Kejati Kaltara Geledah Lima Kantor Dinas, Usut Dugaan Korupsi Tambang

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA – Penyidikan dugaan korupsi sektor pertambangan di Kalimantan Utara memasuki babak baru. Tim Tindak Pidana Khusus dari Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara menggeledah lima kantor instansi pemerintah di lingkup Pemprov Kaltara, Rabu (11/2/2026).

Penggeledahan berlangsung sejak pukul 09.00 Wita hingga 17.30 Wita. Operasi tersebut di pimpin langsung oleh Asisten Tindak Pidana Khusus sebagai bagian dari upaya mengumpulkan bukti atas dugaan praktik korupsi di sektor pertambangan mineral dan batubara.

Lima lokasi yang di geledah meliputi Kantor DPMPTSP, Dinas Kehutanan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas ESDM Provinsi Kaltara, serta Kantor Perwakilan Pengawasan Pertambangan Mineral dan Batubara Kementerian ESDM di wilayah Kaltara.

Dari rangkaian penggeledahan itu, penyidik membawa sejumlah dokumen fisik maupun data elektronik yang di anggap relevan dengan perkara yang tengah di sidik.

Dokumen dan Data Elektronik Di amankan

Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Kaltara, Samiaji Zakaria, SH, MH, menjelaskan tindakan tersebut di lakukan untuk memperkuat alat bukti dalam proses penyidikan.

Ia menuturkan bahwa tim turun langsung untuk memastikan seluruh dokumen yang berkaitan dengan perizinan maupun pengawasan tambang dapat di telusuri secara menyeluruh.

“Penggeledahan ini bertujuan menemukan alat bukti yang berhubungan dengan dugaan tindak pidana korupsi di sektor pertambangan Kalimantan Utara. Seluruh proses di lakukan sesuai aturan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Samiaji memastikan penyidikan berjalan profesional tanpa intervensi pihak mana pun.

Baca Juga :  Safari Ramadan Jadi Ruang Dialog, Warga Koto Padang Sampaikan Aspirasi ke Pemkot Sungai Penuh

“Kami bekerja secara objektif dan akuntabel. Jika alat bukti telah memenuhi unsur, tentu proses hukum akan di lanjutkan sesuai ketentuan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Kaltara, Andi Sugandi, mengatakan tim masih mendalami seluruh dokumen yang di amankan dari lima lokasi tersebut.

“Berkas-berkas yang kami peroleh sedang di teliti dan dianalisis. Setiap perkembangan akan kami sampaikan secara terbuka kepada masyarakat,” katanya.

Sektor Tambang Jadi Sorotan

Langkah penggeledahan ini menandai keseriusan aparat penegak hukum dalam mengawasi tata kelola sektor pertambangan di Kaltara. Wilayah ini di kenal memiliki potensi mineral dan batubara yang besar, dengan aktivitas perizinan dan pengawasan yang melibatkan berbagai instansi teknis.

Dalam praktiknya, sektor pertambangan memang rawan penyimpangan, terutama pada aspek perizinan, rekomendasi teknis, hingga pengawasan lingkungan. Koordinasi lintas dinas menjadi titik krusial karena setiap tahapan administrasi melibatkan dokumen resmi dan kewenangan berbeda.

Penindakan hukum di sektor ini tidak hanya menyasar potensi kerugian negara, tetapi juga menyentuh aspek perlindungan lingkungan dan kepastian investasi. Ketika tata kelola berjalan transparan, iklim usaha akan lebih sehat dan risiko konflik sosial bisa di tekan.

Hingga Rabu malam, belum ada pihak yang di umumkan sebagai tersangka. Penyidikan masih terus berjalan seiring proses analisis dokumen yang telah di sita.(Tim)

Berita Terkait

Tarif Travel Kerinci–Sungai Penuh Naik Pascale baran 2026, Ini Rinciannya
Terminal Baru Bandara Depati Parbo Resmi Beroperasi, Ini Perubahan Pentingnya
Rencana Pembatasan BBM Subsidi 2026 Picu Antrean di SPBU
Target IP 300 di Tanjabtim Tersendat, Ini Kendala di Lapangan
Kota Jambi Raup Rp1,7 Triliun Dana Pusat untuk Pembangunan
Ekonomi Batang Hari 2025 Tumbuh 5,21 Persen, Kemiskinan Turun
Penyerahan LKPD 2025 Sungai Penuh ke BPK, Alfin Tekankan Akuntabilitas
Progres Dana Desa 2026 Kerinci-Sungai Penuh Tembus 248 Desa
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 19:00 WIB

Tarif Travel Kerinci–Sungai Penuh Naik Pascale baran 2026, Ini Rinciannya

Rabu, 1 April 2026 - 18:00 WIB

Terminal Baru Bandara Depati Parbo Resmi Beroperasi, Ini Perubahan Pentingnya

Rabu, 1 April 2026 - 16:00 WIB

Rencana Pembatasan BBM Subsidi 2026 Picu Antrean di SPBU

Rabu, 1 April 2026 - 10:00 WIB

Target IP 300 di Tanjabtim Tersendat, Ini Kendala di Lapangan

Rabu, 1 April 2026 - 09:00 WIB

Kota Jambi Raup Rp1,7 Triliun Dana Pusat untuk Pembangunan

Berita Terbaru

Para pemain timnas Rep Ceko melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang timnas Denmark.

Olahraga

Ceko Lolos ke Piala Dunia 2026 Usai Tumbangkan Denmark

Rabu, 1 Apr 2026 - 17:00 WIB