KLIKINAJA – Awal tahun 2025 dibuka dengan pergerakan emas yang relatif tenang. Pada Kamis, 2 Januari 2025, harga logam mulia tidak menunjukkan lonjakan tajam maupun koreksi berarti, situasi yang langsung menyita perhatian investor ritel yang tengah menata ulang strategi investasi.
Setelah libur Tahun Baru berakhir, aktivitas jual beli emas kembali berjalan normal. Pantauan di sejumlah gerai fisik dan kanal penjualan daring memperlihatkan harga masih bertahan di posisi yang sama seperti sehari sebelumnya, tanpa tekanan naik yang kerap muncul di awal tahun.
Kondisi tersebut memberi napas lega bagi calon pembeli. Mereka memiliki waktu lebih longgar untuk masuk pasar tanpa harus mengejar harga yang bergerak agresif.
Harga Emas Galeri24 Bertahan Konsisten
Untuk emas batangan produksi Galeri24, harga per 2 Januari 2025 tercatat stabil di seluruh pecahan. Tidak ada penyesuaian signifikan yang terjadi sejak pergantian tahun.
Berikut daftar harga emas Galeri24 hari ini:
0,5 gram: Rp1.331.000
1 gram: Rp2.537.000
2 gram: Rp4.999.000
5 gram: Rp12.406.000
10 gram: Rp24.745.000
25 gram: Rp61.710.000
50 gram: Rp123.321.000
100 gram: Rp246.520.000
250 gram: Rp614.786.000
500 gram: Rp1.229.572.000
1.000 gram: Rp2.459.143.000
Stabilnya harga ini membuat Galeri24 tetap di lirik sebagai instrumen penyimpan nilai, terutama bagi investor yang membidik horizon menengah hingga panjang.
Emas UBS Masih Bergerak Datar
Situasi serupa juga terlihat pada emas batangan keluaran UBS. Sejak memasuki 2025, harga emas UBS belum mengalami perubahan berarti, menandakan pasar masih berada dalam fase menunggu arah.
Berikut kisaran harga emas UBS per 2 Januari 2025:
0,5 gram: Rp1.399.000
1 gram: Rp2.588.000
2 gram: Rp5.135.000
5 gram: Rp12.688.000
10 gram: Rp25.242.000
25 gram: Rp62.982.000
50 gram: Rp125.704.000
100 gram: Rp251.309.000
250 gram: Rp628.088.000
500 gram: Rp1.254.701.000
Dengan kondisi harga yang sejajar, emas UBS kerap di jadikan pembanding bagi pembeli yang ingin menghitung selisih harga antar-merek sebelum mengambil keputusan.
Acuan Harga dari Berbagai Sumber
Pergerakan emas yang cenderung datar ini sejalan dengan data yang di rilis oleh Pegadaian, serta sejumlah platform jual beli emas digital resmi. Laporan distributor logam mulia nasional juga menunjukkan pola serupa, tanpa sinyal tekanan kuat dari pasar global.
Di tengah situasi ini, awal Januari 2025 di nilai cukup rasional untuk melakukan pembelian emas secara bertahap. Investor pun dapat menunggu perkembangan sentimen global dalam beberapa pekan ke depan sebelum menentukan langkah lanjutan.(Tim)









