KLIKINAJA – Produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari Kabupaten Tanjung Jabung Timur kembali mencatatkan langkah penting. Sejumlah produk lokal kini resmi terpajang di rak ritel modern nasional melalui jaringan Indomaret, membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha daerah.
Capaian tersebut menjadi penanda bahwa UMKM Tanjab Timur tidak lagi berjalan di jalur lokal semata. Produk-produk yang sebelumnya hanya beredar di pasar tradisional kini mulai bersaing di ruang yang sama dengan merek nasional, sebuah lompatan yang menuntut kesiapan kualitas dan manajemen usaha.
Proses Panjang Menuju Etalase Ritel Nasional
Masuknya produk UMKM ke ritel modern bukan hasil kebetulan. Pemerintah daerah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan telah melakukan pembinaan berkelanjutan agar pelaku usaha mampu memahami standar pasar modern yang ketat.
Kepala Disperindag Tanjung Jabung Timur, Zulfaisyal, menuturkan bahwa produk UMKM yang lolos ke ritel modern telah melewati proses seleksi berlapis. Ia menilai kualitas produk lokal saat ini sudah berada pada level yang layak bersaing dengan produk dari daerah lain yang lebih dulu mapan.
Tahapan kurasi meliputi kualitas bahan, daya tahan produk, tampilan kemasan, hingga kelengkapan legalitas. Izin PIRT, sertifikasi halal, dan dokumen pendukung lain menjadi syarat utama sebelum produk di nyatakan siap di pasarkan di jaringan ritel modern.
Konsistensi Jadi Kunci Kepercayaan Pasar
Keberhasilan ini di harapkan menjadi pemicu semangat bagi UMKM lain di Tanjung Jabung Timur. Menurut Zulfaisyal, peluang pasar akan tetap terbuka selama pelaku usaha mampu menjaga standar yang sudah di capai.
Ia menekankan bahwa kualitas produk harus di iringi dengan ketersediaan stok dan ketepatan distribusi. Ritel modern menuntut kepastian suplai, sehingga konsistensi menjadi faktor penentu keberlanjutan kerja sama.
Disperindag Tanjung Jabung Timur memastikan pendampingan akan terus di lakukan. Pemerintah daerah menargetkan semakin banyak produk lokal yang dapat menembus pasar ritel modern, baik di tingkat regional maupun nasional.
Masuknya UMKM ke jaringan ritel modern di harapkan memberi dampak ekonomi berkelanjutan. Selain meningkatkan pendapatan pelaku usaha, langkah ini juga berpotensi memperluas lapangan kerja serta memperkuat citra produk khas Tanjung Jabung Timur di mata konsumen nasional.(Tim)









