KLIKINAJA – Rekaman kawanan gajah liar yang masuk ke area mess karyawan PT Arara Abadi Distrik Tapung, Kampung Rantau Bertuah, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, ramai beredar di media sosial sejak Minggu, 22 Februari 2026.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Warga dan petugas keamanan yang berada di lokasi berhamburan menyelamatkan diri ketika sejumlah gajah dewasa terlihat memasuki kawasan permukiman perusahaan.
Video kejadian tersebut di unggah oleh Polda Riau. Dalam keterangan yang di sampaikan, kawanan gajah sebenarnya telah terpantau mendekati area tersebut sejak Sabtu, 21 Februari 2026. Sehari kemudian, kelompok satwa liar itu benar-benar masuk ke kompleks mess dan sempat bertahan di sekitar bangunan.
Tembok Roboh dan Tiga Motor Rusak
Masuknya kawanan gajah memicu kerusakan pada sejumlah fasilitas. Beberapa bagian tembok bangunan di laporkan runtuh setelah terdorong tubuh gajah yang berukuran besar.
Tiga unit sepeda motor yang terparkir di sekitar mess juga tak luput dari kerusakan. Kendaraan itu di injak hingga mengalami pecah bodi dan rangka bengkok.
Kapolres Siak, Sepuh Ade Irsyam Siregar, mengingatkan warga yang tinggal di wilayah berbatasan dengan kawasan hutan agar meningkatkan kewaspadaan. Ia meminta masyarakat segera melapor dan berkoordinasi dengan aparat ketika melihat pergerakan satwa liar mendekati permukiman.
Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kerugian yang timbul sebatas kerusakan material, termasuk tandon air milik salah satu penghuni yang ikut roboh.
Anak Gajah Terjebak Septic Tank
Insiden itu menjadi sorotan bukan hanya karena kerusakan yang ditimbulkan, tetapi juga proses penyelamatan seekor anak gajah. Satwa yang di perkirakan masih sangat muda tersebut terperosok ke dalam septic tank yang jebol saat mengikuti rombongan kawanan masuk ke area mess.
Dalam video berdurasi sekitar satu menit empat puluh detik, tampak warga bersama petugas berupaya menarik tubuh anak gajah dari lubang sempit tersebut. Suasana tegang terasa ketika proses evakuasi berlangsung, sementara induk dan kawanan gajah lainnya terlihat menunggu di tepi hutan.
Seorang petugas dalam rekaman terdengar menyebut kondisi anak gajah itu masih sangat kecil dan di duga baru lahir. Setelah berhasil di angkat, hewan tersebut langsung di arahkan kembali menuju kelompoknya.
Respons Warganet dan Ancaman Konflik Satwa
Video penyelamatan tersebut juga di bagikan oleh Kapolda Riau, Herry Heryawan, dan menuai banyak respons dari warganet. Sejumlah pengguna media sosial menyampaikan rasa syukur karena anak gajah dapat di selamatkan dan kembali bersama induknya. Ada pula yang berharap habitat satwa liar di Riau tetap terjaga agar kejadian serupa tidak terus berulang.
Wilayah Siak dan sekitarnya memang di kenal sebagai jalur lintasan gajah Sumatera. Perubahan bentang alam akibat pembukaan lahan dan aktivitas industri kerap memicu pertemuan tak terhindarkan antara manusia dan satwa liar. Ketika ruang jelajah menyempit, kawanan gajah kerap memasuki kebun, jalan perusahaan, hingga kawasan permukiman.
Kejadian di Minas ini kembali menegaskan perlunya mitigasi konflik satwa secara terpadu. Penguatan patroli, pemasangan sistem peringatan dini, serta kolaborasi antara perusahaan, aparat, dan warga menjadi langkah yang perlu di perkuat agar keselamatan manusia dan kelestarian gajah sama-sama terjaga.(Tim)









