KLIKINAJA – Warga pelanggan layanan air bersih di wilayah Cabang Siulak dan Semurup, Kabupaten Kerinci di minta bersiap menghadapi gangguan aliran air pada akhir pekan ini. Aktivitas distribusi di pastikan tidak berjalan normal menyusul agenda perawatan rutin sarana pengolahan air.
Pihak pengelola sistem penyediaan air Perumda Tirta Sakti menjadwalkan pengurasan Intake dan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Baja Bukit Tengah pada Minggu, 1 Februari 2026. Proses tersebut akan di mulai sejak pukul 08.00 WIB dan di targetkan rampung sekitar pukul 16.00 WIB.
Selama delapan jam pekerjaan berlangsung, sejumlah kawasan di perkirakan mengalami penurunan debit air hingga penghentian aliran sementara. Kondisi ini di sebut sebagai konsekuensi teknis yang tidak bisa di hindari demi menjaga kualitas air tetap layak konsumsi.
Manajemen pelayanan air telah menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan. Mereka juga mengimbau masyarakat untuk menyiapkan cadangan air sebelum jadwal pemeliharaan di mulai agar aktivitas rumah tangga tidak terganggu.
“Pemeliharaan ini penting untuk memastikan kualitas air tetap bersih dan aman di gunakan. Kami mohon pengertian seluruh pelanggan atas gangguan layanan sementara ini,” demikian keterangan resmi yang di sampaikan kepada pelanggan.
Pengurasan Intake dan IPA merupakan prosedur rutin yang di lakukan untuk membersihkan endapan lumpur, pasir, serta sisa material organik yang dapat menurunkan performa sistem penyaringan. Jika tidak di lakukan secara berkala, kualitas air berpotensi menurun dan distribusi bisa tersendat lebih sering.
Di sejumlah daerah, kegiatan serupa terbukti mampu memperpanjang usia instalasi sekaligus menekan risiko kerusakan pompa dan pipa utama. Meski berdampak sementara bagi pelanggan, langkah ini di nilai lebih efektif di banding perbaikan darurat yang biasanya memakan waktu lebih lama.
Warga Diminta Gunakan Air Secara Bijak
Warga di wilayah terdampak di sarankan menggunakan air secara bijak selama masa gangguan, terutama untuk kebutuhan penting seperti memasak, minum, dan sanitasi dasar. Bagi pelaku usaha kecil seperti warung makan dan laundry rumahan, penampungan air sejak sehari sebelumnya dapat membantu operasional tetap berjalan.
Pihak pengelola memastikan distribusi akan di normalkan secara bertahap setelah seluruh proses pengurasan selesai. Masyarakat juga di minta memantau pengumuman lanjutan apabila terjadi perubahan jadwal atau percepatan pemulihan aliran.(Tim)









