KLIKINANJA, SUNGAIPENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh kembali meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. Langkah terbaru itu diwujudkan melalui penerimaan aplikasi Early Warning System (EWS) yang diserahkan pada Kamis (20/11) di ruang kerja Sekretaris Daerah, Alpian. Teknologi tersebut diharapkan mampu mempercepat penyampaian informasi dini kepada masyarakat ketika ancaman bencana terdeteksi.
Penyerahan aplikasi dilakukan oleh PT Solusi Digital Andalas atas inisiatif Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sungai Penuh. Hadir dalam agenda itu para asisten, pimpinan OPD, serta jajaran pejabat struktural dan fungsional Pemkot Sungai Penuh.
Pemanfaatan Teknologi untuk Deteksi Dini
Aplikasi EWS yang diterima Pemkot Sungai Penuh dirancang untuk mendukung pemantauan dan pengiriman peringatan bencana secara lebih cepat dan terintegrasi. Sistem ini memungkinkan instansi terkait memperoleh notifikasi otomatis ketika indikator potensi bencana meningkat, seperti ancaman banjir bandang atau tanah longsor.
Dengan teknologi tersebut, setiap informasi dapat diteruskan ke petugas maupun masyarakat dalam waktu yang lebih singkat. Kehadiran sistem ini dipandang penting mengingat wilayah Sungai Penuh memiliki karakter geografis yang rawan bencana hidrometeorologi dan geologi.
PT Solusi Digital Andalas menjelaskan bahwa aplikasi ini dapat diintegrasikan dengan perangkat pemantauan yang telah dimiliki pemerintah daerah. Proses integrasi tersebut akan membantu memperkaya data sekaligus memperbaiki akurasi prediksi.
Apresiasi Pemkot: Bencana Butuh Respons Cepat
Sekda Alpian menyampaikan terima kasih atas dukungan pihak swasta dalam memperkuat kesiapsiagaan daerah. Ia menilai teknologi peringatan dini kini menjadi kebutuhan primer bagi daerah berisiko tinggi.
“Keberadaan EWS ini diharapkan dapat membantu menyebarkan peringatan secara lebih cepat, sehingga masyarakat bisa segera mengambil langkah antisipasi dan potensi korban dapat diminimalkan,” ujar Alpian dalam sambutannya yang disampaikan secara resmi.
Menurutnya, percepatan arus informasi merupakan elemen paling vital dalam penanganan bencana modern. Jika peringatan tersampaikan lebih awal, tim di lapangan juga bisa bergerak lebih sigap.
Komitmen Kolaborasi untuk Ketangguhan Daerah
Sementara itu, BPBD Kota Sungai Penuh menegaskan bahwa kerja sama lintas sektor akan terus diperkuat. Dukungan teknologi dari pihak swasta dianggap sebagai bentuk sinergi yang penting untuk memperkuat mitigasi.
Pemkot Sungai Penuh juga menyatakan kesiapannya mengembangkan pemanfaatan EWS ke berbagai titik rawan bencana. Pelatihan bagi petugas dan sosialisasi kepada masyarakat akan dilakukan bertahap agar pemanfaatan sistem ini berjalan optimal.
Di tengah meningkatnya dinamika iklim dan cuaca ekstrem, pemerintah daerah menilai penggunaan teknologi pendukung peringatan dini merupakan salah satu strategi efektif dalam membangun kota yang lebih tangguh.
Dengan hadirnya aplikasi EWS, Kota Sungai Penuh menambah satu lagi instrumen penting dalam upaya memperkecil risiko bencana. Pemerintah berharap kolaborasi semacam ini dapat terus berlanjut sehingga sistem mitigasi semakin matang dan masyarakat mendapat perlindungan yang lebih baik.(Dea)









