KLIKINAJA – Ginjal merupakan organ vital yang bertugas menyaring limbah, racun, serta menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh. Ketika fungsinya menurun, berbagai gangguan kesehatan dapat muncul, mulai dari tekanan darah tinggi hingga risiko gagal ginjal.
Berikut daftar sembilan makanan perusak ginjal yang perlu di batasi konsumsi hariannya.
1. Sosis dan Nugget (Makanan Olahan)
Produk olahan seperti sosis dan nugget mengandung garam, pengawet, serta bahan kimia tambahan lain yang dapat membebani ginjal. Selain itu, makanan olahan cenderung rendah nutrisi penting seperti serat dan protein alami. Sebuah studi pada 2022 menemukan bahwa konsumsi produk olahan berlebihan dapat meningkatkan risiko gangguan ginjal hingga 24 persen. Membatasi makanan olahan adalah langkah awal untuk melindungi fungsi ginjal sejak dini.
2. Daging Merah Berlemak Tinggi
Daging merah merupakan sumber protein, tetapi konsumsi yang berlebihan dapat membuat ginjal bekerja lebih keras untuk memproses sisa metabolisme protein. Pria dewasa di anjurkan mengonsumsi sekitar 65 gram protein per hari, sementara wanita sekitar 60 gram. Mengganti sebagian kebutuhan protein dengan sumber lebih rendah lemak seperti ayam, tahu, atau tempe dapat membantu menjaga kesehatan ginjal.
3. Minuman Kemasan Manis
Kadar gula tinggi dalam minuman kemasan sering memicu kenaikan berat badan dan obesitas. Kondisi tersebut menjadi faktor yang berkaitan erat dengan diabetes dan hipertensi, dua penyebab terbesar penyakit ginjal kronis. Mengurangi minuman dalam botol dan menggantinya dengan air mineral jauh lebih aman.
4. Alkohol
Konsumsi alkohol berlebihan dapat menyebabkan dehidrasi yang mengganggu keseimbangan cairan tubuh. Kondisi ini memaksa ginjal bekerja lebih berat dalam menyaring racun. Apabila terjadi dalam jangka panjang, risiko penurunan fungsi ginjal akan meningkat.
5. Minuman Bersoda
Minuman soda berwarna gelap mengandung fosfor tambahan yang cukup tinggi. Fosfor sebenarnya penting bagi tulang, namun dalam kadar berlebih ginjal harus bekerja ekstra untuk mengeluarkannya. Ditambah kandungan gula tinggi, soda menjadi salah satu minuman paling berpotensi memperburuk fungsi ginjal.
6. Roti Gandum Utuh
Meski di kenal menyehatkan, roti gandum mengandung mineral kalium dan fosfor dalam jumlah lebih tinggi dibanding roti putih. Bagi penderita gangguan ginjal, konsumsi berlebihan dapat memperbesar penumpukan mineral dalam tubuh. Satu lembar roti gandum bisa mengandung sekitar 69 mg kalium dan 57 mg fosfor.
7. Beras Cokelat
Sama seperti roti gandum, beras cokelat juga berasal dari biji-bijian utuh. Dalam 200 gram beras cokelat terdapat sekitar 208 mg fosfor dan 174 mg kalium jauh lebih tinggi dari nasi putih. Bila tidak di kontrol, konsumsi rutin beras cokelat dapat menambah beban kerja ginjal.
8. Mi Instan
Mi instan sering di pilih karena praktis, namun kandungan natriumnya sangat tinggi. Natrium berlebih dapat memicu tekanan darah naik dan mempengaruhi kestabilan fungsi ginjal. Mengurangi konsumsi mi instan dan memperbanyak makanan alami lebih disarankan.
9. Keripik dan Camilan Asin
Keripik termasuk camilan dengan kadar garam tinggi. Bila di konsumsi terlalu sering, dapat memperburuk retensi cairan dan meningkatkan risiko hipertensi, yang pada akhirnya membahayakan fungsi ginjal.
Menjaga ginjal bukan hanya soal pengobatan, tetapi juga pencegahan. Mengatur pola makan, mengurangi makanan tinggi garam, gula, dan bahan kimia tambahan adalah langkah sederhana yang dapat di lakukan sejak sekarang.(Tim)









