Mobil Tertimbun Longsor, Jalur Bukittinggi–Matur Lumpuh Total

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 28 Desember 2025 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA – Sebuah mobil di laporkan tertimbun material longsor saat melintas di jalur alternatif Bukittinggi – Matur melalui Ngarai Sianok – Panta, tepatnya di kawasan Kelok Limau, Kampuang Pisang, pada Minggu (28/12/2025). Longsor terjadi mendadak setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari.

Menurut keterangan warga setempat, mobil sempat berhenti karena jarak pandang menurun drastis. Tak lama berselang, tanah bercampur batu dan lumpur meluncur dari lereng dan menutup badan jalan, membuat kendaraan itu terjebak dan sebagian tertimbun material. Proses evakuasi terkendala karena timbunan longsor cukup tebal dan kondisi tanah masih labil.

Mobil Terjebak di Tengah Hujan Deras

Warga yang berada di sekitar lokasi menyebut hujan turun dengan intensitas tinggi dalam waktu cukup lama. Kondisi ini membuat tebing di sisi jalan menjadi rapuh, hingga akhirnya longsor terjadi saat kendaraan masih berada di jalur tersebut. Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini.

Meski demikian, posisi mobil yang tertimbun membuat proses penanganan berjalan lambat. Alat berat belum bisa langsung dikerahkan karena cuaca belum sepenuhnya bersahabat dan di khawatirkan memicu longsor susulan.

Jalur Rawan Longsor Kembali Lumpuh

Data dari relawan kebencanaan setempat menyebutkan, Kelok Limau merupakan salah satu titik rawan longsor di jalur alternatif Bukittinggi – Matur. Setiap musim hujan, ruas jalan ini kerap terdampak pergerakan tanah akibat struktur tebing yang curam dan minim penahan.

Akibat kejadian tersebut, akses alternatif Bukittinggi–Matur dipastikan lumpuh total. Sejalan dengan peringatan cuaca dari BMKG Sumatera Barat yang memprediksi hujan masih berpotensi turun, warga dan pengendara di imbau menunda perjalanan melalui jalur Ngarai Sianok–Panta hingga pembersihan material di nyatakan aman.(Tim)
Baca Juga :  Sinergi PLTA Kerinci Merangin dan Polri di HUT Bhayangkara ke-79, Komitmen untuk Stabilitas dan Pembangunan

Berita Terkait

Sidang Korupsi PJU Kerinci Bongkar Fee 15 Persen Mengalir ke Sekwan DPRD
Pria 45 Tahun di Kerinci Terseret Arus Sungai Pulau Lebar Saat Memancing
Ratusan Kepala SMA-SMK Jambi Jalani Tes Kejiwaan Februari 2026
Debit Danau Kerinci Menyusut, DPRD Panggil PLTA untuk Klarifikasi
Bupati Kerinci Hadiri Rakornas 2026 di Sentul
Pemkab Merangin Salurkan 1.700 Paket Perlengkapan Sekolah Gratis
Harga Kelapa Anjlok di Tanjabtim, Cuaca Ekstrem Tekan Panen Petani
Permukaan Danau Kerinci Menyusut Tajam, Nelayan Terjepit dan DPRD Panggil PLTA
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:00 WIB

Pria 45 Tahun di Kerinci Terseret Arus Sungai Pulau Lebar Saat Memancing

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:00 WIB

Ratusan Kepala SMA-SMK Jambi Jalani Tes Kejiwaan Februari 2026

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:00 WIB

Debit Danau Kerinci Menyusut, DPRD Panggil PLTA untuk Klarifikasi

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:00 WIB

Bupati Kerinci Hadiri Rakornas 2026 di Sentul

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:00 WIB

Pemkab Merangin Salurkan 1.700 Paket Perlengkapan Sekolah Gratis

Berita Terbaru

Sungai Penuh

Sekda Alpian Lantik Puluhan Pejabat Pemkot Sungai Penuh

Rabu, 4 Feb 2026 - 12:00 WIB