CPNS 2026 Disiapkan, Fresh Graduate Jadi Sasaran Utama

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 16 Januari 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA – Pemerintah mulai mematangkan rencana pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 dengan arah kebijakan yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Rekrutmen aparatur sipil negara kali ini di rancang lebih selektif, dengan sasaran utama lulusan baru serta perubahan pola ujian yang tidak lagi di gelar serentak secara nasional.

Langkah tersebut menjadi bagian dari penataan besar sistem kepegawaian negara, menyusul rampungnya agenda penyelesaian tenaga honorer dan evaluasi kebutuhan ASN jangka menengah.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Rini Widyantini, menyebut CPNS 2026 sebagai momentum strategis untuk menjaga kesinambungan birokrasi di tengah gelombang pensiun massal ASN.

Ia menegaskan bahwa regenerasi aparatur tidak bisa di tunda, terutama untuk sektor pelayanan publik yang menuntut adaptasi cepat terhadap teknologi dan perubahan pola kerja.

Regenerasi ASN Lewat Lulusan Baru

Fokus pada fresh graduate di pilih untuk mengisi ruang yang di tinggalkan ASN pensiun dalam beberapa tahun mendatang. Pemerintah saat ini tengah memetakan kebutuhan pegawai di seluruh kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah agar formasi yang di buka benar-benar sesuai kebutuhan riil.

Baca Juga :  Gaji Pensiunan PNS Februari Cair Mulai Besok, Nominal Tertinggi Rp4,9 Juta

Pendekatan ini juga sejalan dengan kebijakan zero growth ASN, di mana jumlah pegawai baru di batasi agar setara dengan ASN yang pensiun atau keluar. Skema tersebut di harapkan mampu menjaga keseimbangan belanja pegawai tanpa mengorbankan kualitas layanan publik.

Di sisi lain, kehadiran lulusan baru dinilai membawa energi, perspektif segar, serta kemampuan adaptasi digital yang semakin di butuhkan birokrasi modern.

Pola Ujian CPNS Tak Lagi Serentak

Perubahan paling mencolok dalam seleksi CPNS 2026 terletak pada mekanisme ujian. Badan Kepegawaian Negara (BKN) tengah menyiapkan sistem seleksi yang tidak lagi mengharuskan seluruh peserta mengikuti ujian pada hari dan waktu yang sama di seluruh Indonesia.

Dengan skema ini, pelaksanaan tes akan di sesuaikan dengan kesiapan lokasi, sarana, dan instansi. Pemerintah menilai pola tersebut lebih realistis, terutama untuk wilayah dengan keterbatasan infrastruktur.

Model ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT) tetap di pertahankan, namun dengan fleksibilitas jadwal yang lebih luas bagi peserta.

Nilai SKD Bisa Di gunakan Kembali

Pemerintah juga membuka peluang pemberlakuan masa berlaku nilai Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) hingga dua tahun. Artinya, peserta yang sudah melampaui ambang batas tidak perlu mengulang tes dasar pada periode berikutnya selama masa berlaku nilai masih aktif.

Baca Juga :  Gempa Magnitudo 4,4 Guncang Bolaang Mongondow Timur, Tidak Berpotensi Tsunami

Kebijakan ini di rancang untuk mengurangi beban psikologis peserta sekaligus memangkas biaya seleksi yang selama ini cukup besar.

BKN mencatat, pada seleksi CPNS dan PPPK sebelumnya, anggaran yang di butuhkan menembus angka lebih dari Rp1 triliun, seiring jutaan peserta dan tingginya kebutuhan infrastruktur ujian.

Jadwal dan Formasi Masih Menunggu

Meski arah kebijakan telah di paparkan, pemerintah menegaskan bahwa jadwal resmi, jumlah formasi, serta persyaratan CPNS 2026 belum di umumkan. Seluruh informasi resmi nantinya hanya akan di sampaikan melalui portal SSCASN BKN dan kanal pemerintah.

Masyarakat, khususnya lulusan baru, di minta tetap waspada terhadap informasi yang beredar di luar sumber resmi agar tidak terjebak kabar keliru.

Dengan sejumlah perubahan tersebut, seleksi CPNS 2026 di proyeksikan menjadi pintu masuk bagi generasi baru ASN yang lebih adaptif, efisien, dan relevan dengan tantangan pelayanan publik ke depan.(Tim)

Berita Terkait

Curhatan Nurul Akmal soal PPPK Paruh Waktu Picu Simpati Publik
Jambi Diprediksi Diguyur Hujan Ringan Seharian, BMKG Rilis Peta Cuaca Nasional
21 Penyakit yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan, Peserta Wajib Tahu
Gaji Pensiunan PNS Februari Cair Mulai Besok, Nominal Tertinggi Rp4,9 Juta
Kategori Penerima Bansos 2026 Resmi, Ini Daftar Prioritas Kemensos
Cara Urus Akta Kelahiran 2026 Online Lewat HP, Proses Cepat Tanpa Antre
Cara Cek PIP 2026 Online Pakai NIK dan NISN, Ini Panduan Lengkapnya
Aturan Seragam Korpri 2026 Berlaku Nasional, ASN Wajib Taat Jadwal
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:00 WIB

Curhatan Nurul Akmal soal PPPK Paruh Waktu Picu Simpati Publik

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:00 WIB

Jambi Diprediksi Diguyur Hujan Ringan Seharian, BMKG Rilis Peta Cuaca Nasional

Sabtu, 31 Januari 2026 - 19:00 WIB

21 Penyakit yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan, Peserta Wajib Tahu

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:00 WIB

Gaji Pensiunan PNS Februari Cair Mulai Besok, Nominal Tertinggi Rp4,9 Juta

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:00 WIB

Kategori Penerima Bansos 2026 Resmi, Ini Daftar Prioritas Kemensos

Berita Terbaru