Galodo Kembali Terjang Sungai Maninjau, Warga Menjauh dari Bantaran

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 1 Januari 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA – Galodo kembali mengalir deras di kawasan Sungai Muaro Pisang, Jorong Pasar Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Kamis (1/1/2026) sore. Aliran air bercampur lumpur dan batu ini tidak datang sekali, melainkan berulang sejak pagi, membuat warga sekitar meningkatkan kewaspadaan.

Sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan derasnya galodo membawa material berukuran besar. Salah satu unggahan dari akun Sinergi Kreatif, Kreatif Bersama Membangun Matur, menyebutkan bahwa aliran serupa tercatat terjadi hingga empat sampai lima kali dalam rentang waktu yang sama.

Baca Juga :  Liburan Seru ke Pulau Menjangan dan Pulau Tabuhan, Hidden Gems Banyuwangi

Warga yang berada di sekitar sungai mengaku mendengar suara gemuruh cukup kuat dari arah hulu. Getaran dan bunyi benturan batu membuat sebagian warga memilih menjauh dari bantaran sungai, khawatir debit air kembali meningkat secara tiba-tiba.

Potensi Susulan Masih Ada, Relawan Minta Warga Waspada

Relawan kebencanaan di wilayah Maninjau menyebut kondisi cuaca yang belum sepenuhnya stabil masih membuka peluang terjadinya galodo lanjutan. Masyarakat di minta menahan aktivitas di sekitar aliran sungai dan terus mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang.

Baca Juga :  Kolaborasi Lintas Sektor, Sungai Penuh Genjot Penurunan Stunting dari Hulu ke Hilir

Wilayah Sungai Muaro Pisang sebelumnya juga sempat di landa galodo susulan pada Kamis dini hari. Saat itu, aliran lumpur dan batu berdampak pada permukiman warga, lahan pertanian, serta akses jalan utama yang menghubungkan kawasan sekitar Maninjau.

Hingga sore hari, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa maupun rincian kerusakan. Aparat dan instansi terkait masih melakukan pemantauan lapangan serta pendataan dampak. Perkembangan terbaru akan di sampaikan setelah ada keterangan resmi.(Tim)

Berita Terkait

Pemkab Rejang Lebong Hapus Open House Lebaran 2026, Fokus Turun ke Warga
Open House Idul Fitri, Wali Kota Alfin Pererat Silaturahmi Warga
Wako Alfin Serukan Kolaborasi Warga di Idulfitri Sungai Penuh
Kasus Demam dan Batuk Meningkat, Kapus Sarolangun Soroti Konsumsi Manis
Pemkot Jambi Tambah Armada Sampah Jelang Lebaran 2026
Wako Alfin Pimpin Patroli Takbiran, Jaga Keamanan Sungai Penuh
Pengawasan Lapas Jambi Diperketat Saat Lebaran, Kunjungan Diawasi Ketat
Rekayasa Lalu Lintas Malam Takbiran Kerinci 2026, Ini Rute Pengalihan Arus
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 19:00 WIB

Pemkab Rejang Lebong Hapus Open House Lebaran 2026, Fokus Turun ke Warga

Sabtu, 21 Maret 2026 - 18:00 WIB

Open House Idul Fitri, Wali Kota Alfin Pererat Silaturahmi Warga

Sabtu, 21 Maret 2026 - 14:00 WIB

Kasus Demam dan Batuk Meningkat, Kapus Sarolangun Soroti Konsumsi Manis

Sabtu, 21 Maret 2026 - 08:00 WIB

Pemkot Jambi Tambah Armada Sampah Jelang Lebaran 2026

Sabtu, 21 Maret 2026 - 07:26 WIB

Wako Alfin Pimpin Patroli Takbiran, Jaga Keamanan Sungai Penuh

Berita Terbaru

Ilustrasi.

Teknologi

AI Ambil Alih Coding, Peran Programmer Kini Berubah

Sabtu, 21 Mar 2026 - 17:10 WIB

Ilustrasi

Teknologi

Registrasi SIM Wajib Biometrik 2026, Aturan Baru dan Dampaknya

Sabtu, 21 Mar 2026 - 16:00 WIB