Puluhan Pelajar Keracunan Usai Santap Menu MBG, Dapur SPPG di Muaro Jambi Disetop Sementara

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLIKINAJA – Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) Provinsi Jambi turun tangan menyelidiki dugaan keracunan makanan yang menimpa puluhan pelajar di wilayah Kabupaten Muaro Jambi. Insiden itu di duga berasal dari menu MBG yang di produksi dapur SPPG Sengeti, Kecamatan Sekernan.

Sebagai langkah awal pengamanan, Satgas memutuskan menghentikan sementara seluruh aktivitas dapur penyedia makanan tersebut. Kebijakan ini di berlakukan agar proses investigasi berjalan tanpa hambatan hingga hasil pemeriksaan resmi keluar.

“Untuk sementara operasional dapur kami hentikan. Ini penting agar tim bisa fokus menelusuri sumber masalah dan memastikan keamanan pangan sebelum layanan di buka kembali,” ujar Sekretaris Satgas MBG Provinsi Jambi, Johansyah.

Baca Juga :  BBS Lantik 10 Pejabat Eselon II Muaro Jambi, Tegaskan Jabatan Bukan Komoditas

Sampel Makanan Diuji Laboratorium

Johansyah menjelaskan, dugaan kejadian luar biasa (KLB) keracunan tersebut terjadi pada Jumat siang kemarin. Sejumlah sampel makanan yang di konsumsi para siswa telah di amankan dan di serahkan ke Dinas Kesehatan setempat untuk uji laboratorium.

“Hasil pemeriksaan akan menjadi dasar evaluasi. Jika dinyatakan aman dan perbaikan di lakukan, baru operasional bisa di pertimbangkan kembali,” tambahnya.

Korban berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari kelompok bermain hingga SMA/SMK. Seluruh siswa yang mengalami gejala mual, muntah, dan pusing langsung mendapat penanganan medis.

Petugas kesehatan di RSUD Ahmad Ripin membenarkan lonjakan pasien pelajar yang masuk ke instalasi gawat darurat.

Baca Juga :  PETI Menggila di Jambi, 44 Ribu Hektare Hutan Ludes

“Kami fokus memberikan pertolongan dan perawatan. Soal penyebab pastinya akan ditelusuri tim berwenang,” ungkap salah seorang tenaga medis.

Pemkab Tanggung Biaya Pengobatan

Sementara itu, Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno menegaskan seluruh biaya pengobatan korban di tanggung pemerintah daerah.

“Kesehatan anak-anak adalah prioritas utama. Semua korban akan mendapatkan perawatan gratis hingga pulih,” tegasnya.

Hingga kini, proses penyelidikan masih berlangsung. Pemerintah daerah bersama Satgas MBG berjanji akan membuka hasil investigasi kepada publik demi memastikan program makan gratis tetap aman dan layak di konsumsi para pelajar.(Tim)

Berita Terkait

Sidang Korupsi PJU Kerinci Bongkar Fee 15 Persen Mengalir ke Sekwan DPRD
Pria 45 Tahun di Kerinci Terseret Arus Sungai Pulau Lebar Saat Memancing
Ratusan Kepala SMA-SMK Jambi Jalani Tes Kejiwaan Februari 2026
Debit Danau Kerinci Menyusut, DPRD Panggil PLTA untuk Klarifikasi
Bupati Kerinci Hadiri Rakornas 2026 di Sentul
Keracunan MBG Muaro Jambi, 147 Korban Tercatat Enam Siswa Masih Dirawat
Pemkab Merangin Salurkan 1.700 Paket Perlengkapan Sekolah Gratis
Harga Kelapa Anjlok di Tanjabtim, Cuaca Ekstrem Tekan Panen Petani
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 09:00 WIB

Sidang Korupsi PJU Kerinci Bongkar Fee 15 Persen Mengalir ke Sekwan DPRD

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:00 WIB

Pria 45 Tahun di Kerinci Terseret Arus Sungai Pulau Lebar Saat Memancing

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:00 WIB

Ratusan Kepala SMA-SMK Jambi Jalani Tes Kejiwaan Februari 2026

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:00 WIB

Debit Danau Kerinci Menyusut, DPRD Panggil PLTA untuk Klarifikasi

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:00 WIB

Bupati Kerinci Hadiri Rakornas 2026 di Sentul

Berita Terbaru