Polisi Perketat Pengawasan BBM, PETI di TNKS Disorot

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 8 Februari 2026 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA – Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat semakin memperlihatkan pola kerja yang rapi dan terstruktur. Lokasinya berada di wilayah perbatasan Kabupaten Kerinci dan Kabupaten Merangin, kawasan hutan dengan medan sulit yang selama ini di kenal minim akses kendaraan berat.

Data lapangan menyebutkan sedikitnya 20 unit alat berat diduga telah masuk dan beroperasi di area konservasi tersebut. Skala operasi ini memunculkan banyak pertanyaan, terutama terkait jalur logistik yang menopang aktivitas tambang ilegal di kawasan terlarang.

Alur Distribusi BBM Diduga Berpindah ke Gudang Ilegal

Salah satu simpul penting yang kini menjadi sorotan adalah pasokan bahan bakar minyak. Alat berat membutuhkan suplai solar dalam jumlah besar dan berkelanjutan, sehingga keberadaan jaringan distribusi BBM di luar jalur resmi di duga menjadi tulang punggung operasional PETI.

Sejumlah sumber menyebutkan, BBM untuk kebutuhan tambang tidak lagi diambil langsung dari SPBU. Bahan bakar tersebut lebih dulu di kumpulkan di gudang-gudang penampungan ilegal, lalu di salurkan secara bertahap ke lokasi tambang di dalam kawasan hutan.

Baca Juga :  Nahkodai DPD PAN Kerinci, Ini Kata Monadi

Seorang pengelola SPBU di Sungai Penuh mengungkapkan, pola pembelian BBM dalam skala besar kini jarang terlihat di tempatnya.

“Kendaraan yang biasa mengisi dalam jumlah besar sudah jarang terlihat. Mereka lebih banyak mengambil dari tempat penampungan sendiri,” ujarnya, Sabtu (8/2/2026).

Ia menegaskan SPBU yang di kelolanya tidak melayani pembelian BBM untuk kepentingan tambang ilegal. Meski begitu, ia mengakui pergerakan distribusi BBM di lapangan menunjukkan pola baru yang patut di cermati.

“Kalau ingin di telusuri, sebenarnya jalur minyak itu bisa di ikuti. Pihak yang mengambil biasanya punya gudang penampungan cukup besar,” tambahnya.

Polres Kerinci Perketat Pengawasan SPBU

Merespons informasi tersebut, Polres Kerinci melakukan langkah pencegahan. Pada Sabtu, 7 Februari 2026 yang lalu sekitar pukul 16.00 WIB, jajaran Pamapta III menggelar patroli dan penertiban di sejumlah SPBU di Kota Sungai Penuh.

Baca Juga :  Kode Redeem FF Desember 2025 Resmi

Patroli di pimpin oleh IPDA Dio Frananda, S.H., M.H., dengan sasaran utama kendaraan bertangki modifikasi serta potensi penyalahgunaan BBM bersubsidi. Dua SPBU yang diperiksa yakni SPBU Kumun dan SPBU Pelayang Raya.

Petugas mengecek stok BBM, aktivitas pengisian, serta kondisi fisik kendaraan. Pemeriksaan mencakup tangki, selang tambahan, hingga keberadaan wadah penampung di dalam kendaraan. Pengelola SPBU juga mendapat imbauan agar lebih selektif melayani konsumen.

Dari hasil patroli, tidak di temukan kendaraan dengan tangki modifikasi permanen. Namun beberapa pengendara kedapatan membawa jerigen berisi BBM.

“Kami masih menemukan kendaraan membawa jerigen. Pengemudi langsung di beri teguran dan peringatan agar tidak mengulangi praktik tersebut,” kata salah satu petugas di lokasi.

Kepolisian menilai patroli ini menjadi langkah awal untuk menutup celah distribusi BBM ilegal. Upaya tersebut di harapkan mampu menekan rantai pasokan PETI sekaligus menjaga kawasan TNKS dari kerusakan lingkungan yang semakin meluas.(Tim)

Berita Terkait

Kasus DBD di Kerinci Naik, Lingkungan dan Mobilitas Disorot
PRC Satpol PP Batang Hari Intensif Awasi Geng Motor Jelang Ramadan
Gotong Royong Akbar Sungai Penuh, Wali Kota Ajak Warga Jaga Tradisi
Cuaca Ekstrem Dorong Risiko DBD, Kota Jambi Tingkatkan Kewaspadaan
Rutan Sungai Penuh Overkapasitas, Dihuni 218 Warga Binaan
Luas Sawah Merangin Naik 11 Persen, Ketahanan Pangan Diperkuat
RSUD Kerinci Masuk Prioritas Nasional, Naik Kelas 2026
Gubernur Jambi Dorong Lahirnya Generasi Berdaya Saing Global
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 20:00 WIB

Kasus DBD di Kerinci Naik, Lingkungan dan Mobilitas Disorot

Minggu, 8 Februari 2026 - 17:08 WIB

Polisi Perketat Pengawasan BBM, PETI di TNKS Disorot

Minggu, 8 Februari 2026 - 16:00 WIB

PRC Satpol PP Batang Hari Intensif Awasi Geng Motor Jelang Ramadan

Minggu, 8 Februari 2026 - 14:00 WIB

Cuaca Ekstrem Dorong Risiko DBD, Kota Jambi Tingkatkan Kewaspadaan

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:00 WIB

Rutan Sungai Penuh Overkapasitas, Dihuni 218 Warga Binaan

Berita Terbaru

Bisnis

Honda BeAT Connected 125 2026 Hadir, Mesin Naik Kelas

Minggu, 8 Feb 2026 - 18:26 WIB

Daerah

Polisi Perketat Pengawasan BBM, PETI di TNKS Disorot

Minggu, 8 Feb 2026 - 17:08 WIB