Mobil Agya Terjun ke Jurang Puncak, Tiga Orang Dievakuasi

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA – Sebuah mobil Toyota Agya berwarna kuning dengan nomor polisi BH 1153 DM mengalami kecelakaan tunggal dan terperosok ke jurang di KM 18 Sungai Kunyit, kawasan Puncak Sungaipenuh, pada Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 15.15 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi di jalur penghubung Sungai penuh–Tapan yang di kenal memiliki kontur jalan menanjak dan berkelok.

Mobil tersebut di ketahui melaju dari arah Kota Sungai penuh menuju Tapan. Saat kejadian, kendaraan di tumpangi tiga orang. Belum di ketahui secara pasti kronologi detik-detik kecelakaan, termasuk faktor penyebab mobil keluar jalur hingga masuk ke jurang.

Di evakuasi Warga, Korban Dibawa ke Sungai Penuh

Pengendara yang pertama kali mengetahui kejadian langsung mendatangi lokasi dan memberikan pertolongan. Proses evakuasi berlangsung dengan melibatkan masyarakat setempat, mengingat posisi mobil berada di area jurang yang cukup sulit di jangkau.

Baca Juga :  Mobil Masuk Jurang di Perbatasan Kerinci - Merangin, Dua Korban Hilang Dicari SAR

Ketiga penumpang berhasil di keluarkan dari kendaraan dan segera di bawa menuju Kota Sungai penuh untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga berita ini di turunkan, kondisi korban masih belum di ketahui, karena belum ada keterangan resmi dari pihak rumah sakit maupun aparat terkait.

Mobil Di sebut Milik Warga Siulak

Informasi sementara yang beredar menyebutkan, mobil Toyota Agya tersebut merupakan milik warga Kecamatan Siulak. Identitas lengkap penumpang maupun pengemudi belum di umumkan kepada publik.

Baca Juga :  Polres Kerinci Awasi Ketat Kendaraan Modifikasi di SPBU

Sementara itu, pihak kepolisian hingga kini belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut.

Jalur Sungai Kunyit Puncak Sungai penuh sendiri kerap menjadi sorotan karena tingkat kerawanan kecelakaan yang cukup tinggi, terutama saat cuaca kurang bersahabat atau jarak pandang terbatas. Kondisi jalan yang sempit, tikungan tajam, serta minimnya penerangan menjadi tantangan tersendiri bagi pengendara.

Masyarakat di imbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur tersebut, menjaga kecepatan kendaraan, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima. Informasi lanjutan terkait kejadian ini akan di perbarui seiring perkembangan di lapangan.(Tim)

Berita Terkait

Kasus DBD di Kerinci Naik, Lingkungan dan Mobilitas Disorot
Polisi Perketat Pengawasan BBM, PETI di TNKS Disorot
PRC Satpol PP Batang Hari Intensif Awasi Geng Motor Jelang Ramadan
Gotong Royong Akbar Sungai Penuh, Wali Kota Ajak Warga Jaga Tradisi
Cuaca Ekstrem Dorong Risiko DBD, Kota Jambi Tingkatkan Kewaspadaan
Rutan Sungai Penuh Overkapasitas, Dihuni 218 Warga Binaan
Luas Sawah Merangin Naik 11 Persen, Ketahanan Pangan Diperkuat
RSUD Kerinci Masuk Prioritas Nasional, Naik Kelas 2026
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 20:00 WIB

Kasus DBD di Kerinci Naik, Lingkungan dan Mobilitas Disorot

Minggu, 8 Februari 2026 - 17:08 WIB

Polisi Perketat Pengawasan BBM, PETI di TNKS Disorot

Minggu, 8 Februari 2026 - 16:00 WIB

PRC Satpol PP Batang Hari Intensif Awasi Geng Motor Jelang Ramadan

Minggu, 8 Februari 2026 - 14:00 WIB

Cuaca Ekstrem Dorong Risiko DBD, Kota Jambi Tingkatkan Kewaspadaan

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:00 WIB

Rutan Sungai Penuh Overkapasitas, Dihuni 218 Warga Binaan

Berita Terbaru

Bisnis

Honda BeAT Connected 125 2026 Hadir, Mesin Naik Kelas

Minggu, 8 Feb 2026 - 18:26 WIB

Daerah

Polisi Perketat Pengawasan BBM, PETI di TNKS Disorot

Minggu, 8 Feb 2026 - 17:08 WIB