KLIKINAJA – Perombakan birokrasi kembali bergulir di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kerinci. Sejumlah pejabat akan di lantik pada Jumat (hari ini) dalam agenda yang di gelar di lingkup pemerintahan daerah. Langkah ini di tempuh untuk mengisi jabatan yang sebelumnya kosong sekaligus membenahi struktur manajemen di RSUD Tipe C Kerinci.
Informasi yang di peroleh menyebutkan, pelantikan di lakukan sebagai bagian dari penataan organisasi agar kinerja perangkat daerah tetap berjalan stabil. Beberapa posisi strategis yang belum terisi kini mulai di isi untuk memastikan roda pemerintahan tidak tersendat.
Seorang sumber internal membenarkan adanya prosesi tersebut. Ia menyebutkan pelantikan memang berlangsung hari ini, meski daftar nama pejabat dan rincian jabatan yang mengalami rotasi belum di umumkan secara resmi.
“Prosesi pelantikan memang di laksanakan hari ini. Untuk nama dan jabatan yang berubah, masih menunggu keterangan resmi dari pimpinan,” ungkapnya.
Fokus Pembenahan Struktur RSUD
Sorotan utama publik tertuju pada pembenahan manajemen RSUD Tipe C Kerinci. Rumah sakit milik pemerintah daerah itu di nilai membutuhkan struktur organisasi yang lebih solid, terutama dalam menghadapi tuntutan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks.
Penguatan manajemen bukan sekadar formalitas administratif. Dengan struktur yang lengkap, koordinasi antarbidang mulai dari layanan medis, keperawatan, hingga administrasi di harapkan berjalan lebih rapi. Masyarakat Kerinci dan wilayah sekitar tentu berharap perubahan ini berdampak langsung pada kualitas layanan yang mereka terima.
“Pengisian struktur di RSUD menjadi prioritas agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih maksimal,” ujar sumber tersebut menambahkan.
Strategi Penyegaran Birokrasi
Langkah yang dibtempuh Pemkab Kerinci dapat di baca sebagai bagian dari strategi penyegaran organisasi. Rotasi dan pengisian jabatan lazim di lakukan untuk menjaga ritme kerja tetap dinamis serta menyesuaikan kebutuhan instansi dengan tantangan terkini.
Dalam konteks pemerintahan daerah, keberadaan pejabat definitif di posisi strategis sangat menentukan efektivitas program. Ketika kursi jabatan kosong terlalu lama, proses pengambilan keputusan bisa melambat. Kondisi ini tentu berdampak pada pelayanan publik.
Di sektor kesehatan, pembenahan struktur manajemen rumah sakit juga berkaitan erat dengan standar pelayanan minimal. RSUD Tipe C memiliki tanggung jawab menyediakan layanan rujukan tingkat kabupaten, termasuk pelayanan dasar spesialistik. Struktur yang kuat menjadi fondasi agar operasional berjalan sesuai regulasi dan kebutuhan masyarakat.
Hingga berita ini di publikasikan, belum ada rilis resmi mengenai daftar lengkap pejabat yang di lantik maupun jabatan yang mengalami perubahan. Upaya konfirmasi kepada pihak berwenang masih berlangsung, dan informasi terbaru akan di perbarui setelah keterangan resmi di sampaikan.(Tim)









