KLIKINAJA – Jalanan kota hingga kawasan pinggiran masih di penuhi skuter matik. Sepanjang 2025, jenis motor ini menyerap sekitar 91 persen dari total penjualan roda dua nasional. Angka tersebut mencerminkan preferensi masyarakat terhadap kendaraan yang praktis, ringan di kendarai, serta tidak membebani biaya perawatan harian.
Tekanan ekonomi sempat menahan laju pasar pada semester pertama 2025. Penjualan tercatat turun sekitar 2,09 persen akibat daya beli yang belum pulih sepenuhnya. Namun memasuki paruh kedua tahun, pasar kembali bergerak positif. Banyak konsumen memilih motor matic dengan banderol terjangkau, terutama di rentang Rp18 juta hingga Rp22 jutaan.
Pabrikan besar seperti Honda, Yamaha, dan Suzuki tak tinggal diam. Produsen asal India, TVS Motor Company, hingga pemain baru seperti WMoto turut meramaikan pasar dengan strategi harga agresif.
Di bawah ini adalah gambaran motor matic terjangkau yang paling sering diburu konsumen Indonesia.
Skutik Ringan Favorit Mobilitas Harian
Segmen entry level tetap menjadi tulang punggung penjualan. Model-model ringan dengan mesin kecil di pilih pelajar, pekerja kantoran, hingga ibu rumah tangga. Harga yang masih di bawah Rp23 jutaan membuatnya mudah dijangkau cicilan.
Selain irit bahan bakar, keunggulan utama ada pada kenyamanan berkendara jarak dekat dan jaringan servis yang tersebar luas di berbagai daerah.
Hybrid Murah yang Makin Diminati Anak Muda
Teknologi hybrid ringan mulai merambah kelas harga terjangkau. Yamaha memadukan mesin bensin dengan sistem elektrik sederhana yang membantu efisiensi konsumsi BBM saat start dan kecepatan rendah.
Desain yang lebih berani serta panel digital juga menarik perhatian generasi muda yang ingin motor fungsional tanpa meninggalkan gaya.
Skutik Irit untuk Aktivitas Padat Perkotaan
Suzuki memilih jalur efisiensi ekstrem. Bobot motor di buat seringan mungkin dengan mesin yang terkenal hemat bahan bakar. Varian Crossover bahkan menyasar pengguna di daerah dengan kontur jalan tidak selalu mulus.
Harga yang tetap berada di kisaran Rp20–21 jutaan menjadikannya alternatif menarik bagi pencari motor irit jangka panjang.
Merek Alternatif dengan Fitur Lebih Berani
TVS dan WMoto mengisi celah pasar dengan menawarkan fitur yang biasanya ada di kelas lebih mahal. Panel digital penuh, desain sporty, hingga kapasitas bagasi besar menjadi nilai jual utama.
Beberapa model bahkan di pasarkan mulai Rp15 jutaan, menjadikannya pilihan menarik bagi pembeli motor pertama atau kebutuhan operasional harian.
Tren ini menunjukkan satu hal jelas: selama mobilitas masyarakat tetap tinggi dan harga bahan bakar fluktuatif, motor matic irit akan terus menjadi pilihan rasional. Dengan semakin banyaknya opsi di harga terjangkau, konsumen kini tidak hanya membeli murah, tetapi juga mulai mempertimbangkan teknologi, desain, dan kenyamanan jangka panjang.(Tim)









