CPNS 2026 Kemenkum Dibuka, Butuh 900 Talenta Digital

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

Ilustrasi.

KLIKINAJA – Kementerian Hukum memberi sinyal kuat akan membuka seleksi CPNS 2026 dengan kebutuhan ratusan formasi baru. Informasi itu di sampaikan langsung oleh Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, saat menghadiri forum What’s Up Kementerian Hukum Campus Calls Out Menteri Hukum di Balairung Universitas Indonesia, 9 Februari 2026.

Di hadapan mahasiswa, ia memaparkan estimasi kebutuhan pegawai berkisar 700 hingga 900 orang. Rekrutmen tersebut di siapkan untuk memperkuat program prioritas kementerian tahun depan, terutama di sektor layanan berbasis teknologi.

Supratman menegaskan, seleksi kali ini tidak sekadar menambah jumlah aparatur. Prosesnya akan di rancang lebih ketat dengan penyaringan kompetensi yang relevan terhadap kebutuhan transformasi birokrasi.

Fokus Digitalisasi Layanan Publik

Kementerian Hukum menargetkan percepatan digitalisasi layanan administrasi hukum pada 2026. Penguatan Super Apps PASTI, termasuk fitur Jempol, menjadi proyek strategis yang tengah digenjot.

Aplikasi tersebut dirancang agar masyarakat dapat mengakses layanan hukum cukup melalui ponisel, tanpa harus datang langsung ke kantor. Sistem yang terintegrasi di harapkan memangkas antrean sekaligus meningkatkan transparansi pelayanan.

“Transformasi digital menjadi kunci. Kami membutuhkan talenta yang mampu mempercepat layanan berbasis teknologi,” ujar Supratman, menekankan arah kebijakan kementeriannya.

Karena itu, formasi CPNS 2026 di proyeksikan banyak menyasar lulusan teknologi informasi dan bidang serupa yang memahami pengembangan sistem digital pemerintahan.

Peluang bagi Lulusan Sains Murni

Kesempatan tidak hanya terbuka bagi talenta digital. Kementerian Hukum juga membutuhkan lulusan sains murni untuk di tempatkan di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).

Formasi tersebut meliputi beberapa ahli yaitu, Ahli Kimia, Fisika, Farmasi dan Biologi.

Posisi ini berkaitan erat dengan pemeriksaan dokumen paten dan perlindungan kekayaan intelektual yang memerlukan analisis ilmiah mendalam. Keahlian teknis menjadi fondasi utama dalam menilai inovasi di bidang teknologi, kesehatan, hingga industri kreatif.

Langkah membuka ruang bagi lulusan sains menunjukkan bahwa penguatan DJKI bukan hanya soal administrasi, tetapi juga peningkatan kualitas penilaian substansi ilmiah agar daya saing inovasi nasional semakin kokoh.

Bukan Hanya Kemenkum

Isyarat pembukaan CPNS 2026 juga muncul dari sejumlah kementerian dan lembaga lain. Kebutuhan pegawai tengah di petakan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Republik Indonesia, Badan Riset dan Inovasi Nasional, hingga Kementerian Kehutanan Republik Indonesia.

Meski begitu, jadwal resmi seleksi belum di umumkan pemerintah. Rincian waktu pendaftaran, kuota final, serta tahapan tes masih menunggu keputusan resmi yang biasanya di rilis melalui kanal pemerintah pusat.

Tren rekrutmen aparatur dalam beberapa tahun terakhir memang menunjukkan pergeseran kebutuhan. Pemerintah tidak lagi semata mencari tenaga administratif, melainkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap teknologi, riset, dan tata kelola modern.

Persiapan Sejak Dini

Sinyal ini menjadi alarm awal bagi calon pelamar. Materi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) sudah semestinya di pelajari dari sekarang.

Belajar dari pola seleksi sebelumnya, kesiapan administrasi dan pemahaman sistem CAT sangat menentukan hasil akhir. Pelamar juga perlu mencermati syarat formasi agar linier dengan latar belakang pendidikan.

Jika melihat arah kebijakan digital yang makin kuat, CPNS 2026 diprediksi menghadirkan persaingan ketat. Mereka yang mampu memadukan keahlian teknis, literasi teknologi, dan integritas pelayanan publik berpeluang lebih besar menembus seleksi.(Tim)
Baca Juga :  CPNS 2026 Disiapkan, Fresh Graduate Jadi Sasaran Utama

Berita Terkait

Cara Tukar Uang Baru Lebaran 2026 via PINTAR BI
Viral! Nenek Penjual Nasi Uduk Bekasi Kehilangan Rp4 Juta
Sopir Taksi Bogor Kembalikan Rp180 Juta, Tolak Imbalan dan Tuai Pujian
Viral Bocah SD Usulkan MBG Diganti Uang Rp15 Ribu Saat Ramadan, Begini Penjelasan Resmi BGN
Eks Kapolres Bima Kota Jadi Tersangka Narkoba, Bareskrim Ungkap Barang Bukti
KPK Pastikan Tindak Lanjut Laporan Dugaan Korupsi yang Seret Nama Gubernur Jambi Al Haris
Akun WhatsApp Disadap dari Jauh, Ini Ciri dan Cara Mengamankannya
BSU Rp600 Ribu Februari 2026 Mulai Cair, Ini Panduan Lengkapnya
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 23:00 WIB

CPNS 2026 Kemenkum Dibuka, Butuh 900 Talenta Digital

Jumat, 20 Februari 2026 - 07:00 WIB

Cara Tukar Uang Baru Lebaran 2026 via PINTAR BI

Kamis, 19 Februari 2026 - 15:00 WIB

Viral! Nenek Penjual Nasi Uduk Bekasi Kehilangan Rp4 Juta

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:00 WIB

Sopir Taksi Bogor Kembalikan Rp180 Juta, Tolak Imbalan dan Tuai Pujian

Senin, 16 Februari 2026 - 17:00 WIB

Viral Bocah SD Usulkan MBG Diganti Uang Rp15 Ribu Saat Ramadan, Begini Penjelasan Resmi BGN

Berita Terbaru

Ilustrasi.

News

CPNS 2026 Kemenkum Dibuka, Butuh 900 Talenta Digital

Sabtu, 21 Feb 2026 - 23:00 WIB

Kriminal

Polisi Ringkus Kurir Sabu Modus Tempel di Sungai Penuh

Sabtu, 21 Feb 2026 - 18:00 WIB