KLIKINAJA – Harga emas perhiasan pada Minggu, 22 Februari 2026, bertahan di level yang sama seperti hari sebelumnya. Sejumlah gerai besar seperti Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas tidak mengubah banderol di berbagai kadar karat.
Situasi ini menggambarkan pasar yang cenderung tenang setelah beberapa pekan terakhir sempat bergerak dinamis. Faktor global masih memainkan peran, mulai dari permintaan industri perhiasan dunia, kurs rupiah terhadap dolar AS, hingga kebijakan bank sentral dalam menjaga cadangan emas.
Bagi konsumen yang berencana membeli perhiasan atau investor yang memantau momentum jual, kondisi stabil seperti ini kerap menjadi momen pertimbangan. Tanpa tekanan kenaikan tajam, pembeli punya waktu lebih longgar untuk membandingkan harga dan kadar.
Rincian Harga di Tiga Gerai Besar
Di Raja Emas Indonesia, harga 24 karat dipatok Rp 2.520.000 per gram. Kadar 23 karat berada di Rp 2.245.000 dan 22 karat Rp 2.146.000 per gram. Untuk 21 karat, harganya Rp 2.050.000, sementara 20 karat Rp 1.951.000 per gram.
Kadar 19 karat di.jual Rp 1.852.000, 18 karat Rp 1.756.000, dan 17 karat Rp 1.657.000 per gram. Sementara itu, 16 karat di banderol Rp 1.558.000, 15 karat Rp 1.461.000, 14 karat Rp 1.362.000, 13 karat Rp 1.263.000, serta 12 karat Rp 1.167.000 per gram.
Hartadinata Abadi mencantumkan harga 22 karat di angka Rp 2.779.000 per gram. Kadar 20 karat berada di Rp 2.725.000 dan 17 karat Rp 2.429.000. Untuk 16 karat, harganya Rp 2.294.000 per gram. Adapun kadar lebih rendah seperti 9 karat di jual Rp 1.538.000, 8 karat Rp 1.417.000, dan 6 karat Rp 1.215.000 per gram.
Laku Emas menetapkan harga 24 karat Rp 2.586.000 per gram. Kadar 23 karat berada di Rp 2.247.000 dan 22 karat Rp 2.148.000. Sementara 21 karat di pasarkan Rp 2.054.000 dan 20 karat Rp 1.955.000 per gram.
Untuk 19 karat, harganya Rp 1.856.000. Kadar 18 karat dan 17 karat masing-masing Rp 1.756.000 dan Rp 1.657.000 per gram. Sedangkan 16 karat Rp 1.558.000, 15 karat Rp 1.461.000, 14 karat Rp 1.362.000, 13 karat Rp 1.265.000, dan 12 karat Rp 1.166.000 per gram.
Faktor Global dan Strategi Pembelian
Pergerakan harga emas perhiasan tidak berdiri sendiri. Saat harga emas dunia menguat, pelaku usaha dalam negeri biasanya menyesuaikan harga jual. Nilai tukar rupiah juga ikut menentukan karena sebagian transaksi bahan baku mengacu pada dolar AS.
Di sisi lain, tren pembelian perhiasan menjelang musim hajatan atau hari besar keagamaan sering mendongkrak permintaan. Ketika permintaan meningkat sementara pasokan terbatas, harga berpotensi terdorong naik.
Bagi pembeli, memahami kadar karat menjadi kunci. Emas 24 karat memiliki kadar kemurnian tertinggi, tetapi cenderung lebih lunak. Perhiasan 18 atau 22 karat sering di pilih karena lebih kuat untuk penggunaan harian sekaligus tetap memiliki nilai investasi.
Hingga Minggu pagi, belum terlihat sinyal perubahan harga dari ketiga gerai tersebut. Kendati demikian, pelaku pasar tetap memantau sentimen global yang bisa memicu pergerakan baru dalam waktu singkat.(Tim)









