KLIKINAJA – Pergerakan harga emas batangan produksi PT Antam Tbk kembali melemah pada perdagangan Senin, 29 Desember 2025. Koreksi ini terjadi setelah sehari sebelumnya harga emas sempat bergerak naik tipis, memberi sinyal fluktuasi pasar yang masih cukup di namis di akhir tahun.
Pantauan dari laman resmi Logam Mulia Antam menunjukkan harga emas Antam turun Rp9.000 per gram. Posisi harga yang sebelumnya bertengger di Rp2.605.000 kini bergeser ke Rp2.596.000 per gram, mengikuti tren pelemahan yang juga terlihat pada harga jual kembali.
Harga Buyback Ikut Terkoreksi
Sejalan dengan penurunan harga jual, nilai buyback emas batangan juga mengalami penyesuaian. Saat ini, harga buyback berada di angka Rp2.455.000 per gram, menjadi patokan bagi masyarakat yang hendak melepas emas ke Antam.
Bagi penjual, terdapat ketentuan pajak yang menyertai transaksi. Penjualan emas batangan dengan nilai di atas Rp10 juta dikenakan PPh Pasal 22, dengan tarif 1,5 persen untuk pemilik NPWP dan 3 persen bagi non-NPWP. Potongan pajak tersebut langsung di perhitungkan dari total nilai buyback yang di terima penjual.
Pajak Pembelian dan Daftar Harga Terbaru
Tak hanya penjualan, pembelian emas batangan juga masuk dalam skema perpajakan. Berdasarkan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas di kenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen bagi pembeli ber-NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP, di sertai bukti potong resmi pada setiap transaksi.
Adapun daftar harga emas batangan Antam yang tercatat pada Senin (29/12) sebagai berikut:
0,5 gram: Rp1.348.000
1 gram: Rp2.596.000
2 gram: Rp5.132.000
3 gram: Rp7.673.000
5 gram: Rp12.755.000
10 gram: Rp25.455.000
25 gram: Rp63.512.000
50 gram: Rp126.945.000
100 gram: Rp253.812.000
250 gram: Rp634.265.000
500 gram: Rp1.268.320.000
1.000 gram: Rp2.536.600.000
Fluktuasi harga emas Antam tak lepas dari pengaruh kondisi global, pergerakan nilai tukar, serta sikap investor yang cenderung berhati-hati menjelang pergantian tahun. Situasi tersebut membuat emas tetap relevan sebagai instrumen lindung nilai, sekaligus menjadi aset yang terus di pantau oleh pelaku pasar dan masyarakat.(Tim)









