KLIKINAJA – Pengisian saldo dompet digital DANA dapat di lakukan melalui berbagai layanan perbankan dan gerai ritel di Indonesia.
Kemudahan transaksi digital mendorong penggunaan dompet elektronik seperti DANA semakin luas. Untuk mengisi saldo, pengguna tidak hanya bisa memanfaatkan ATM.
Dalam setiap transaksi pengisian saldo melalui perbankan, pengguna di wajibkan menggunakan kode virtual account. Kode ini berfungsi sebagai identitas sistem agar dana yang di kirim dapat langsung di kenali dan masuk ke akun DANA tujuan tanpa proses verifikasi manual.
Virtual account DANA tersusun dari kombinasi kode bank dan nomor ID pelanggan. Karena bersifat unik, sistem dapat membedakan setiap pengguna secara otomatis, sehingga risiko kesalahan transfer dapat di minimalkan.
Berdasarkan data resmi yang tercantum di aplikasi DANA, setiap bank memiliki kode virtual account yang berbeda. Untuk nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI), kode yang di gunakan adalah 88810. Sementara itu, CIMB Niaga menggunakan kode 8059, dan Bank Central Asia (BCA) menetapkan kode 3901.
Adapun Bank Mandiri menggunakan kode 89508, sedangkan Bank Negara Indonesia (BNI) memakai kode 8810. Untuk bank-bank seperti Permata, Maybank, Danamon, Bank Sinarmas, BTN, digibank DBS, serta sejumlah bank lainnya, kode virtual account yang di gunakan adalah 8528. PaninBank memiliki kode tersendiri, yakni 8100, sementara BTPN menggunakan kode 8000009.
Selain memahami kode virtual account, pengguna juga perlu memperhatikan biaya administrasi yang di kenakan saat melakukan pengisian saldo. Biaya ini bervariasi tergantung metode top up yang dipilih.
Untuk pengisian saldo melalui jaringan Alfamart Group, termasuk Alfamart, Alfamidi, Lawson, dan Dan+Dan, DANA memberikan fasilitas bebas biaya admin hingga lima kali transaksi setiap bulan. Setelah kuota gratis tersebut habis, pengguna akan di kenakan biaya sebesar Rp1.500 per transaksi yang langsung di potong dari saldo DANA.
Nominal pengisian saldo di gerai tersebut di tetapkan dengan batas minimum Rp50.000 dan maksimum Rp1.000.000 per transaksi. Prosesnya pun relatif sederhana, cukup dengan menyampaikan nomor ponsel yang terdaftar di akun DANA serta nominal top up kepada kasir.
Sementara itu, bagi pengguna yang memilih top up melalui Indomaret, biaya administrasi yang di kenakan sebesar Rp1.500 per transaksi. Nominal pengisian di Indomaret lebih fleksibel, di mulai dari Rp10.000 hingga maksimal Rp1.000.000 untuk setiap transaksi.
Pengisian saldo DANA melalui layanan mobile banking BCA, yakni BCA mobile dan myBCA, juga memiliki ketentuan tersendiri. Pengguna mendapatkan kuota bebas biaya admin untuk 20 transaksi per bulan dengan nominal minimal Rp50.000. Jika kuota tersebut terlampaui, biaya admin sebesar Rp500 akan di berlakukan untuk setiap transaksi berikutnya.
Selain itu, top up dengan nominal di bawah Rp50.000 melalui layanan BCA akan langsung di kenakan biaya administrasi Rp500 sejak transaksi pertama, tanpa pengecualian kuota gratis.
Bagi nasabah BRI yang menggunakan aplikasi BRImo, top up DANA dengan nominal di atas Rp50.000 tidak di kenakan biaya admin. Namun, jika pengisian di lakukan dengan nominal kurang dari Rp50.000, pengguna akan di kenakan biaya sebesar Rp500 per transaksi.
Dengan memahami kode virtual account dan struktur biaya administrasi ini, pengguna dapat memilih metode pengisian saldo yang paling sesuai dengan kebutuhan dan frekuensi transaksi.(Tim)









