Detik-Detik Konvoi Wali Kota Filipina Dihantam RPG, Jalanan Berubah Medan Tempur

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA – Suasana pagi di Maguindanao del Sur, Filipina, mendadak berubah mencekam pada Minggu, 25 Januari 2026. Konvoi kendaraan yang membawa Wali Kota Shariff Aguak, Datu Akmad B. Ampatuan Sr., disergap sekelompok pria bersenjata ketika melintas di kawasan Barangay Poblacion.

Insiden berlangsung sekitar pukul 06.30 waktu setempat, tak lama setelah wali kota meninggalkan area pasar tradisional. Sebuah minivan putih mendekat secara tiba-tiba, lalu para pelaku langsung melepaskan rentetan tembakan ke arah rombongan.

Situasi makin kacau saat satu proyektil granat roket atau RPG di tembakkan ke kendaraan utama. Ledakan keras mengguncang permukiman warga, memecah ketenangan pagi, dan membuat masyarakat sekitar panik berhamburan mencari perlindungan.

Kendaraan Anti Peluru Jadi Penyelamat Nyawa

Mobil Toyota Land Cruiser berlapis baja yang di tumpangi wali kota mampu menahan serangan senjata berat tersebut. Meski kendaraan rusak di beberapa bagian, struktur pelindungnya mencegah korban jiwa di dalam mobil.

Baca Juga :  Pemeran Film Dewasa Inggris Bonnie Blue Dideportasi dari Bali

Dua anggota pengawal di laporkan mengalami luka tembak dan segera dibawa ke rumah sakit. Kondisi mereka stabil meski masih menjalani perawatan intensif.

Sementara itu, Datu Akmad B. Ampatuan Sr. berhasil keluar dari insiden tanpa cedera berarti sebuah keberuntungan yang di nilai aparat sebagai hasil langsung dari sistem pengamanan berlapis.

Tak menunggu lama, polisi dan militer setempat langsung menggelar pengejaran berdasarkan laporan warga yang melihat para pelaku melarikan diri.

Bentrokan Balasan Tewaskan Tiga Penyerang

Penyisiran aparat berujung kontak senjata di wilayah Barangay Meta, Datu Unsay. Dalam baku tembak singkat tersebut, tiga orang yang di duga kuat terlibat dalam penyergapan tewas di tempat.

Baca Juga :  Gempa 6,1 Magnitudo Guncang Turki Barat, Puluhan Warga Luka

Petugas turut menyita minivan yang di gunakan untuk melancarkan serangan serta sejumlah senjata api laras panjang.

Fokus penyelidikan kini mengarah pada dugaan konflik politik lokal dan praktik pembunuh bayaran, yang kerap muncul menjelang dinamika kekuasaan di wilayah selatan Filipina.

Wilayah dengan Sejarah Kekerasan Politik

Shariff Aguak bukan kawasan asing bagi konflik. Daerah ini pernah menjadi pusat tragedi pembantaian tahun 2009 yang menewaskan puluhan orang dalam konflik politik brutal salah satu peristiwa paling kelam dalam sejarah modern Filipina.

Serangan terhadap konvoi wali kota kali ini kembali mengingatkan publik bahwa ketegangan bersenjata masih membayangi kehidupan politik di wilayah tersebut.

Bagi aparat keamanan, peristiwa ini menjadi alarm keras bahwa stabilitas belum sepenuhnya pulih, sementara bagi warga, rasa takut kembali menghantui aktivitas sehari-hari.(Tim)

Berita Terkait

Bulgaria Resmi Pakai Mata Uang Euro 2026, Era Lev Berakhir
Mata Uang Iran Anjlok Tajam, Ini Faktor yang Menekan Rial
10 Mata Uang Dunia Terpuruk Parah Lawan Dolar AS 2025
Jepang Perkenalkan Mesin Cuci Manusia Siap Dipasarkan
Cristiano Ronaldo Bergabung di Fast X Part 2
Pemisahan TikTok AS Disepakati, Investor AS Dominan
Pemeran Film Dewasa Inggris Bonnie Blue Dideportasi dari Bali
Gunung Api yang ‘Tertidur’ 12.000 Tahun Kembali Menunjukkan Aktivitas Vulkanik
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 22:00 WIB

Detik-Detik Konvoi Wali Kota Filipina Dihantam RPG, Jalanan Berubah Medan Tempur

Sabtu, 17 Januari 2026 - 19:00 WIB

Bulgaria Resmi Pakai Mata Uang Euro 2026, Era Lev Berakhir

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:00 WIB

Mata Uang Iran Anjlok Tajam, Ini Faktor yang Menekan Rial

Minggu, 28 Desember 2025 - 17:00 WIB

10 Mata Uang Dunia Terpuruk Parah Lawan Dolar AS 2025

Selasa, 23 Desember 2025 - 13:00 WIB

Jepang Perkenalkan Mesin Cuci Manusia Siap Dipasarkan

Berita Terbaru