Cara Daftar BPNT 2026 Lewat Aplikasi Cek Bansos, Panduan Lengkap dan Syarat Terbaru

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA – Pemerintah memastikan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tetap berjalan pada 2026. Skema bantuan ini menyasar keluarga berpenghasilan rendah agar tetap bisa memenuhi kebutuhan bahan pokok di tengah tekanan ekonomi.

Program yang kini lebih populer dengan nama Kartu Sembako tersebut berada di bawah koordinasi Kementerian Sosial. Data penerima mengacu pada basis Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), yang di perbarui secara berkala oleh pemerintah daerah.

Bagi masyarakat yang merasa layak namun belum terdaftar, pengajuan bisa dilakukan mandiri lewat aplikasi resmi Cek Bansos. Prosesnya di lakukan secara digital, mulai dari pendaftaran hingga pengecekan status.

Apa Itu BPNT/Kartu Sembako?

BPNT merupakan bantuan sosial berbentuk saldo elektronik yang hanya dapat di gunakan untuk membeli kebutuhan pokok di e-warong atau agen yang telah bekerja sama dengan pemerintah.

Besaran bantuan pada periode sebelumnya berada di kisaran Rp200.000 per bulan untuk setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Pencairan umumnya di lakukan per tahap, tergantung kebijakan anggaran dan jadwal distribusi yang di tetapkan pemerintah pusat.

Skema non-tunai di pilih agar penyaluran lebih transparan dan tepat sasaran. Saldo bantuan tidak bisa di cairkan dalam bentuk uang tunai, melainkan di belanjakan untuk komoditas tertentu seperti beras, telur, atau bahan pangan lain sesuai ketentuan.

Syarat Penerima BPNT 2026

Calon penerima harus memenuhi sejumlah kriteria dasar. Di antaranya:

Warga Negara Indonesia yang memiliki e-KTP.

Baca Juga :  BPNT Tahap 1 2026 Mulai Bergerak, PKH Masih Menunggu Kepastian

Memiliki Kartu Keluarga (KK).

Terdaftar atau di usulkan masuk DTKS.

Masuk kategori keluarga miskin atau rentan miskin.

Bukan aparatur sipil negara, anggota TNI, maupun Polri.

Tidak menerima bantuan sosial lain dengan komponen serupa sesuai aturan yang berlaku.

Setiap data yang masuk akan di verifikasi dan di validasi oleh dinas sosial kabupaten/kota. Tahapan ini menentukan apakah seseorang layak di tetapkan sebagai penerima bantuan.

Cara Daftar BPNT 2026 Lewat Aplikasi Cek Bansos

Proses pendaftaran di lakukan melalui ponsel. Berikut tahapannya:

1.Unduh Aplikasi

Aplikasi Cek Bansos dapat di unduh melalui Google Play Store. Pastikan pengembangnya adalah Kementerian Sosial RI agar terhindar dari aplikasi tiruan.

2. Buat Akun Baru

Pilih menu “Daftar”, lalu isi data sesuai identitas di e-KTP, termasuk NIK, nomor KK, nama lengkap, alamat, dan email aktif. Sistem akan meminta unggahan foto KTP serta swafoto memegang KTP sebagai bagian dari verifikasi awal.

3. Login dan Pilih Menu Usul

Setelah akun aktif, masuk ke aplikasi dan pilih menu “Daftar Usulan”. Data anggota keluarga yang di usulkan sebagai penerima dapat di tambahkan di tahap ini.

4. Proses Verifikasi

Pengajuan akan di teruskan ke dinas sosial daerah. Jika dinnyatakan memenuhi syarat, nama akan masuk DTKS dan berpeluang menerima bantuan sesuai kuota yang tersedia.

Cara Cek Status Penerima

Aplikasi yang sama juga menyediakan fitur pengecekan status. Pengguna cukup memasukkan data wilayah dan nama sesuai KTP untuk mengetahui apakah terdaftar sebagai penerima.

Baca Juga :  Kategori Penerima Bansos 2026 Resmi, Ini Daftar Prioritas Kemensos

Pengecekan dapat pula di lakukan melalui laman resmi cekbansos.kemensos.go.id dengan mengisi provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan, serta nama lengkap.

Data Tambahan: Mekanisme dan Pengawasan

Pada 2026, pemerintah memperkuat sistem pemutakhiran data agar bantuan lebih akurat. Sinkronisasi dengan data kependudukan di lakukan untuk meminimalkan penerima ganda maupun data tidak valid.

Penyaluran tetap melalui bank Himbara guna menjaga transparansi transaksi. Pengawasan di lakukan berlapis, mulai dari pendamping sosial, pemerintah daerah, hingga partisipasi masyarakat yang bisa melaporkan jika di temukan ketidaksesuaian.

Digitalisasi melalui aplikasi juga menjadi bagian dari reformasi sistem bansos. Cara ini di nilai mempercepat proses usulan dan memangkas potensi pungutan liar di lapangan.

Tips Agar Pengajuan Tidak Ditolak

Pastikan NIK dan KK sudah sesuai dengan data Dukcapil. Gunakan foto identitas yang jelas dan tidak terpotong. Isi seluruh kolom dengan data sebenarnya agar tidak gugur saat verifikasi.

Pantau notifikasi aplikasi secara rutin untuk mengetahui perkembangan pengajuan.

Penutup

BPNT 2026 menjadi salah satu instrumen perlindungan sosial pemerintah untuk menjaga daya beli keluarga rentan. Proses pendaftaran yang kini berbasis digital memberi ruang partisipasi lebih luas bagi warga yang merasa layak namun belum terdata.

Seluruh tahapan pengajuan tidak di pungut biaya. Masyarakat di minta waspada terhadap informasi palsu atau pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.(Tim)

Berita Terkait

Kolang Kaling Tetap Diburu di Berbagai Daerah Selama Ramadan
CPNS 2026 Kemenkum Dibuka, Butuh 900 Talenta Digital
Cara Tukar Uang Baru Lebaran 2026 via PINTAR BI
Viral! Nenek Penjual Nasi Uduk Bekasi Kehilangan Rp4 Juta
Sopir Taksi Bogor Kembalikan Rp180 Juta, Tolak Imbalan dan Tuai Pujian
Viral Bocah SD Usulkan MBG Diganti Uang Rp15 Ribu Saat Ramadan, Begini Penjelasan Resmi BGN
Eks Kapolres Bima Kota Jadi Tersangka Narkoba, Bareskrim Ungkap Barang Bukti
KPK Pastikan Tindak Lanjut Laporan Dugaan Korupsi yang Seret Nama Gubernur Jambi Al Haris
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 01:00 WIB

Cara Daftar BPNT 2026 Lewat Aplikasi Cek Bansos, Panduan Lengkap dan Syarat Terbaru

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:00 WIB

Kolang Kaling Tetap Diburu di Berbagai Daerah Selama Ramadan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 23:00 WIB

CPNS 2026 Kemenkum Dibuka, Butuh 900 Talenta Digital

Jumat, 20 Februari 2026 - 07:00 WIB

Cara Tukar Uang Baru Lebaran 2026 via PINTAR BI

Kamis, 19 Februari 2026 - 15:00 WIB

Viral! Nenek Penjual Nasi Uduk Bekasi Kehilangan Rp4 Juta

Berita Terbaru