KLIKINAJA – Pemerintah Kabupaten Batang Hari meningkatkan pengamanan selama bulan suci Ramadan. Sebanyak 100 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di terjunkan untuk patroli rutin demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terkendali.
Langkah ini di lakukan di sejumlah titik rawan di wilayah Batang Hari, Provinsi Jambi. Patroli tak hanya melibatkan Satpol PP, tetapi juga bersinergi dengan kepolisian dan Dinas Perhubungan. Kolaborasi tersebut di fokuskan pada pencegahan gangguan kamtibmas yang berpotensi muncul pada jam-jam tertentu selama Ramadan.
Kepala Satpol PP Kabupaten Batang Hari, M Ridwan Noor, mengatakan pengamanan di lakukan secara terjadwal dan menyasar waktu-waktu yang dinilai rawan.
“Personel kami turun menjelang berbuka puasa, setelah salat tarawih, hingga menjelang sahur. Kami ingin memastikan warga dapat beraktivitas dan beribadah dengan rasa aman,” ujar Ridwan.
Patroli Difokuskan di Titik Rawan
Menurut Ridwan, peningkatan mobilitas masyarakat pada malam hari selama Ramadan kerap memunculkan potensi gangguan ketertiban. Karena itu, pengawasan di perketat di area publik seperti pasar, pusat keramaian, serta ruas jalan yang sering di jadikan lokasi balap liar.
Petugas akan melakukan pendekatan persuasif sekaligus tindakan tegas apabila di temukan aktivitas yang mengganggu ketertiban umum.
“Kami mengedepankan langkah pencegahan. Namun jika ada pelanggaran yang meresahkan masyarakat, tentu akan kami tindak sesuai aturan,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan masing-masing. Partisipasi warga di nilai menjadi kunci keberhasilan pengamanan Ramadan tahun ini.
“Jika melihat aktivitas mencurigakan, segera laporkan kepada petugas. Dukungan masyarakat sangat membantu menjaga situasi tetap kondusif,” tambahnya.
Imbauan Waspada Saat Tinggalkan Rumah
Pengamanan tak hanya menyasar ruang publik. Satpol PP turut mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan saat meninggalkan rumah untuk menunaikan salat tarawih maupun kegiatan ibadah lainnya.
Warga di minta memastikan pintu dan jendela terkunci dengan baik, serta memeriksa kondisi listrik dan kompor sebelum keluar rumah. Langkah sederhana tersebut di yakini dapat mencegah potensi kebakaran maupun tindak pencurian.
“Kami berharap masyarakat bisa menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk dan tanpa rasa khawatir,” kata Ridwan.
Patroli akan di gelar secara rutin sepanjang Ramadan dengan evaluasi berkala di lapangan. Pola pengamanan dapat di sesuaikan mengikuti dinamika situasi di tiap kecamatan.
Secara umum, peningkatan pengamanan selama Ramadan memang menjadi agenda tahunan di banyak daerah. Aktivitas masyarakat cenderung meningkat pada malam hari, mulai dari kegiatan ibadah, berburu takjil, hingga berkumpul di ruang publik. Kondisi tersebut menuntut kehadiran aparat untuk memastikan ketertiban tetap terjaga.
Dengan sinergi antar instansi dan keterlibatan masyarakat, Pemkab Batang Hari optimistis suasana Ramadan tahun ini berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhusyukan.(Tim)









