunakan Garuda di nilai mampu memenuhi standar kenyamanan sekaligus keamanan untuk perjalanan lintas benua.

Pengamat penerbangan juga menilai satu pesawat kepresidenan sudah cukup ideal sepanjang logistik pendukung disiapkan secara terpisah atau terkoordinasi. Skema ini di nilai lebih hemat biaya sekaligus memperkecil persepsi pemborosan anggaran negara.

Pernyataan Teddy di harapkan dapat meredam spekulasi publik sekaligus meluruskan informasi yang terlanjur berkembang di media sosial terkait perjalanan luar negeri Presiden.(Tim)

Berita Terkait

Pemerintah Terapkan WFH ASN Usai Lebaran untuk Hemat BBM
58 ASN Dipecat, Pemerintah Perketat Pembersihan KKN di Birokrasi
Jadwal Masuk Kerja PNS 2026 Usai Lebaran dan Skema WFA
Jadwal Masuk Kerja Usai Lebaran 2026, ASN dan Swasta WFA 3 Hari
Menkeu Purbaya Batasi Anggaran K/L, APBN Dijaga Ketat
Harga BBM Belum Naik, Pemerintah Andalkan APBN Tahan Tekanan Global
Idul Fitri 2026 Ditetapkan 21 Maret, Hilal Tak Terlihat
Cari Lokasi Salat Idulfitri 1447 H Kini Lebih Mudah Secara Digital
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 11:00 WIB

58 ASN Dipecat, Pemerintah Perketat Pembersihan KKN di Birokrasi

Senin, 23 Maret 2026 - 10:00 WIB

Jadwal Masuk Kerja PNS 2026 Usai Lebaran dan Skema WFA

Minggu, 22 Maret 2026 - 20:09 WIB

Jadwal Masuk Kerja Usai Lebaran 2026, ASN dan Swasta WFA 3 Hari

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:00 WIB

Menkeu Purbaya Batasi Anggaran K/L, APBN Dijaga Ketat

Sabtu, 21 Maret 2026 - 20:37 WIB

Harga BBM Belum Naik, Pemerintah Andalkan APBN Tahan Tekanan Global

Berita Terbaru

Game

Kode Redeem FF Max 23 Maret 2026 dan Event THR Lebaran

Senin, 23 Mar 2026 - 18:50 WIB