Air Kelapa untuk Ramadan: 6 Manfaat dan Waktu Terbaik Minum

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA – Air kelapa kerap menjadi pilihan utama saat cuaca terik atau setelah beraktivitas panjang. Di Indonesia, minuman ini mudah di temukan dan identik dengan kesegaran alami. Namun bukan hanya soal rasa, air kelapa menyimpan kandungan gizi yang memberi dampak nyata bagi tubuh.

Minuman ini mengandung elektrolit penting seperti kalium, magnesium, natrium, dan kalsium. Zat-zat tersebut membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh, mendukung kerja otot serta saraf, sekaligus berperan dalam mengatur tekanan darah. Itulah sebabnya air kelapa sering di sebut sebagai “minuman isotonik alami”.

Ketika seseorang kehilangan banyak cairan baik karena olahraga, muntah, diare, maupun berpuasa lebih dari 12 jam tubuh memerlukan asupan elektrolit untuk kembali stabil. Air kelapa di nilai lebih ramah karena kadar gulanya relatif lebih rendah di banding minuman olahraga kemasan.

Enam Manfaat Air Kelapa untuk Jantung hingga Ginjal

Manfaat pertama yang paling terasa adalah kemampuannya mempercepat rehidrasi. Kandungan elektrolitnya membantu tubuh pulih lebih cepat setelah kekurangan cairan. Sejumlah studi juga menunjukkan efektivitasnya dalam membantu pemulihan pasca aktivitas fisik.

Kedua, air kelapa berkontribusi dalam mengontrol tekanan darah. Dalam satu cangkirnya terdapat sekitar 400 miligram kalium. Asupan kalium yang cukup membantu menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh sehingga tekanan darah lebih terjaga dan risiko gangguan jantung dapat di tekan.

Baca Juga :  Rutin Minum Air Rebusan Kayu Manis, Ini Khasiatnya bagi Tubuh

Air kelapa juga mengandung antioksidan yang membantu melawan radikal bebas. Perlindungan ini penting untuk menjaga sel tetap sehat sekaligus mendukung daya tahan tubuh.

Bagi kesehatan ginjal, air kelapa di percaya membantu mencegah pembentukan batu ginjal. Mekanismenya dengan membantu tubuh membuang mineral pembentuk kristal melalui urine sehingga endapan tidak mudah terbentuk.

Kandungan fosfat dan kalsium di dalamnya mendukung kekuatan tulang dan gigi. Nutrisi ini di butuhkan sepanjang usia, terutama bagi anak-anak dalam masa pertumbuhan dan lansia yang rentan pengeroposan tulang.

Satu manfaat lain yang sering di bahas adalah perannya dalam menjaga kadar gula darah. Magnesium dalam air kelapa membantu meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga kadar glukosa lebih terkontrol jika di konsumsi dalam jumlah wajar.

Kapan Waktu Terbaik Minum Air Kelapa Saat Puasa?

Selama Ramadan, kebutuhan cairan tubuh tetap harus terpenuhi meski waktu makan terbatas. Air kelapa bisa menjadi opsi cerdas jika di minum pada waktu yang tepat.

Saat berbuka puasa menjadi momen paling ideal. Setelah menahan lapar dan haus seharian, tubuh kehilangan cairan dan elektrolit. Segelas air kelapa membantu mengembalikan cairan lebih cepat serta mengurangi rasa lemas atau pusing. Konsumsinya cukup satu gelas agar tidak berlebihan.

Baca Juga :  THR ASN 2026 Rp 55 Triliun, Cair Awal Ramadan

Bagi yang memiliki lambung sensitif, pilihan lain adalah setelah salat tarawih. Dengan perut yang sudah terisi makanan utama, risiko rasa tidak nyaman bisa di minimalkan.

Air kelapa juga dapat diminum saat sahur. Kandungan elektrolitnya membantu mempertahankan hidrasi lebih lama di siang hari. Meski demikian, jangan terlalu banyak karena efek diuretik ringannya dapat memicu frekuensi buang air kecil lebih sering. Tetap imbangi dengan air putih agar keseimbangan cairan terjaga.

Tetap Bijak dan Sesuaikan dengan Kondisi Tubuh

Meski berasal dari bahan alami, air kelapa tetap mengandung kalori dan gula alami. Penderita diabetes atau gangguan ginjal sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum menjadikannya konsumsi rutin.

Dalam konteks pola makan Ramadan, air kelapa sebaiknya di posisikan sebagai pelengkap, bukan satu-satunya sumber cairan. Kombinasikan dengan air putih, buah segar, serta makanan bergizi seimbang.

Dengan pengaturan yang tepat, air kelapa dapat menjadi minuman yang mendukung kesehatan jantung, ginjal, hingga metabolisme tubuh selama menjalani ibadah puasa.(Tim)

Berita Terkait

Tidur Setelah Sahur, Aman atau Berisiko bagi Kesehatan Puasa?
Asam Urat atau Rematik? Begini Cara Mengenalinya
Gatal Tak Kunjung Hilang Bisa Tanda Ginjal Bermasalah, Ini Bedanya
Rutin Minum Air Rebusan Kayu Manis, Ini Khasiatnya bagi Tubuh
Telur Ayam vs Telur Bebek, Mana Lebih Sehat Dimakan Setiap Hari?
Dahak Berdarah Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius
8 Pantangan Diabetes yang Wajib Diperhatikan
Daun Karuk: Kandungan, Khasiat, dan Cara Pakai Aman
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:00 WIB

Air Kelapa untuk Ramadan: 6 Manfaat dan Waktu Terbaik Minum

Minggu, 8 Februari 2026 - 06:00 WIB

Tidur Setelah Sahur, Aman atau Berisiko bagi Kesehatan Puasa?

Minggu, 8 Februari 2026 - 02:00 WIB

Asam Urat atau Rematik? Begini Cara Mengenalinya

Sabtu, 7 Februari 2026 - 06:00 WIB

Gatal Tak Kunjung Hilang Bisa Tanda Ginjal Bermasalah, Ini Bedanya

Sabtu, 3 Januari 2026 - 16:00 WIB

Rutin Minum Air Rebusan Kayu Manis, Ini Khasiatnya bagi Tubuh

Berita Terbaru

Kriminal

Polisi Ringkus Kurir Sabu Modus Tempel di Sungai Penuh

Sabtu, 21 Feb 2026 - 18:00 WIB

Kesehatan

Air Kelapa untuk Ramadan: 6 Manfaat dan Waktu Terbaik Minum

Sabtu, 21 Feb 2026 - 17:00 WIB