KLIKINAJA.COM – Pemerintah Kabupaten Kerinci memastikan seluruh layanan kesehatan tetap berjalan selama perayaan Idul Fitri 1447 H / 2026 M. Kebijakan ini di terapkan untuk menjamin masyarakat tetap mendapatkan akses pelayanan medis, terutama di tengah meningkatnya aktivitas selama momen Lebaran.
Rumah sakit dan puskesmas rawat inap di wilayah Kerinci di pastikan beroperasi tanpa henti selama 24 jam. Sementara itu, puskesmas non rawat inap tetap membuka layanan setiap hari, termasuk saat libur Lebaran, dengan jam operasional mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB.
Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan Selama Libur Lebaran
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, Hermendizal, menegaskan bahwa langkah ini di ambil sebagai bentuk kesiapan pemerintah dalam mengantisipasi lonjakan kebutuhan layanan kesehatan saat hari raya.
“Selama Idul Fitri, seluruh fasilitas kesehatan di Kabupaten Kerinci tetap siaga. Rumah sakit dan puskesmas rawat inap buka 24 jam, sedangkan puskesmas non rawat inap tetap melayani sesuai jam kerja, yakni pukul 08.00 sampai 14.00 WIB setiap hari, termasuk hari libur,” ujar Hermendizal.
Menurutnya, periode Lebaran kerap di warnai peningkatan mobilitas masyarakat, baik untuk mudik maupun aktivitas silaturahmi. Kondisi ini berpotensi memicu berbagai risiko kesehatan, mulai dari kelelahan hingga kecelakaan lalu lintas.
Tenaga Medis Disiagakan dan Stok Obat Aman
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Dinas Kesehatan telah menyiapkan sistem kerja bergilir bagi tenaga medis agar pelayanan tetap optimal tanpa gangguan. Ketersediaan obat-obatan dan peralatan medis juga di pastikan dalam kondisi aman.
“Kami sudah menyiapkan tenaga medis secara bergantian (shift) agar pelayanan tidak terganggu. Selain itu, obat-obatan dan peralatan medis juga dipastikan dalam kondisi aman dan mencukupi,” jelasnya.
Di sisi lain, masyarakat di imbau lebih bijak menjaga kondisi tubuh selama perayaan. Pola makan yang terkontrol, istirahat cukup, serta kehati-hatian saat berkendara menjadi kunci untuk menghindari gangguan kesehatan.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kondisi tubuh, tidak memaksakan diri saat berkendara, dan segera memanfaatkan fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gangguan kesehatan,” tutupnya.
Momentum Lebaran memang identik dengan kebersamaan, namun juga menuntut kesiapan fisik yang prima. Dengan adanya layanan kesehatan yang tetap siaga, di harapkan masyarakat dapat merayakan hari raya dengan aman dan nyaman tanpa khawatir terhadap akses layanan medis.(Tim)









