Durian Tak Picu Kolesterol, Ahli Gizi Ungkap Fakta Sebenarnya

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 26 November 2025 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi makan durian. Foto: Shutterstock

Ilustrasi makan durian. Foto: Shutterstock

KLIKINAJA – Durian kerap dituding sebagai biang keladi naiknya kolesterol. Namun pakar gizi memastikan anggapan tersebut keliru. Lalu, bagaimana sebenarnya kandungan dalam buah bercita rasa manis dan beraroma tajam itu?

Durian dan Isu Kolesterol: Ini Penjelasan Ahli

Buah yang dijuluki “raja buah” ini digemari karena teksturnya lembut dan rasanya yang khas. Meski begitu, sebagian orang masih menghindarinya karena dipercaya dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh.

Guru Besar Gizi Masyarakat Fakultas Pertanian IPB, Prof. Ali Khomsan, menegaskan bahwa durian sama sekali tidak mengandung kolesterol. Hal itu disampaikan saat menanggapi berbagai mitos yang berkembang di masyarakat.

Menurutnya, kolesterol hanya ditemukan pada makanan hewani. “Durian tergolong pangan nabati, sehingga tidak mengandung kolesterol. Kolesterol terdapat pada produk hewan,” ujarnya.

Tinggi Lemak, Bukan Kolesterol

Walau bebas kolesterol, durian memang memiliki kandungan lemak lebih tinggi dibandingkan buah pada umumnya. Lemak tersebut memberikan energi besar ketika dikonsumsi, sehingga membuat sebagian orang merasa cepat kenyang dan berenergi sesudah memakannya.

Baca Juga :  5 Makanan Penumbuh Rambut Alami agar Cepat Tebal dan Sehat

Prof. Ali menekankan bahwa tingginya lemak dalam durian bukan berarti buah ini berbahaya. Hanya saja, konsumsi berlebihan dapat menambah asupan energi secara signifikan, terutama bagi mereka yang memiliki berat badan berlebih.

“Durian termasuk buah berlemak relatif tinggi. Orang yang sudah overweight sebaiknya membatasi jumlah yang dikonsumsi,” katanya.

Perhatikan Bagi Penderita Asam Urat

Durian juga diketahui mengandung senyawa yang menyerupai alkohol. Pada sebagian orang, zat ini dapat memicu kekambuhan gejala asam urat apabila dikonsumsi dalam jumlah banyak. Karena itu, penderita asam urat disarankan untuk mengonsumsi durian dalam porsi kecil atau menghindarinya ketika kondisi sedang tidak stabil.

Baca Juga :  9 Tanda Sakit Paru-Paru dan Gejala yang Berbahaya

Kaya Nutrisi, Asal Tetap Batasi Porsi

Ahli gizi lulusan Universitas Indonesia, dr. Luciana Sutanto, menyebut durian sebenarnya memiliki berbagai manfaat bagi tubuh. Buah ini mengandung vitamin, mineral, serat, serta gula alami yang juga terdapat pada buah-buahan lainnya.

Meski kaya nutrisi, dr. Luciana mengingatkan agar masyarakat mengatur porsinya. Ia merekomendasikan konsumsi sekitar 1/6 piring makan, atau setara dengan setengah porsi sayur yang biasanya dikonsumsi.

Durian bukan penyebab kolesterol tinggi, karena buah ini tidak mengandung kolesterol sama sekali. Meski demikian, kadar lemak dan energinya yang cukup tinggi membuat konsumsi berlebih tetap perlu dihindari. Bagi penderita asam urat atau yang sedang menjaga berat badan, membatasi porsi menjadi langkah bijak agar tetap bisa menikmati durian tanpa risiko kesehatan.(Tim)

Berita Terkait

Cara Ampuh Menurunkan Gula Darah Secara Alami dan Aman
5 Buah Penurun Asam Urat Tinggi yang Mudah Dikonsumsi
5 Cara Menghilangkan Uban di Usia 40 Tahun Secara Alami dan Mudah Dilakukan
5 Makanan Penumbuh Rambut Alami agar Cepat Tebal dan Sehat
Minum Kopi Setelah Olahraga, Aman atau Berisiko? Ini Penjelasan Ahli
Sesak Napas karena Jantung atau Asam Lambung? Kenali Perbedaannya
Infeksi Cacing Mata, Penyebab, Gejala, dan Cara Penanganannya
Cara Mengatasi Rambut Rontok Parah Agar Rambut Kembali Lebat dan Sehat
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 13:00 WIB

5 Buah Penurun Asam Urat Tinggi yang Mudah Dikonsumsi

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:45 WIB

5 Cara Menghilangkan Uban di Usia 40 Tahun Secara Alami dan Mudah Dilakukan

Minggu, 15 Maret 2026 - 06:00 WIB

5 Makanan Penumbuh Rambut Alami agar Cepat Tebal dan Sehat

Selasa, 10 Maret 2026 - 06:00 WIB

Minum Kopi Setelah Olahraga, Aman atau Berisiko? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 9 Maret 2026 - 06:00 WIB

Sesak Napas karena Jantung atau Asam Lambung? Kenali Perbedaannya

Berita Terbaru

Nasional

Rupiah Melemah ke Rp16.979, Dampak Konflik AS-Iran Meningkat

Jumat, 27 Mar 2026 - 19:17 WIB