KLIKINAJA – Harga emas perhiasan kembali bergerak turun pada Selasa, 10 Februari 2026. Koreksi harga terjadi hampir merata di berbagai kadar karat, baik di gerai Rajaemas maupun platform Lakuemas. Penurunan ini melanjutkan tren fluktuatif yang sudah terlihat sejak beberapa hari terakhir.
Di Rajaemas, emas perhiasan 24 karat tercatat dijual di level Rp2.600.000 per gram. Angka ini menunjukkan pelemahan di bandingkan posisi pekan lalu. Tekanan harga juga diBrasakan pada kadar rendah. Emas 5 karat hari ini di lepas dengan harga Rp462.000 per gram, mencerminkan penyesuaian pasar yang cukup signifikan.
Situasi serupa terjadi di Lakuemas. Emas perhiasan 24 karat dengan kemurnian 99 persen dibanderol Rp2.468.000 per gram, lebih rendah di bandingkan harga sebelumnya. Kondisi ini membuat sebagian konsumen mulai bersikap lebih selektif dalam menentukan waktu pembelian.
Rincian Harga Emas Perhiasan di Rajaemas
Rajaemas merilis pembaruan harga emas perhiasan untuk berbagai kadar karat. Berikut daftar lengkapnya:
24K* Rp2.600.000
24K Rp2.460.000
23K Rp2.123.000
22K Rp2.030.000
21K Rp1.939.000
20K Rp1.846.000
19K Rp1.753.000
18K Rp1.662.000
17K Rp1.569.000
16K Rp1.476.000
15K Rp1.385.000
14K Rp1.292.000
13K Rp1.200.000
12K Rp1.109.000
11K Rp1.016.000
10K Rp923.000
9K Rp833.000
8K Rp739.000
7K Rp646.000
6K Rp555.000
5K Rp462.000
Penurunan harga di hampir seluruh kadar membuat emas perhiasan kembali di lirik sebagai opsi belanja sekaligus penyimpanan nilai, meski masih di bayangi ketidakpastian arah harga jangka pendek.
Harga Lakuemas dan Sinyal dari Pasar
Sementara itu, Lakuemas juga mencatat penyesuaian harga di hampir semua kadar emas perhiasan. Emas 24 karat (99%) dijual Rp2.468.000 per gram, di ikuti 23 karat Rp2.143.000 dan 22 karat Rp2.049.000 per gram. Untuk kadar menengah seperti 18 hingga 14 karat, harga bergerak di kisaran Rp1,2 juta hingga Rp1,6 juta per gram.
Kondisi pasar emas perhiasan saat ini di pengaruhi sejumlah faktor, mulai dari pergerakan harga emas dunia, nilai tukar rupiah, hingga dinamika permintaan domestik. Pelaku usaha menilai koreksi ini masih tergolong wajar dalam siklus perdagangan emas.
Bagi konsumen, penurunan harga kerap di anggap sebagai momentum untuk membeli. Namun bagi pemilik emas, situasi ini memicu di lema antara melepas simpanan atau menunggu harga kembali pulih. Dengan volatilitas yang masih tinggi, pasar emas perhiasan di perkirakan tetap bergerak dinamis dalam beberapa hari ke depan.(Tim)









