Asam Urat atau Rematik? Begini Cara Mengenalinya

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 8 Februari 2026 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA – Keluhan nyeri sendi masih kerap di sama ratakan sebagai rematik. Di banyak kasus, anggapan itu keliru. Dua kondisi yang paling sering tertukar adalah asam urat dan rematik atau rheumatoid arthritis.

Keduanya sama-sama menyerang sendi, namun berasal dari proses penyakit yang berbeda dan membutuhkan penanganan yang tidak sama.

Kesalahan mengenali jenis penyakit sendi bukan perkara sepele. Terapi yang tidak sesuai bisa membuat keluhan berulang, bahkan mempercepat kerusakan sendi. Karena itu, memahami perbedaan mendasar asam urat dan rematik menjadi langkah awal sebelum memutuskan pengobatan.

Berawal dari Penyebab yang Berbeda

Asam urat muncul ketika kadar asam urat dalam darah melebihi batas normal. Kondisi ini memicu terbentuknya kristal tajam yang mengendap di persendian dan menimbulkan nyeri hebat. Serangan sering berkaitan dengan pola makan tinggi purin, konsumsi alkohol, hingga faktor keturunan.

Rematik memiliki mekanisme berbeda. Penyakit ini termasuk gangguan autoimun, ketika sistem kekebalan tubuh justru menyerang lapisan sendi sendiri. Proses tersebut menimbulkan peradangan jangka panjang yang perlahan merusak struktur sendi dan jaringan di sekitarnya.

Baca Juga :  Vitamin untuk Mata Kabur: Nutrisi Penting agar Penglihatan Kembali Jernih

Pola Nyeri yang Bisa di Kenali

Asam urat di kenal dengan serangan mendadak. Nyeri bisa muncul tiba-tiba, sering pada malam atau dini hari, dengan rasa sakit menusuk dan sulit di tahan. Umumnya hanya satu sendi yang terdampak, terutama jempol kaki, pergelangan kaki, lutut, atau siku.

Sebaliknya, rematik berkembang lebih pelan. Nyeri dan bengkak biasanya menyerang sendi secara simetris, seperti kedua pergelangan tangan atau jari-jari tangan. Kekakuan di pagi hari menjadi ciri khas dan dapat berlangsung lebih dari satu jam sebelum sendi terasa lebih lentur.

Gejala Penyerta yang Kerap di Abaikan

Pada asam urat, sendi yang terkena tampak merah, terasa panas, membengkak, dan sangat sensitif saat di sentuh. Keluhan ini bisa mereda setelah beberapa hari, lalu kambuh di waktu lain.

Rematik tidak hanya berdampak pada sendi. Banyak penderita merasakan kelelahan berkepanjangan, demam ringan, hingga penurunan berat badan tanpa sebab jelas. Dalam jangka panjang, rematik juga berisiko menyebabkan perubahan bentuk sendi bila tidak di tangani sejak dini.

Baca Juga :  Panduan Pola Makan Sehat untuk Jaga Daya Tahan Tubuh

Diagnosis Menentukan Arah Pengobatan

Pemeriksaan medis menjadi kunci pembeda. Asam urat dapat dikenali melalui tes darah untuk mengukur kadar asam urat atau pemeriksaan cairan sendi. Rematik memerlukan pemeriksaan yang lebih kompleks, termasuk tes darah khusus dan pencitraan sendi guna melihat tingkat peradangan serta kerusakan.

Dokter menegaskan, strategi pengobatan kedua penyakit ini tidak bisa di samakan. Asam urat di kendalikan dengan menurunkan kadar asam urat dan mengatur pola makan, sementara rematik membutuhkan terapi jangka panjang untuk menekan aktivitas sistem imun.

Pemahaman yang tepat membantu pasien mengambil keputusan lebih bijak. Saat nyeri sendi sering kambuh, di sertai bengkak atau kekakuan berkepanjangan, pemeriksaan ke tenaga medis menjadi langkah paling aman agar pengobatan tidak melenceng dari akar masalah.(Tim)

Berita Terkait

Cara Ampuh Menurunkan Gula Darah Secara Alami dan Aman
5 Buah Penurun Asam Urat Tinggi yang Mudah Dikonsumsi
5 Cara Menghilangkan Uban di Usia 40 Tahun Secara Alami dan Mudah Dilakukan
5 Makanan Penumbuh Rambut Alami agar Cepat Tebal dan Sehat
Minum Kopi Setelah Olahraga, Aman atau Berisiko? Ini Penjelasan Ahli
Sesak Napas karena Jantung atau Asam Lambung? Kenali Perbedaannya
Infeksi Cacing Mata, Penyebab, Gejala, dan Cara Penanganannya
Cara Mengatasi Rambut Rontok Parah Agar Rambut Kembali Lebat dan Sehat
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 13:00 WIB

5 Buah Penurun Asam Urat Tinggi yang Mudah Dikonsumsi

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:45 WIB

5 Cara Menghilangkan Uban di Usia 40 Tahun Secara Alami dan Mudah Dilakukan

Minggu, 15 Maret 2026 - 06:00 WIB

5 Makanan Penumbuh Rambut Alami agar Cepat Tebal dan Sehat

Selasa, 10 Maret 2026 - 06:00 WIB

Minum Kopi Setelah Olahraga, Aman atau Berisiko? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 9 Maret 2026 - 06:00 WIB

Sesak Napas karena Jantung atau Asam Lambung? Kenali Perbedaannya

Berita Terbaru

Nasional

Rupiah Melemah ke Rp16.979, Dampak Konflik AS-Iran Meningkat

Jumat, 27 Mar 2026 - 19:17 WIB