Pemerintah Siapkan Beasiswa S1 Massal untuk Guru, Siapa yang Diprioritaskan?

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 4 Januari 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA, JAKARTA – Upaya memperbaiki kualitas pendidikan nasional kembali di genjot pada 2026. Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyiapkan program beasiswa pendidikan sarjana (S1) bagi 150.000 guru yang selama ini belum memenuhi kualifikasi akademik minimal diploma empat atau strata satu.

Program tersebut di umumkan langsung oleh Abdul Mu’ti saat meresmikan SD Negeri 2 Wonorejo, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Sabtu (3/1). Di hadapan para pendidik dan pemangku kebijakan daerah, ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas guru menjadi fondasi utama pembangunan pendidikan jangka panjang.

Menurut Abdul Mu’ti, beasiswa ini bukan sekadar bantuan biaya kuliah. “Pemerintah ingin memastikan para guru memiliki bekal akademik yang sejalan dengan tuntutan pembelajaran masa kini, terutama bagi pendidik PAUD, SD, dan SMP yang menjadi garda terdepan pembentukan karakter peserta didik,” ujarnya.

Baca Juga :  Basarnas Siapkan Evakuasi Udara-Darat Korban ATR 42-500 Bulusaraung

Fokus Guru Aktif dan Daerah Kekurangan Tenaga Pendidik

Dari sisi teknis, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan memastikan sasaran program telah di petakan secara rinci. Beasiswa di prioritaskan bagi guru aktif yang tercatat dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik), dengan perhatian khusus kepada guru honorer serta mereka yang bertugas di wilayah dengan keterbatasan tenaga pendidik berkualifikasi sarjana.

Skema yang di siapkan tidak hanya mencakup pembiayaan pendidikan. Peserta juga akan mendapatkan pendampingan akademik serta fleksibilitas waktu belajar agar kewajiban mengajar tetap berjalan. Pendekatan ini di rancang untuk mencegah hambatan studi yang kerap di alami guru saat harus membagi waktu antara kampus dan ruang kelas.

Langkah tersebut di nilai realistis, mengingat banyak guru di daerah yang sebelumnya tertahan melanjutkan pendidikan karena kendala biaya dan jam kerja. Dengan pola pendampingan yang lebih adaptif, pemerintah berharap tingkat keberhasilan studi peserta bisa lebih terjaga.

Baca Juga :  KPK OTT Bupati Pati Sudewo, Masih Diperiksa Intensif di Polres Kudus

Selaras dengan Arah Kurikulum Nasional

Dukungan juga datang dari Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan. Lembaga ini menilai kualifikasi akademik guru berpengaruh langsung terhadap pemahaman kurikulum, asesmen pembelajaran, hingga kemampuan membaca kebutuhan murid secara lebih utuh.

Guru dengan latar pendidikan S1 dianggap lebih siap menerjemahkan capaian pembelajaran ke dalam praktik di kelas. Dampaknya tidak hanya terasa pada peningkatan kompetensi individu guru, tetapi juga pada kualitas proses belajar mengajar secara menyeluruh.

Dengan tambahan 150.000 guru bergelar sarjana, pemerintah optimistis kesenjangan mutu pendidikan antarwilayah bisa di persempit secara bertahap. Program ini menegaskan bahwa investasi pada guru tetap menjadi kunci dalam membangun pendidikan nasional yang berdaya saing di tahun-tahun mendatang.(Tim)

Berita Terkait

Harga Batu Bara Acuan Februari 2026 Naik, Pemerintah Siapkan Rem Produksi
Seskab Bantah Isu Presiden Prabowo Pakai Dua Pesawat saat Kunjungan Luar Negeri
Curhatan Nurul Akmal soal PPPK Paruh Waktu Picu Simpati Publik
Jambi Diprediksi Diguyur Hujan Ringan Seharian, BMKG Rilis Peta Cuaca Nasional
21 Penyakit yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan, Peserta Wajib Tahu
Gaji Pensiunan PNS Februari Cair Mulai Besok, Nominal Tertinggi Rp4,9 Juta
Kategori Penerima Bansos 2026 Resmi, Ini Daftar Prioritas Kemensos
Cara Urus Akta Kelahiran 2026 Online Lewat HP, Proses Cepat Tanpa Antre
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:00 WIB

Harga Batu Bara Acuan Februari 2026 Naik, Pemerintah Siapkan Rem Produksi

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:00 WIB

Seskab Bantah Isu Presiden Prabowo Pakai Dua Pesawat saat Kunjungan Luar Negeri

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:00 WIB

Curhatan Nurul Akmal soal PPPK Paruh Waktu Picu Simpati Publik

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:00 WIB

Jambi Diprediksi Diguyur Hujan Ringan Seharian, BMKG Rilis Peta Cuaca Nasional

Sabtu, 31 Januari 2026 - 19:00 WIB

21 Penyakit yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan, Peserta Wajib Tahu

Berita Terbaru

Pelantikan Pejabat Eselon II Lingkup Pemkab Kerinci beberapa waktu yang lalu. Foto : Istimewa

Daerah

Soal Pelantikan JPT Pratama Kerinci, Ini Kata Suhatril

Rabu, 4 Feb 2026 - 15:00 WIB

Sungai Penuh

Sekda Alpian Lantik Puluhan Pejabat Pemkot Sungai Penuh

Rabu, 4 Feb 2026 - 12:00 WIB