KLIKINAJA – Pemerintah dan badan usaha penyedia bahan bakar minyak (BBM) resmi memberlakukan penyesuaian harga BBM di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Indonesia mulai Senin, 22 Desember 2025.
Penyesuaian harga tersebut berlaku secara nasional, termasuk di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.
Sejumlah SPBU swasta mulai menerapkan harga baru sejak awal pekan ini. Di jaringan BP-AKR, misalnya, harga BBM RON 92 kini di patok Rp13.000 per liter. Angka ini naik di bandingkan harga sebelumnya yang masih berada di kisaran Rp12.600 per liter.
Produk dengan kualitas lebih tinggi juga ikut mengalami penyesuaian. BBM RON 95 serta di esel dengan angka cetane tinggi di jual lebih mahal, seiring kenaikan biaya produksi dan distribusi. Kondisi serupa juga terlihat di SPBU swasta lainnya yang beroperasi di Indonesia.
Pertamina Sesuaikan Harga BBM Umum
SPBU milik Pertamina turut melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi. Untuk wilayah DKI Jakarta, Pertamax kini di jual Rp12.750 per liter, naik dari harga sebelumnya Rp12.200 per liter.
Kenaikan juga berlaku pada varian BBM lainnya, seperti Pertamax Turbo, Pertamax Green, Dexlite, hingga Pertamina Dex. Meski demikian, Pertamina memastikan penyesuaian ini tidak menyentuh BBM bersubsidi yang menjadi kebutuhan utama masyarakat luas.
Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter, sementara Solar subsidi di pertahankan di harga Rp6.800 per liter sesuai ketentuan pemerintah.
BBM Subsidi Tetap, Pemerintah Jaga Daya Beli
Tidak adanya perubahan harga BBM subsidi menjadi perhatian utama pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat. Dengan mempertahankan harga Pertalite dan Solar subsidi, pemerintah berharap stabilitas ekonomi dan mobilitas masyarakat tetap terjaga di tengah di namika harga energi global.
Kebijakan ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah untuk melindungi kelompok masyarakat rentan dari dampak fluktuasi harga minyak dunia.
Penyesuaian harga BBM nonsubsidi di lakukan sebagai implementasi regulasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait formula harga dasar BBM umum. Perhitungan harga mempertimbangkan rata-rata harga minyak mentah dunia serta nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
Dengan mekanisme tersebut, harga BBM nonsubsidi bersifat di namis dan dapat berubah mengikuti perkembangan pasar global, tanpa membebani anggaran negara.
Shell Normalisasi Pasokan BBM RON 92
Di sisi lain, Shell Indonesia mengumumkan ketersediaan kembali BBM RON 92 atau Shell Super di sejumlah wilayah. Pasokan dilakukan secara bertahap di Jakarta, Jawa Barat, dan Banten setelah Shell memperoleh suplai dari Pertamina.
Langkah ini di lakukan untuk memastikan layanan kepada konsumen kembali normal, terutama menjelang libur akhir tahun yang biasanya di iringi peningkatan mobilitas kendaraan.
Daftar Harga BBM Terbaru di SPBU Indonesia
SPBU Pertamina (DKI Jakarta):
Pertalite: Rp10.000 per liter
Solar Subsidi: Rp6.800 per liter
Pertamax (RON 92): Rp12.750 per liter
Green (RON 95): Rp13.500 per liter
Turbo (RON 98): Rp13.750 per liter
Dexlite: Rp14.700 per liter
Pertamina Dex: Rp15.000 per liter
SPBU BP-AKR:
BP 92 (RON 92): Rp13.000 per liter
BP Ultimate (RON 95): Rp13.630 per liter
Diesel (CN 53): Rp15.250 per liter
SPBU Shell:
Shell Super (RON 92): Rp13.000 per liter
Shell V-Power (RON 95): Rp13.630 per liter
Diesel (CN 51): Rp15.250 per literN
Nitro+ (RON 98): Rp13.890 per liter
SPBU Vivo:
Revvo 92: Rp13.000 per liter
Dengan berlakunya harga BBM terbaru ini, masyarakat di imbau lebih cermat memilih jenis BBM sesuai kebutuhan kendaraan dan kemampuan anggaran.(Tim)









