KLIKINAJA – Pasar otomotif Indonesia kembali mencatat dinamika menarik pada November 2025. Di tengah ketatnya persaingan kendaraan konvensional dan elektrifikasi, BYD Atto 1 tampil sebagai model paling dominan dengan capaian distribusi tertinggi secara nasional. Mobil listrik mungil ini mempertahankan tren positif yang terus berlangsung sejak awal semester kedua tahun ini.
Data yang dihimpun dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan bahwa Atto 1 kembali berada di peringkat teratas daftar mobil terlaris. Selama November, BYD menyalurkan 8.333 unit Atto 1 ke dealer, menjadikannya bukan hanya pemimpin pasar, tetapi juga satu-satunya kendaraan listrik yang sukses menembus posisi 20 besar penjualan wholesales.
Porsi tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana Atto 1 menjadi tulang punggung utama BYD. Dari total distribusi seluruh model BYD pada bulan itu, 87 persen berasal dari Atto 1, mencerminkan tingginya minat konsumen terhadap mobil listrik berukuran kompak tersebut.
Innova Tersalip Lebar, Gran Max Pikap Pertahankan Momentum
Di bawah Atto 1, persaingan antar model populer masih terjadi, namun selisihnya cukup lebar. Toyota Kijang Innova, yang selama bertahun-tahun menjadi langganan posisi puncak, hanya mampu menempati urutan kedua dengan distribusi 4.475 unit. Gap lebih dari 3.800 unit menunjukkan dominasi Atto 1 belum terkejar.
Sementara itu, Daihatsu Gran Max pikap kembali memperlihatkan stabilitasnya di segmen komersial. Dengan distribusi 4.421 unit, model ini hanya terpaut tipis dari Innova dan mengamankan posisi ketiga.
Model lain yang juga mencatat performa positif adalah Toyota Avanza, yang berada di urutan keempat dengan catatan 3.912 unit. Adapun Suzuki Carry pikap menutup lima besar melalui distribusi 3.157 unit, menegaskan kekuatan pasar kendaraan niaga ringan.
Daftar Lengkap 20 Mobil Terlaris November 2025
1. BYD Atto 1 – 8.333 unit
2. Toyota Kijang Innova (Reborn & Zenix) – 4.475 unit
3. Daihatsu Gran Max pikap – 4.421 unit
4. Toyota Avanza – 3.912 unit
5. Suzuki Carry pikap – 3.157 unit
6. Toyota Calya – 3.122 unit
7. Toyota Rush – 2.597 unit
8. Daihatsu Gran Max (blind van & minibus) – 2.569 unit
9. Mitsubishi Xpander & Xpander Cross – 2.147 unit
10. Daihatsu Sigra – 2.105 unit
11. Honda Brio (Satya & RS) – 1.839 unit
12. Mitsubishi Destinator – 1.814 unit
13. Toyota Hilux pikap – 1.534 unit
14. Toyota Agya – 1.416 unit
15. Toyota Fortuner – 1.412 unit
16. Suzuki Fronx – 1.412 unit
17. Mitsubishi L300 – 1.411 unit
18. Daihatsu Terios – 979 unit
19. Mitsubishi Pajero Sport – 912 unit
20. Honda HR-V – 609 unit
Penjualan Nasional Masih Tumbuh Meski Tipis
Dari sisi industri secara keseluruhan, pasar mobil Indonesia menunjukkan perkembangan positif meski tidak signifikan. Gaikindo mencatat peningkatan 0,3 persen pada penjualan wholesales bulan November, dengan total distribusi mencapai 74.252 unit.
Pada level retail, pertumbuhannya lebih tinggi, yakni 6,1 persen, yang menghasilkan penjualan 79.310 unit. Kenaikan ini memberi sinyal bahwa permintaan konsumen tetap terjaga menjelang akhir tahun, meski kondisi ekonomi global masih penuh tantangan.
Secara akumulatif Januari–November 2025, sudah lebih dari 700 ribu unit mobil terjual di tanah air. Angka ini menunjukkan daya beli masyarakat tetap stabil dan kompetisi antar produsen semakin menguat, terutama dengan hadirnya model-model listrik yang makin diminati.
Dominasi BYD Atto 1 sepanjang November memperlihatkan perubahan peta persaingan otomotif Indonesia, terutama di segmen kendaraan listrik. Dengan pasar yang terus berkembang dan pilihan kendaraan semakin beragam, persaingan menuju akhir tahun diprediksi tetap panas, baik bagi pabrikan mapan maupun pendatang baru.(Tim)









