Stok Obat RSUD Raden Mattaher Jambi Dipastikan Aman Selama Ramadan dan Lebaran

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Direktur Pelayanan, Anton Trihartanto.

Wakil Direktur Pelayanan, Anton Trihartanto.

KLIKINAJA – Manajemen RSUD Raden Mattaher Jambi memastikan ketersediaan obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) dalam kondisi terkendali menjelang Ramadan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah. Kepastian itu di sampaikan Wakil Direktur Pelayanan, Anton Trihartanto, pada Senin (23/2/2026).

Rumah sakit rujukan terbesar di Provinsi Jambi ini sebelumnya sempat menerima keluhan masyarakat terkait kekosongan sejumlah obat dan perlengkapan medis. Situasi tersebut kini mulai terurai setelah dukungan anggaran dari APBD turun dan proses pengadaan di percepat.

“Pengadaan sudah berjalan. Obat-obatan yang di pesan sebagian besar sudah mulai datang. Keluhan dari masyarakat juga berangsur menurun,” ujarnya.

Anton menjelaskan, pihaknya bergerak cepat agar pelayanan kesehatan tidak terganggu, terutama di momen Ramadan dan Lebaran yang biasanya diwarnai peningkatan kebutuhan layanan medis.

Tiga Strategi Jaga Ketersediaan Obat dan BMHP

Manajemen menerapkan tiga langkah prioritas agar pelayanan tetap stabil. Pertama, memastikan obat-obatan esensial tidak boleh kosong. Stok untuk jenis obat dasar di targetkan aman hingga enam bulan ke depan agar tidak lagi muncul komplain serupa.

Baca Juga :  Polres Kerinci Ungkap Kasus Pengeroyokan di Sungai Penuh, Tiga Pemuda Diamankan Kurang dari 24 Jam

Kedua, pemenuhan BMHP dasar seperti infus, kateter, selang oksigen, dan sarung tangan steril. Ketersediaan alat ini krusial untuk layanan rawat inap maupun Instalasi Gawat Darurat (IGD), terutama saat lonjakan pasien terjadi.

Ketiga, pengadaan BMHP khusus yang berkaitan dengan tindakan operasi besar. Untuk kebutuhan seperti pemasangan plat atau implan tulang belakang memang membutuhkan biaya tinggi. Bila ada kasus yang belum bisa di tangani karena keterbatasan alat atau pembiayaan, pasien akan di rujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih memadai.

Meski begitu, pasien kurang mampu terutama kelas III tetap menjadi perhatian utama. “Kami tetap berupaya maksimal agar pasien bisa tertangani dengan baik,” katanya.

Tren Pasien Saat Ramadan dan Lebaran

Beberapa item tertentu, seperti bahan kontras untuk pemeriksaan radiologi, masih dalam tahap pengadaan karena mengikuti mekanisme belanja melalui skema APBD dan BLUD. Walau demikian, kebutuhan pokok selama Ramadan hingga Lebaran di pastikan aman.

Anton juga memaparkan pola kunjungan pasien yang cenderung berubah selama bulan puasa. Di awal Ramadan biasanya terjadi penurunan, lalu perlahan meningkat kembali. Saat ini, angka kunjungan di IGD di sebut mulai naik.

Baca Juga :  Liburan ke Sumatera Barat? Ini 7 Tempat Wisata yang Lagi Viral dan Instagramable Banget!

Pada hari pertama dan kedua Idul Fitri, jumlah pasien umumnya menurun karena masyarakat masih fokus bersilaturahmi. Namun memasuki hari ketiga, tren kunjungan kembali melonjak.

Kondisi ini bukan hal baru bagi rumah sakit pemerintah. Secara nasional, momen Ramadan dan Lebaran sering memicu pergeseran pola penyakit, mulai dari gangguan pencernaan, kelelahan, hingga peningkatan kasus kecelakaan lalu lintas saat arus mudik dan balik. Karena itu, kesiapan logistik dan tenaga medis menjadi faktor penentu stabilitas layanan.

Sebagai rumah sakit rujukan regional, RSUD Raden Mattaher memegang peran penting dalam sistem kesehatan Jambi. Dukungan anggaran daerah menjadi kunci agar pelayanan tidak tersendat, terutama bagi masyarakat yang mengandalkan layanan BPJS dan kelas perawatan dasar.

“Ini rumah sakit milik kita bersama. Semoga di bulan suci ini pelayanan semakin baik dan membawa keberkahan untuk semua,” tutupnya.(Tim)

Berita Terkait

Datang Ramai-Ramai ke Jakarta, Ini Misi Besar Al Haris untuk Warga Jambi
Gangguan Bank Jambi, BPKAD Sarolangun Pastikan Kas Daerah Tetap Aman
Bank Jambi Laporkan Gangguan Sistem ke Polisi, Dana Nasabah Dijamin Aman
Azhar Hamzah Usulkan Bedah Rumah dan Rusun MBR ke Menteri PKP
OJK Jambi Pantau Ketat Dugaan Anomali Transaksi Bank 9 Jambi
Desa Semerah Terancam Kehilangan Dana Desa 2027
Wagub Jambi Resmi Buka Festival Arakan Sahur 2026 di Tanjab Barat
ASN Serbu Bank Jambi Sungai Penuh Usai Isu Dana Nasabah Hilang
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 12:00 WIB

Stok Obat RSUD Raden Mattaher Jambi Dipastikan Aman Selama Ramadan dan Lebaran

Selasa, 24 Februari 2026 - 10:00 WIB

Datang Ramai-Ramai ke Jakarta, Ini Misi Besar Al Haris untuk Warga Jambi

Selasa, 24 Februari 2026 - 07:00 WIB

Gangguan Bank Jambi, BPKAD Sarolangun Pastikan Kas Daerah Tetap Aman

Senin, 23 Februari 2026 - 23:00 WIB

Bank Jambi Laporkan Gangguan Sistem ke Polisi, Dana Nasabah Dijamin Aman

Senin, 23 Februari 2026 - 20:00 WIB

Azhar Hamzah Usulkan Bedah Rumah dan Rusun MBR ke Menteri PKP

Berita Terbaru

Ilustrasi.

Nasional

BLT Kesra 2026 Cair Rp900 Ribu, Ini Skema dan Jadwalnya

Selasa, 24 Feb 2026 - 16:00 WIB

Bisnis

Cara Klaim Saldo DANA Kaget Gratis dengan Aman dan Cepat

Selasa, 24 Feb 2026 - 15:00 WIB