Bupati Monadi Awasi Langsung Tanam Padi untuk Swasembada Benih Kerinci 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA – Bupati Kerinci Monadi turun langsung ke persawahan warga di Desa Hiang, Kecamatan Sitinjau Laut, Jumat (6/2/2026), untuk mengawal pelaksanaan tanam padi sebagai bagian dari program Swasembada Benih 2026 yang di gerakkan Pemerintah Kabupaten Kerinci guna memperkuat peran daerah tersebut sebagai penyangga pangan utama di Provinsi Jambi.

Monadi sengaja berada langsung di sawah agar dapat melihat kondisi sesungguhnya yang di hadapi petani. Mulai dari kesiapan lahan, kualitas benih yang digunakan, hingga sistem pengairan yang sangat menentukan keberhasilan musim tanam.

Fokus Produksi, Bukan Agenda Simbolik

Dalam kegiatan tersebut, Monadi di dampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Kerinci, Radium Khalis, Kabid Dafril, serta para penyuluh pertanian yang selama ini rutin mendampingi petani dari masa tanam hingga panen.

Baca Juga :  Kode Redeem FC Mobile 7 Januari 2026 Bocor, Hadiah Pack dan Coin Menanti

Di sela aktivitas menanam, Monadi menegaskan bahwa gerakan ini merupakan kerja nyata pemerintah daerah, bukan sekadar agenda formal.

“Kerinci punya potensi besar sebagai lumbung padi Jambi. Karena itu, dukungan harus menyeluruh, mulai dari penyediaan benih, pendampingan petani, hingga pemasaran hasil panen,” ujarnya.

Menurut Monadi, kehadiran pemerintah di lapangan menjadi kunci agar setiap program benar-benar menyentuh kebutuhan petani. Ia ingin memastikan bantuan tidak berhenti pada distribusi, tetapi berlanjut pada pendampingan teknis dan penyelesaian persoalan riil di sawah.

Benih Lokal Di siapkan untuk Tekan Biaya Petani

Radium Khalis menjelaskan bahwa swasembada benih menjadi fondasi utama peningkatan produksi padi Kerinci. Selama ini, ketergantungan pada pasokan luar daerah membuat biaya tanam lebih tinggi dan kualitas benih sulit di kontrol.

Baca Juga :  Memasuki Musim Hujan, Polres Kerinci Gelar Apel Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Bencana

“Program ini bukan hanya soal ketersediaan benih, tetapi juga strategi jangka panjang untuk menjaga ketahanan pangan daerah dan provinsi,” katanya.

Ia menambahkan bahwa pengembangan benih lokal memungkinkan petani memperoleh bibit unggul yang sesuai dengan karakter tanah Kerinci. Dengan kualitas tanam yang lebih stabil, hasil panen di harapkan meningkat dari musim ke musim.

Desa Hiang di pilih sebagai salah satu titik awal karena di kenal memiliki lahan subur serta kelompok tani aktif yang siap mengikuti pendampingan intensif. Pemerintah daerah menargetkan peningkatan produktivitas secara bertahap sepanjang tahun tanam 2026.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjadikan sektor pertanian sebagai penggerak ekonomi desa. Ketika produksi naik dan biaya tanam turun, pendapatan petani ikut terdorong, sekaligus memperkuat ketahanan pangan wilayah.(Tim)

Berita Terkait

Kasus DBD di Kerinci Naik, Lingkungan dan Mobilitas Disorot
Polisi Perketat Pengawasan BBM, PETI di TNKS Disorot
PRC Satpol PP Batang Hari Intensif Awasi Geng Motor Jelang Ramadan
Gotong Royong Akbar Sungai Penuh, Wali Kota Ajak Warga Jaga Tradisi
Cuaca Ekstrem Dorong Risiko DBD, Kota Jambi Tingkatkan Kewaspadaan
Rutan Sungai Penuh Overkapasitas, Dihuni 218 Warga Binaan
Luas Sawah Merangin Naik 11 Persen, Ketahanan Pangan Diperkuat
RSUD Kerinci Masuk Prioritas Nasional, Naik Kelas 2026
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 20:00 WIB

Kasus DBD di Kerinci Naik, Lingkungan dan Mobilitas Disorot

Minggu, 8 Februari 2026 - 16:00 WIB

PRC Satpol PP Batang Hari Intensif Awasi Geng Motor Jelang Ramadan

Minggu, 8 Februari 2026 - 15:00 WIB

Gotong Royong Akbar Sungai Penuh, Wali Kota Ajak Warga Jaga Tradisi

Minggu, 8 Februari 2026 - 14:00 WIB

Cuaca Ekstrem Dorong Risiko DBD, Kota Jambi Tingkatkan Kewaspadaan

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:00 WIB

Rutan Sungai Penuh Overkapasitas, Dihuni 218 Warga Binaan

Berita Terbaru

Bisnis

Honda BeAT Connected 125 2026 Hadir, Mesin Naik Kelas

Minggu, 8 Feb 2026 - 18:26 WIB