Jalan Jambi – Mendalo Mendesak Dilebarkan, Ini Kata Anggota DPR RI, Edi Purwanto

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 23 November 2025 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI Fraksi PDIP, Edi Purwanto.

Anggota DPR RI Fraksi PDIP, Edi Purwanto.

KLIKINAJA, MUARO JAMBI – Anggota DPR RI asal Jambi, Edi Purwanto, kembali menekan pemerintah pusat agar segera memperlebar ruas jalan nasional yang menghubungkan Kota Jambi dan Mendalo, Kabupaten Muaro Jambi. Dorongan ini ia sampaikan setelah menerima banyak laporan soal kemacetan dan meningkatnya risiko kecelakaan di kawasan tersebut.

Kebutuhan Mendesak pada Ruas Utama Pendidikan

Edi menjelaskan bahwa jalur Jambi–Mendalo adalah koridor vital yang setiap hari dilewati puluhan ribu mahasiswa dari dua kampus negeri, Universitas Jambi (UNJA) dan UIN Sultan Thaha Saifuddin. Selain itu, jalan ini juga menghubungkan akses menuju SMA Titian Teras dan MAN Cendekia yang berada di sekitar kawasan Pijoan.

Menurutnya, arus lalu lintas di ruas itu terus membesar seiring pertumbuhan jumlah mahasiswa dan aktivitas pendidikan. Dalam kondisi sekarang saja, kata Edi, jalan tersebut kerap menimbulkan kemacetan panjang, terutama pada jam masuk dan pulang kuliah.

“Mahasiswa dari UNJA dan UIN menyampaikan langsung kondisi di Pijoan. Area itu juga terhubung dengan sekolah-sekolah besar dan ditambah lagi adanya exit tol baru. Karena itu pelebaran jalan bukan lagi usulan, tapi kebutuhan mendesak,” ungkapnya.

Exit Tol Baru Berpotensi Menambah Kepadatan

Baca Juga :  Operasi Zebra 2025 Dimulai, Polres Merangin Fokus Edukasi dan Ketertiban Lalu Lintas

Edi menegaskan, keberadaan exit tol Pijoan berpotensi membuat volume kendaraan meningkat drastis. Tanpa peningkatan kapasitas jalan, arus kendaraan—baik pribadi, angkutan umum, hingga kendaraan logistik antarprovinsi—akan semakin menumpuk.

Ia menyebutkan bahwa lebih dari 57 ribu mahasiswa menggunakan jalur ini setiap hari. Jumlah tersebut belum termasuk warga sekitar dan pengemudi yang melintas dari luar daerah. Jalan yang sempit membuat kendaraan sering bergerak lambat dan menimbulkan antrean panjang, terutama pada titik dekat simpang dan akses permukiman.

“Sekarang saja sudah macet dan rawan kecelakaan. Dengan exit tol, tekanan lalu lintas akan makin tinggi,” jelas mantan Ketua DPRD Provinsi Jambi itu.

Angka Kecelakaan Tinggi, Mahasiswa Jadi Korban

Salah satu alasan utama Edi mendesak percepatan proyek pelebaran adalah tingginya angka kecelakaan yang menimpa mahasiswa. Berdasarkan data yang ia terima, hampir 50 mahasiswa kehilangan nyawa dalam insiden kecelakaan di sepanjang jalur tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

“Ini menunjukkan kondisi jalan sudah sangat padat dan tidak lagi memadai. Keselamatan mahasiswa dan pengguna jalan harus jadi perhatian utama,” tegasnya.

Dalam pandangannya, selain pelebaran, pemerintah perlu mempertimbangkan pembangunan dua jalur penuh agar arus kendaraan bisa terbagi lebih aman. Terlebih, jalan ini bukan hanya akses pendidikan, tetapi juga jalur ekonomi yang menunjang aktivitas masyarakat Muaro Jambi dan Kota Jambi.

Baca Juga :  RUU ASN Buka Harapan Baru, PPPK Bisa Jadi PNS?

Desakan ke Kementerian PUPR

Edi menyampaikan permintaan tersebut secara formal dalam rapat Komisi V DPR RI bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Ia berharap ruas Jambi–Mendalo dimasukkan ke daftar skala prioritas pembangunan infrastruktur jalan nasional.

Menurutnya, jalan dengan beban lalu lintas sebesar itu tidak bisa lagi hanya mengandalkan penambalan atau perbaikan ringan. Perlu ada perencanaan menyeluruh, mulai dari pelebaran bahu jalan, pembangunan jalur dua arah, hingga penataan simpang dan drainase.

“Volume kendaraan terus meningkat dari tahun ke tahun, tetapi kapasitas jalannya tetap sama. Akibatnya, jalur ini terasa semakin sempit. Karena itu kami meminta agar ruas ini segera diprioritaskan pemerintah,” tutup Edi.

Dorongan pelebaran jalan Jambi–Mendalo kembali mengemuka seiring meningkatnya aktivitas pendidikan dan mobilitas masyarakat. Dengan jumlah pengguna yang besar serta risiko kecelakaan yang terus menghantui, percepatan proyek ini diharapkan dapat memberi solusi jangka panjang bagi keselamatan dan kelancaran transportasi di wilayah Jambi.(Tim)

Berita Terkait

Muaro Jambi Waspada Banjir Kiriman, Warga Diminta Siaga Sungai Batanghari
Hasil Akhir MTQ ke 54 Provinsi Jambi, Kota Jambi Juara Umum, Kerinci Peringkat Terakhir
Wali Kota Jambi Bantah Praktik Jual Beli Jabatan Kepsek Negeri
Pengawasan Anggaran Muarojambi Diperketat untuk Cegah Korupsi
Gubernur Al Haris Buka MTQ ke-54 tingkat Provinsi Jambi di Muaro Jambi, Minta Generasi Muda Hidupkan Alqur’an
Pemprov Jambi Terima Dana Bagi Hasil 2023, Kekurangan Cair Penuh 2024
Digitalisasi Registrasi MTQ Jambi Diuji Saat Kafilah Mulai Masuk Muaro Jambi
Baznas Salurkan Rp989 Juta ke Muaro Jambi untuk Bedah Rumah dan Pemberdayaan Ekonomi

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 18:00 WIB

Muaro Jambi Waspada Banjir Kiriman, Warga Diminta Siaga Sungai Batanghari

Minggu, 23 November 2025 - 18:00 WIB

Jalan Jambi – Mendalo Mendesak Dilebarkan, Ini Kata Anggota DPR RI, Edi Purwanto

Sabtu, 22 November 2025 - 06:59 WIB

Hasil Akhir MTQ ke 54 Provinsi Jambi, Kota Jambi Juara Umum, Kerinci Peringkat Terakhir

Senin, 17 November 2025 - 17:00 WIB

Wali Kota Jambi Bantah Praktik Jual Beli Jabatan Kepsek Negeri

Minggu, 16 November 2025 - 18:00 WIB

Pengawasan Anggaran Muarojambi Diperketat untuk Cegah Korupsi

Berita Terbaru

Tanjabbar

503 Pelajar Tanjabbar Dapat Bantuan Dumisake Pendidikan 2025

Minggu, 30 Nov 2025 - 19:18 WIB

Karyawan menunjukkan sampel emas batangan di Butik Emas Logam Mulia PT. Aneka Tambang (ANTAM), Semarang, Jawa Tengah, Kamis (4/9/2025)

Finansial

Harga Emas Menguat Sepanjang Pekan, Ini Rinciannya

Minggu, 30 Nov 2025 - 17:00 WIB

Kerinci

PS Semurup Mundur dari Bupati Cup 2025, Ini Alasannya

Minggu, 30 Nov 2025 - 15:56 WIB