DPRD Dorong Dinas Pendidikan Akhiri Perselisihan Guru dan Siswa di Tanjabtim

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA – Ketegangan antara seorang guru dan siswa di SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur belum menunjukkan tanda mereda. Persoalan yang semula terjadi di lingkungan sekolah itu kini bergulir ke ranah hukum dan resmi di tangani oleh Polda Jambi, setelah kedua pihak sama-sama melayangkan laporan.

Situasi ini turut mendapat perhatian DPRD Provinsi Jambi. Ketua DPRD, M Hafiz Fattah, menyampaikan bahwa aparat kepolisian akan mengurai perkara tersebut secara menyeluruh agar akar persoalan dapat terungkap secara objektif.

Langkah yang Disiapkan Pemeriksaan Kondisi Psikologis Oknum Guru

Ia mengungkapkan, salah satu langkah yang di siapkan dalam proses penyelidikan adalah pemeriksaan kondisi psikologis terhadap oknum guru yang terlibat.

“Semua akan di dalami oleh pihak kepolisian. Informasinya, bahkan akan ada pemeriksaan kesehatan mental terhadap guru yang bersangkutan,” kata Hafiz, belum lama ini.

Di tengah proses hukum yang berjalan, DPRD Jambi terus mendorong adanya upaya penyelesaian secara damai. Hafiz menyebut komunikasi dengan dinas pendidikan terus di lakukan agar konflik tidak berkembang menjadi persoalan sosial yang lebih luas di lingkungan sekolah.

Baca Juga :  Kota Sungai Penuh Akan Segera Punya Polres dan Tiga Polsek

Ia menegaskan bahwa jalur kekeluargaan tetap menjadi opsi utama selama masih memungkinkan.

“Jika masih bisa di tempuh jalan musyawarah dan kekeluargaan, tentu itu menjadi harapan kita bersama,” ujarnya.

Namun, DPRD juga menyiapkan langkah lanjutan apabila persoalan ini ternyata berkaitan dengan sistem pendidikan di sekolah. Menurut Hafiz, bila di temukan celah dalam metode pembelajaran atau regulasi internal yang berpotensi memicu konflik, pembentukan panitia khusus bisa menjadi opsi evaluasi.

“Kalau ternyata ada masalah pada sistem pengajaran atau aturan yang berlaku, itu perlu di evaluasi secara serius. Tapi bila ini murni kesalahan individu, baik guru maupun karakter siswa, maka biarkan dulu dinas terkait dan aparat hukum yang menanganinya,” jelas Hafiz.

Upaya Mediasi Terus Diusahakan

Dari sisi pemerintah provinsi, Dinas Pendidikan Jambi memastikan tidak tinggal diam. Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan, Ilham Khalik, menyebut pihaknya sejak awal langsung bergerak untuk meredam situasi melalui pendekatan dialog.

Baca Juga :  Bripda Waldi Aldiyat Dipecat Tidak Hormat Usai Kasus Pembunuhan Dosen di Bungo

Upaya mediasi masih terus di upayakan dengan mempertemukan kedua pihak yang berseteru.

“Kami terus berupaya mempertemukan guru dan siswa tersebut. Tinggal menyesuaikan waktu yang tepat agar mediasi bisa segera di laksanakan,” tutur Ilham.

Kasus ini kembali menyorot relasi guru dan siswa di lingkungan sekolah vokasi yang kerap di warnai tekanan disiplin dan perbedaan cara komunikasi. Para pengamat pendidikan menilai konflik semacam ini biasanya di picu oleh miskomunikasi, tekanan akademik, serta minimnya ruang dialog yang sehat di sekolah.

Jika tidak di tangani secara bijak, persoalan kecil berpotensi berkembang menjadi sengketa hukum seperti yang kini terjadi di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur. Pendekatan edukatif, pendampingan psikologis, serta penguatan aturan perlindungan siswa dan guru di nilai penting agar dunia pendidikan tetap menjadi ruang aman bagi semua pihak. (Tim)

Berita Terkait

Harga Sembako Jambi Terjaga, Polisi Intensif Awasi Pasar Jelang Ramadan 2026
Operasi Keselamatan Siginjai 2026 Dimulai, Polda Jambi Bidik 9 Pelanggaran Lalu Lintas
Pemkot Jambi Kebut PSN: Sekolah Rakyat, Flyover Paal 10, dan Proyek Banjir
Calon Jamaah Haji 2026 Jambi Siap Berangkat, Pelunasan Biaya Tembus 109 Persen
Al Haris Geram Keracunan MBG Muaro Jambi, Keselamatan Anak Disorot Tajam
Pacu Perahu Batanghari Didorong Jadi Motor Sungai Bersih Jambi
Polda Jambi Bongkar 113 Jaringan Narkoba, Sita 44 Kilogram Barang Bukti
RSUD Ahmad Ripin Ungkap 120 Korban Keracunan MBG Sekernan Dirawat Intensif
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:00 WIB

Harga Sembako Jambi Terjaga, Polisi Intensif Awasi Pasar Jelang Ramadan 2026

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:00 WIB

Operasi Keselamatan Siginjai 2026 Dimulai, Polda Jambi Bidik 9 Pelanggaran Lalu Lintas

Senin, 2 Februari 2026 - 15:00 WIB

Pemkot Jambi Kebut PSN: Sekolah Rakyat, Flyover Paal 10, dan Proyek Banjir

Senin, 2 Februari 2026 - 13:00 WIB

Calon Jamaah Haji 2026 Jambi Siap Berangkat, Pelunasan Biaya Tembus 109 Persen

Minggu, 1 Februari 2026 - 12:00 WIB

Al Haris Geram Keracunan MBG Muaro Jambi, Keselamatan Anak Disorot Tajam

Berita Terbaru