KLIKINAJA – Warga di berbagai wilayah Provinsi Jambi mulai merasakan udara yang lebih panas dalam beberapa hari terakhir. Perubahan ini terjadi seiring berkurangnya intensitas hujan yang sebelumnya cukup rutin mengguyur daerah tersebut.
Pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Jambi menunjukkan bahwa curah hujan yang menurun berdampak langsung terhadap kenaikan suhu udara, terutama pada siang hingga sore hari ketika matahari berada pada posisi terik.
Hujan Menurun, Panas Terasa Lebih Menyengat
Kepala BMKG Jambi, Ibnu Sulistyono, menyampaikan bahwa temperatur udara kini berada di kisaran 28 hingga 30 derajat Celsius. Rentang suhu tersebut membuat hawa terasa lebih panas di bandingkan pekan sebelumnya yang masih sering disertai hujan.
Ia menjelaskan bahwa berkurangnya tutupan awan hujan menyebabkan panas matahari lebih mudah mencapai permukaan bumi. Akibatnya, proses pemanasan berlangsung lebih cepat dan bertahan lebih lama sepanjang hari.
Hujan Ringan Masih Berpotensi di Merangin dan Bungo
Meski cuaca panas mulai mendominasi, sejumlah wilayah masih memiliki peluang diguyur hujan ringan. Kabupaten Merangin dan Bungo menjadi daerah yang di perkirakan tetap mengalami hujan bersifat lokal, terutama pada sore hingga malam hari.
Fenomena tersebut di picu oleh pemanasan siang hari yang memicu pembentukan awan hujan skala kecil. Kondisi ini lazim terjadi pada masa peralihan cuaca di wilayah tropis seperti Jambi.
BMKG mengingatkan masyarakat agar tidak lengah terhadap perubahan cuaca yang bisa berlangsung cepat. Perbedaan kondisi antarwilayah dapat terjadi dalam waktu singkat, mulai dari panas terik hingga hujan mendadak.
Pemantauan atmosfer terus di lakukan secara real time guna memastikan setiap perkembangan cuaca bisa segera di informasikan kepada publik. Informasi ini di harapkan membantu masyarakat mengatur aktivitas harian, khususnya bagi sektor pertanian, transportasi, dan kesehatan.
Pakar cuaca juga menilai fase berkurangnya hujan seperti ini perlu di antisipasi sejak dini, karena suhu panas berkepanjangan berpotensi memicu kekeringan ringan hingga gangguan kesehatan seperti dehidrasi dan kelelahan panas.
Masyarakat di sarankan memperbanyak konsumsi air putih, menghindari paparan matahari langsung dalam waktu lama, serta mengikuti pembaruan informasi cuaca resmi dari BMKG.(Tim)









