Manfaat Daun Pandan untuk Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 27 November 2025 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA – Daun pandan selama ini dikenal sebagai penyedap masakan, namun berbagai studi awal menunjukkan bahwa tanaman beraroma lembut tersebut memiliki potensi besar dalam menjaga kesehatan, mulai dari mengontrol gula darah hingga meredakan stres.

Daun Pandan, Tanaman Rumahan yang Punya Segudang Khasiat

Di banyak dapur Indonesia, daun pandan menjadi bahan wajib untuk memberi aroma khas pada minuman maupun kue tradisional. Namun di balik kegunaannya dalam dunia kuliner, tanaman tropis dengan helai daun panjang ini semakin banyak dibicarakan karena kandungan senyawa aktifnya yang diyakini bermanfaat bagi tubuh.

Beberapa penelitian pendahuluan mengungkap bahwa pandan memiliki fitokimia, antioksidan, dan komponen bioaktif yang berperan dalam menangkal radikal bebas serta mengurangi peradangan. Temuan inilah yang membuat pandan mulai dipertimbangkan sebagai bahan alami untuk menunjang kesehatan sehari-hari.

Menjaga Kadar Gula Darah Tetap Stabil

Sejumlah riset awal melaporkan bahwa air seduhan daun pandan berpotensi membantu menurunkan kenaikan gula darah setelah makan. Meski efektivitasnya masih membutuhkan penelitian lebih luas, konsumsi pandan secara rutin mulai dilirik sebagai cara sederhana untuk membantu mengelola kadar gula darah, terutama bagi mereka yang ingin mencegah fluktuasi gula.

Baca Juga :  7 Makanan yang Diam-Diam Mengacaukan Program Dietmu, Waspadai Nomor 4!

Dukungan Alami bagi Kesehatan Jantung

Pandan mengandung karotenoid, senyawa antioksidan yang berperan dalam menjaga elastisitas pembuluh darah. Zat ini diketahui mampu mengurangi risiko penyempitan arteri akibat penumpukan lemak, sehingga baik untuk menjaga kesehatan sistem kardiovaskular. Kandungan alaminya membuat pandan menjadi salah satu pilihan herbal yang cukup populer di kalangan masyarakat.

Meredakan Radang dan Nyeri Sendi

Dalam pengobatan tradisional, daun pandan diolah menjadi minyak atau ekstrak untuk meredakan nyeri, termasuk keluhan akibat arthritis. Sifat antiradangnya bekerja membantu mengurangi bengkak dan rasa tidak nyaman pada sendi. Beberapa masyarakat juga memanfaatkannya untuk meredakan pusing dan keluhan telinga, meski efektivitasnya masih membutuhkan bukti klinis lebih kuat.

Bermanfaat bagi Kesehatan Kulit

Penggunaan pandan sebagai obat luar juga dikenal di berbagai daerah. Daun yang dikeringkan dan ditumbuk halus biasa digunakan untuk merawat luka bakar ringan, iritasi kulit, atau rasa panas akibat paparan matahari. Kandungan tanin pada daun pandan memberikan sensasi menenangkan saat dioleskan.

Mengurangi Masalah Mulut dan Gusi

Baca Juga :  Jarang Sarapan? Waspadai Gangguan Pencernaan dan Metabolisme Tubuh

Aroma alami pandan membuatnya dipercaya sebagai penyegar napas tradisional. Dalam beberapa praktik pengobatan, daun pandan digunakan untuk membantu mengurangi pendarahan ringan pada gusi. Walau manfaatnya masih memerlukan bukti ilmiah tambahan, penggunaannya tetap populer karena mudah dilakukan di rumah.

Mengatasi Ketombe dan Menjaga Kondisi Kulit Kepala

Pandan juga kerap digunakan sebagai perawatan rambut. Pasta pandan yang dioleskan pada kulit kepala sekitar 30 menit diyakini dapat mengurangi ketombe berkat sifat antibakterinya. Cara ini sekaligus membantu mengurangi rasa gatal dan membuat kulit kepala terasa lebih segar.

Minuman Relaksasi untuk Mengurangi Stres

Air rebusan pandan sering dijadikan minuman herbal untuk membantu meredakan ketegangan setelah hari yang padat. Aroma dan rasanya yang lembut memberikan efek relaksasi alami, sehingga cocok dikonsumsi sebagai minuman penenang sebelum tidur.

Dengan manfaat yang cukup luas dan penggunaan yang mudah, daun pandan menjadi salah satu tanaman rumahan yang layak mendapat perhatian lebih. Selain murah dan praktis, pandan dapat digunakan dalam berbagai bentuk, baik sebagai minuman, minyak oles, maupun bahan perawatan kulit.(Tim)

Berita Terkait

Tidur Setelah Sahur, Aman atau Berisiko bagi Kesehatan Puasa?
Asam Urat atau Rematik? Begini Cara Mengenalinya
Gatal Tak Kunjung Hilang Bisa Tanda Ginjal Bermasalah, Ini Bedanya
Rutin Minum Air Rebusan Kayu Manis, Ini Khasiatnya bagi Tubuh
Telur Ayam vs Telur Bebek, Mana Lebih Sehat Dimakan Setiap Hari?
Dahak Berdarah Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius
8 Pantangan Diabetes yang Wajib Diperhatikan
Daun Karuk: Kandungan, Khasiat, dan Cara Pakai Aman
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 06:00 WIB

Tidur Setelah Sahur, Aman atau Berisiko bagi Kesehatan Puasa?

Minggu, 8 Februari 2026 - 02:00 WIB

Asam Urat atau Rematik? Begini Cara Mengenalinya

Sabtu, 7 Februari 2026 - 06:00 WIB

Gatal Tak Kunjung Hilang Bisa Tanda Ginjal Bermasalah, Ini Bedanya

Sabtu, 3 Januari 2026 - 16:00 WIB

Rutin Minum Air Rebusan Kayu Manis, Ini Khasiatnya bagi Tubuh

Minggu, 28 Desember 2025 - 09:00 WIB

Telur Ayam vs Telur Bebek, Mana Lebih Sehat Dimakan Setiap Hari?

Berita Terbaru

Daerah

67 Kopdes Merah Putih Tebo Masuk Tahap Pembangunan

Senin, 9 Feb 2026 - 11:00 WIB