Memasuki Hari Kedua Listrik Mati di Sungai Penuh-Kerinci Bikin Warga Kocar-Kacir

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 18 Mei 2025 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16777216

Oplus_16777216

Klikinaja, Sungai Penuh – Memasuki hari kedua dua listrik padam di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci, dan kini dampaknya makin terasa. Warga mulai kelimpungan, terutama ibu rumah tangga dan pedagang yang bergantung pada listrik dalam menjalankan aktivitas harian mereka.

Sejak Sabtu dini hari (17/05/2025), aliran listrik mati total. Hingga Minggu (18/05/2025), belum ada tanda-tanda pemulihan. Banyak warga terpaksa menghentikan atau memodifikasi aktivitasnya karena ketiadaan pasokan listrik.

“Biasanya saya pakai mesin cuci dan rice cooker, sekarang semuanya dikerjakan manual. Capek banget,” ujar salah satu ibu rumah tangga di Sungai Penuh.

Baca Juga :  Pasar Bawah Bangko Jadi Sentra Pasar Bedug Ramadhan 1447 H

Dampak nyatanya juga dirasakan oleh  pedagang makanan dan minuman di pinggir jalan Kota Sungai Penuh. Omzet menurun karena mereka tidak bisa lagi mengandalkan alat-alat listrik seperti mixer atau kulkas.

“Teh telur yang biasanya pakai mixer, sekarang harus dikocok manual. Berat di tenaga, berat juga di biaya kalau harus sewa genset,” kata seorang pedagang dengan nada lesu.

Warga berharap agar perbaikan ini segera bisa diselesaikan. Informasi yang dihimpun Britainaja.com menyebutkan bahwa pemadaman ini disebabkan oleh robohnya salah satu tiang tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) di kawasan Puncak Bukit Muara Hemat, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci.

Baca Juga :  Rusia Ancam Blokir WhatsApp, Regulasi Digital Kian Diperketat

Kerusakan ini memengaruhi enam jaringan utama yang menyuplai listrik ke wilayah Sungai Penuh dan Kerinci. Hingga berita ini ditulis, perbaikan masih berlangsung dan distribusi listrik belum kembali normal.

Apa sebenarnya penyebab utama tower itu roboh? Berapa lama lagi listrik akan padam? Dan bagaimana dampaknya ke sektor lain seperti UMKM dan kesehatan?
Klik selengkapnya di Britainaja.com untuk update terbaru.

Berita Terkait

Pemkab Rejang Lebong Hapus Open House Lebaran 2026, Fokus Turun ke Warga
Open House Idul Fitri, Wali Kota Alfin Pererat Silaturahmi Warga
Wako Alfin Serukan Kolaborasi Warga di Idulfitri Sungai Penuh
Kasus Demam dan Batuk Meningkat, Kapus Sarolangun Soroti Konsumsi Manis
Pemkot Jambi Tambah Armada Sampah Jelang Lebaran 2026
Wako Alfin Pimpin Patroli Takbiran, Jaga Keamanan Sungai Penuh
Pengawasan Lapas Jambi Diperketat Saat Lebaran, Kunjungan Diawasi Ketat
Rekayasa Lalu Lintas Malam Takbiran Kerinci 2026, Ini Rute Pengalihan Arus
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Maret 2026 - 19:00 WIB

Pemkab Rejang Lebong Hapus Open House Lebaran 2026, Fokus Turun ke Warga

Sabtu, 21 Maret 2026 - 18:00 WIB

Open House Idul Fitri, Wali Kota Alfin Pererat Silaturahmi Warga

Sabtu, 21 Maret 2026 - 14:00 WIB

Kasus Demam dan Batuk Meningkat, Kapus Sarolangun Soroti Konsumsi Manis

Sabtu, 21 Maret 2026 - 08:00 WIB

Pemkot Jambi Tambah Armada Sampah Jelang Lebaran 2026

Sabtu, 21 Maret 2026 - 07:26 WIB

Wako Alfin Pimpin Patroli Takbiran, Jaga Keamanan Sungai Penuh

Berita Terbaru

Ilustrasi.

Teknologi

AI Ambil Alih Coding, Peran Programmer Kini Berubah

Sabtu, 21 Mar 2026 - 17:10 WIB

Ilustrasi

Teknologi

Registrasi SIM Wajib Biometrik 2026, Aturan Baru dan Dampaknya

Sabtu, 21 Mar 2026 - 16:00 WIB