TikTok Luncurkan Fitur Baru, Khusus Pengguna 18 Tahun ke Atas

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 9 Desember 2025 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aplikasi TikTok

Aplikasi TikTok

KLIKINAJA – TikTok resmi merilis fitur Nearby Feed, layanan rekomendasi berbasis lokasi yang hanya dapat digunakan oleh pengguna berusia 18 tahun ke atas. Fitur ini dirancang untuk menampilkan video yang relevan dengan area tempat pengguna berada, serta memperluas jangkauan kreator di wilayah tertentu.

TikTok Perluas Rekomendasi Konten Lewat Nearby Feed

TikTok kembali memperbarui ekosistem platformnya dengan menghadirkan Nearby Feed, fitur yang menampilkan konten berdasarkan lokasi pengguna. Inovasi ini menjadi perkembangan baru dari algoritma rekomendasi TikTok yang selama ini terkenal mampu membaca minat setiap orang.

Tidak seperti feed utama yang menonjolkan ketertarikan user, Nearby Feed menampilkan video yang sedang ramai di kawasan sekitar. Dengan begitu, pengguna dapat menemukan berbagai konten lokal secara lebih mudah, mulai dari aktivitas komunitas hingga tren yang berkembang di wilayah mereka.

Dalam penjelasan resmi yang dikutip dari TechCrunch, Selasa (9/12/2025), TikTok menyebutkan bahwa sistem Nearby Feed bekerja dengan mempertimbangkan tiga faktor: lokasi pengguna, tema konten, serta waktu unggahan.

Konten Lokal Jadi Sorotan Utama

Melalui fitur baru tersebut, pengguna akan menemukan berbagai konten yang berkaitan dengan aktivitas lokal. TikTok menyebutkan bahwa kategori yang sering muncul meliputi kuliner, acara komunitas, pameran seni, kegiatan wisata, hingga rekomendasi tempat yang sedang populer di suatu kota.

Baca Juga :  Australia Terapkan Larangan Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Selain itu, algoritma tetap menyesuaikan rekomendasi dengan minat pengguna berdasarkan interaksi sebelumnya. Dengan demikian, video yang muncul di Nearby Feed bukan hanya relevan secara lokasi, tetapi juga tetap sesuai preferensi penonton.

Bagi kreator, fitur ini membuka peluang baru untuk menjangkau audiens di wilayah mereka. Setiap unggahan publik dapat dilihat oleh pengguna lain di area yang sama, baik berdasarkan lokasi unggahan maupun lokasi yang ditandai kreator.

Hanya Untuk Usia 18 Tahun ke Atas, Berbagi Lokasi Bersifat Opsional

TikTok menegaskan bahwa Nearby Feed tidak aktif secara otomatis. Pengguna perlu memberikan izin berbagi lokasi sebelum mengaksesnya. Kebijakan ini diberlakukan untuk menjaga privasi sekaligus memastikan pengguna memahami cara kerja fitur.

Namun, TikTok memberikan batasan tegas: Nearby Feed hanya tersedia untuk pengguna minimal 18 tahun. Akun di bawah umur termasuk akun privat atau unggahan yang hanya dibagikan ke Teman atau Hanya Saya tidak dapat melihat maupun tampil dalam fitur ini.

Baca Juga :  Dukung Program Ketahanan Pangan, Polda Jambi Gelar Panen Raya Jagung Kuartal II

Bagi mereka yang mengaktifkan berbagi lokasi, TikTok akan menggunakan data GPS perangkat untuk memetakan rekomendasi. Khusus perangkat iOS, indikator akses lokasi akan muncul saat aplikasi bekerja. TikTok menegaskan bahwa seluruh proses pengumpulan data mengikuti regulasi privasi di masing-masing negara.

Sudah Diuji di Asia Tenggara, Kini Diluncurkan di Eropa

Nearby Feed sebenarnya telah diuji sejak 2022, terutama di kawasan Asia Tenggara. Setelah melalui berbagai tahap pengembangan, fitur ini akhirnya resmi dirilis untuk sejumlah negara Eropa, seperti Inggris, Prancis, Italia, dan Jerman.

TikTok berharap fitur ini bisa memperkuat ekosistem konten lokal dan memberikan pengalaman yang lebih personal bagi pengguna. Dengan menonjolkan aktivitas di sekitar mereka, TikTok ingin menghadirkan ruang digital yang lebih nyata dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Dengan hadirnya Nearby Feed, TikTok memperluas cara pengguna menikmati konten sekaligus mendukung kreator lokal untuk lebih mudah ditemukan. Fitur ini diharapkan menjadi jembatan antara dunia digital dan aktivitas masyarakat di berbagai daerah.(Tim)

Berita Terkait

BMKG Ungkap Penyebab Jakarta Terasa Lebih Panas Saat Pancaroba
Bolehkah Kurma Dicuci Sebelum Dimakan? Ini Cara Membersihkannya dengan Benar
Fitur Keamanan Baru Meta di WhatsApp, Facebook, dan Messenger Tangkal Penipuan
7 Ciri Kepribadian yang Sering Dimiliki Orang Sukses
BPJS Kesehatan Aktif Berapa Hari Setelah Daftar? Ini Penjelasan Resminya
Google Bisa Rekam Aktivitas Pengguna 24 Jam, Begini Cara Kerjanya
Cara Pindah BPJS Mandiri ke BPJS Gratis (PBI) 2026, Ini Syarat dan Prosedurnya
6 Cara Cek KIS Aktif atau Tidak Secara Online dan Offline
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 00:00 WIB

BMKG Ungkap Penyebab Jakarta Terasa Lebih Panas Saat Pancaroba

Minggu, 15 Maret 2026 - 15:00 WIB

Bolehkah Kurma Dicuci Sebelum Dimakan? Ini Cara Membersihkannya dengan Benar

Sabtu, 14 Maret 2026 - 06:00 WIB

Fitur Keamanan Baru Meta di WhatsApp, Facebook, dan Messenger Tangkal Penipuan

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:35 WIB

7 Ciri Kepribadian yang Sering Dimiliki Orang Sukses

Senin, 9 Maret 2026 - 20:17 WIB

BPJS Kesehatan Aktif Berapa Hari Setelah Daftar? Ini Penjelasan Resminya

Berita Terbaru