KLIKINANJA, SAROLANGUN – Lapas Kelas IIB Sarolangun menjadi salah satu satuan kerja pemasyarakatan yang menggelar beragam kegiatan sosial menjelang Hari Bakti Kemen Imipas 2025. Penetapan hari lahir kementerian tersebut dituangkan dalam Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor MIP-HK.03.02-78 Tahun 2025, yang menyebutkan tanggal 19 November sebagai momentum resmi peringatan tahunan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap semangat pelayanan publik, Lapas Sarolangun mengawali rangkaian peringatan dengan menggelar pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah khusus bagi jajaran petugas. Program ini berlangsung di area gazebo Lapas dan memperoleh respons positif dari pegawai yang hadir sejak pagi.
Antusiasme Petugas Berkontribusi dalam Aksi Kemanusiaan
Para petugas tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian pengecekan kesehatan, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, tes gula darah, hingga konsultasi kesehatan umum. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan donor darah yang melibatkan tenaga medis dari fasilitas kesehatan setempat.
Selain memberikan manfaat kesehatan bagi pegawai, kegiatan donor darah ini juga diharapkan membantu memenuhi kebutuhan darah di daerah Sarolangun. Partisipasi sukarela dari petugas menjadi bukti meningkatnya kesadaran sosial serta komitmen untuk berkontribusi pada masyarakat.
Pesan KPLP: Momentum untuk Menguatkan Pengabdian
Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), Muslihudin, menegaskan bahwa rangkaian kegiatan kesehatan ini bukan sekadar agenda seremonial. Ia menyebut kegiatan tersebut sebagai wujud nyata kepedulian sekaligus bentuk pengabdian jajaran Lapas Sarolangun dalam memaknai Hari Bakti Kemen Imipas.
Menurut Muslihudin, semangat Hari Bakti harus diiringi dengan tindakan konkret. Ia berharap program serupa dapat terus dilakukan secara berkesinambungan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh seluruh pegawai dan masyarakat luas.
Dalam penyampaiannya, Muslihudin menuturkan bahwa pemeriksaan kesehatan dan donor darah memberikan dua manfaat sekaligus: menjaga kebugaran petugas dan membantu sesama melalui penyediaan darah yang aman. Ia menilai bahwa kegiatan kemanusiaan seperti ini sejalan dengan semangat pelayanan yang selalu dijunjung tinggi oleh jajaran pemasyarakatan.
Membangun Solidaritas Melalui Kegiatan Kemanusiaan
Kegiatan di Lapas Sarolangun ini juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarpersonel. Melalui partisipasi bersama, para petugas diharapkan semakin solid dalam menjalankan tugas pembinaan dan pengamanan.
Peringatan Hari Bakti Kemen Imipas 2025 menjadi momentum yang penting bagi jajaran pemasyarakatan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Melalui kegiatan sosial seperti donor darah dan pemeriksaan kesehatan, Lapas Sarolangun berupaya menghadirkan dampak positif tidak hanya bagi internal lembaga, tetapi juga masyarakat sekitar.(Dea)









