Bupati Merangin Sumbang Gaji, Lomba Kebersihan OPD Digelar Serius

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA – Upaya memerangi persoalan sampah di Kabupaten Merangin, Pemerintah daerah mengelar lomba kebersihan antar-organisasi perangkat daerah (OPD), dengan insentif yang datang langsung dari kantong pribadi bupati.

Bupati Merangin M. Syukur menyerahkan hadiah lomba kebersihan kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup Syafrani, Senin (9/2/2026). Kegiatan itu berlangsung di halaman Kantor Dinas Kominfo Merangin dan di saksikan Wakil Bupati A. Khafidh, Sekda Zulhifni, serta para aparatur sipil negara dari berbagai OPD.

Pada kesempatan tersebut, M. Syukur menunaikan komitmennya menyumbangkan enam bulan gaji sebagai bentuk dukungan moral sekaligus pemicu semangat. Dari total gaji sekitar Rp34,8 juta, sebesar Rp30 juta dialokasikan sebagai hadiah lomba kebersihan.

“Janji harus di tepati. Enam bulan gaji saya serahkan untuk hadiah lomba kebersihan. Sisanya ya sekadar beli tisu,” ujar M. Syukur sambil berkelakar, di sambut tawa ASN yang hadir.

Langkah ini sengaja di pilih untuk menegaskan bahwa kebersihan bukan sekadar program seremonial. Pemerintah daerah ingin membangun budaya kerja yang rapi, sehat, dan berkelanjutan, dimulai dari lingkungan birokrasi sendiri.

Baca Juga :  Danau Kerinci Surut Drastis, Dosen UGM Soroti PLTA dan Hutan Gundul

Dinilai Tim Independen, Bupati Pastikan Tak Ada Titipan

Bupati menekankan bahwa lomba kebersihan tersebut di nilai oleh tim independen. Mekanisme ini di terapkan agar hasilnya dapat di pertanggungjawabkan dan jauh dari kesan formalitas.

Ia mencontohkan, Dinas Lingkungan Hidup justru hanya menempati posisi juara harapan tiga. Menurutnya, hasil itu menjadi bukti tidak adanya intervensi atau perlakuan khusus.

“Kalau mau di atur, tentu DLH bisa juara. Tapi ini bukti penilaian murni dan fair,” tegasnya.

Program lomba kebersihan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional Kepala Daerah. Dalam forum tersebut, Presiden meminta kepala daerah bersama TNI dan Polri menaruh perhatian serius pada kebersihan lingkungan, termasuk menyisihkan waktu 10 hingga 15 menit sebelum jam kerja untuk membersihkan area masing-masing.

Arahan tersebut di pandang relevan dengan kondisi banyak daerah yang masih menghadapi persoalan sampah, baik di ruang publik maupun kawasan perkantoran.

Baca Juga :  UMK Sumatera Barat 2025 Naik, Padang Panjang Jadi Sorotan dengan Kenaikan 6,5 Persen

Ancaman Sanksi Tegas bagi Pembuang Sampah

Di luar lingkungan pemerintahan, M. Syukur juga menyoroti rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan. Ia mengaku masih sering melihat sampah di buang sembarangan, bahkan dari kendaraan yang melintas di jalan raya.

“Kalau ada yang ketahuan buang sampah sembarangan, siap-siap kena sanksi sesuai Perda. Tidak mau bayar denda, gajinya bisa saya tahan,” katanya dengan nada tegas.

Pernyataan tersebut di tujukan sebagai peringatan keras, terutama bagi ASN, agar tidak memberi contoh buruk di tengah masyarakat. Bupati berharap aparatur pemerintah dapat berperan sebagai duta kebersihan di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Menurutnya, kebijakan dan hadiah lomba hanya berfungsi sebagai pemicu. Perubahan perilaku tetap menjadi kunci utama keberhasilan pengelolaan lingkungan.

Dengan pendekatan ini, Pemerintah Kabupaten Kabupaten Merangin ingin membangun kebiasaan bersih yang tumbuh dari kesadaran, bukan sekadar takut sanksi.(Tim)

Berita Terkait

134 Jabatan Kepala Sekolah Merangin Kosong, Disdik Ungkap Akar Masalah
Jalan Singkut 7 Diresmikan, Akses Lima Desa di Sarolangun Menguat
Kejati Kaltara Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Aplikasi ASITA
Jalan Nasional Kerinci–Sungai Penuh Dikeruk, Kecelakaan Mulai Terjadi
Mediasi Guru–Siswa SMKN 3 Tanjabtim Gagal, Disdik Jambi Jadwalkan Ulang
Angka Kemiskinan Jambi Turun 0,30 Persen, Peran MBG Disorot BPS
BSPS 2026 Masuk Merangin, 159 Rumah Warga Dibedah Lewat Aspirasi DPR RI
Audiensi Komdigi RI, Pemkot Sungai Penuh Perjuangkan Kampung Internet di RKE
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:00 WIB

134 Jabatan Kepala Sekolah Merangin Kosong, Disdik Ungkap Akar Masalah

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:47 WIB

Kejati Kaltara Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Aplikasi ASITA

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:00 WIB

Jalan Nasional Kerinci–Sungai Penuh Dikeruk, Kecelakaan Mulai Terjadi

Selasa, 10 Februari 2026 - 16:00 WIB

Bupati Merangin Sumbang Gaji, Lomba Kebersihan OPD Digelar Serius

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:00 WIB

Mediasi Guru–Siswa SMKN 3 Tanjabtim Gagal, Disdik Jambi Jadwalkan Ulang

Berita Terbaru

Ilustrasi

Uncategorized

Tips Puasa Ramadhan Sehat agar Tetap Kuat dan Produktif

Selasa, 10 Feb 2026 - 23:00 WIB

Kriminal

Jaringan Sabu di Kerinci Terbongkar, Dua Pengedar Diciduk Polis

Selasa, 10 Feb 2026 - 20:00 WIB