Dentuman Keras Gegerkan Agam–Pasaman Barat, BMKG Pastikan Bukan Gempa atau Meteor

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 25 Januari 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA – Warga Kabupaten Agam hingga Pasaman Barat, Sumatera Barat, di kejutkan suara dentuman keras yang terdengar luas pada Jumat pagi, 23 Januari 2026, menjelang waktu Subuh. Bunyi tersebut terdengar dari berbagai arah dan sempat memicu kepanikan di tengah masyarakat.

Rekaman suara dan kesaksian warga dengan cepat menyebar di media sosial. Sejumlah spekulasi pun muncul, mulai dari dugaan gempa bumi hingga isu jatuhnya meteor di sekitar kawasan Danau Maninjau.

BMKG Telusuri Data Meteorologi dan Seismik

Menanggapi fenomena tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan suara dentuman itu tidak berkaitan dengan cuaca ekstrem, aktivitas seismik, maupun benda langit yang memasuki atmosfer.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Decky Irmawan, menyampaikan bahwa pihaknya langsung melakukan penelusuran menyeluruh setelah laporan masyarakat ramai di perbincangkan.

BMKG memanfaatkan data operasional meteorologi dan seismologi untuk menelusuri kemungkinan penyebab dentuman yang terdengar luas tersebut.

Baca Juga :  Air Sinkhole Situjuah Batua Dipercaya Berkhasiat, MUI Sumbar Beri Peringatan Keras

Radar Cuaca dan Seismometer Tidak Temukan Anomali

Dari sisi meteorologi, BMKG memeriksa data radar cuaca serta alat pendeteksi petir. Hasil analisis menunjukkan tidak ada pertumbuhan awan Cumulonimbus, sambaran petir, maupun fenomena atmosfer yang berpotensi memicu suara ledakan.

Kondisi atmosfer Sumatera Barat saat kejadian berada dalam keadaan stabil. Tidak ada tanda cuaca ekstrem yang bisa memicu gelombang suara besar di udara.

Pemeriksaan jaringan seismometer juga memperlihatkan hasil serupa. Tidak tercatat aktivitas gempa bumi di wilayah Sumatera Barat, termasuk sekitar Maninjau, Agam, dan Pasaman Barat, pada waktu dentuman terjadi.

Isu Meteor di Danau Maninjau Dipastikan Tidak Terbukti

Di tengah simpang siur informasi, kabar dugaan meteor jatuh di kawasan Danau Maninjau sempat beredar luas. Isu tersebut langsung di tindaklanjuti oleh aparat kepolisian setempat.

Kapolsek Tanjung Raya, AKP Muzakar, mengatakan pihaknya melakukan pengecekan langsung ke lapangan setelah menerima laporan warga.

Baca Juga :  Tiga Puskesmas di Kerinci Tuntas Direhab, Layanan Siap Ditingkatkan

Hasil penelusuran tidak menemukan tanda-tanda meteor jatuh. Tidak ada kerusakan bangunan, bekas benturan, kawah, maupun material asing di sekitar permukiman warga maupun perairan Danau Maninjau.

BMKG Imbau Warga Tetap Tenang dan Ikuti Informasi Resmi

Meski penyebab spesifik dentuman belum dapat di pastikan, BMKG dan aparat keamanan memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan bagi masyarakat.

Fenomena suara keras yang terdengar tiba-tiba memang kerap menimbulkan kekhawatiran. Namun selama tidak di sertai gempa, cuaca ekstrem, atau dampak fisik di lapangan, kondisi di nilai aman.

BMKG mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi spekulatif yang beredar di media sosial dan tetap mengacu pada keterangan resmi lembaga berwenang. Pemantauan atmosfer dan seismik di wilayah Sumatera Barat terus di lakukan untuk memastikan stabilitas tetap terjaga.(Tim)

Berita Terkait

Pemkot Jambi Kaji Jam Kerja ASN Demi Keluarga Lebih Harmonis
Musrenbang Mendahara Memanas, Lima Kades Walk Out Tuntut Keadilan Pembangunan
Pasar Bawah Bangko Jadi Sentra Pasar Bedug Ramadhan 1447 H
134 Jabatan Kepala Sekolah Merangin Kosong, Disdik Ungkap Akar Masalah
Jalan Singkut 7 Diresmikan, Akses Lima Desa di Sarolangun Menguat
Kejati Kaltara Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Aplikasi ASITA
Jalan Nasional Kerinci–Sungai Penuh Dikeruk, Kecelakaan Mulai Terjadi
Bupati Merangin Sumbang Gaji, Lomba Kebersihan OPD Digelar Serius
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:00 WIB

Pemkot Jambi Kaji Jam Kerja ASN Demi Keluarga Lebih Harmonis

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:00 WIB

Musrenbang Mendahara Memanas, Lima Kades Walk Out Tuntut Keadilan Pembangunan

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:00 WIB

Pasar Bawah Bangko Jadi Sentra Pasar Bedug Ramadhan 1447 H

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:00 WIB

134 Jabatan Kepala Sekolah Merangin Kosong, Disdik Ungkap Akar Masalah

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:00 WIB

Jalan Singkut 7 Diresmikan, Akses Lima Desa di Sarolangun Menguat

Berita Terbaru